Pengukur Kadar Alkohol dari Napas Kini Bisa Masuk ke Smartphone
Keragaman sensor yang bisa ditanamkan dalam sebuah smartphone akan bertambah dengan diperkenalkannya sebuah sensor baru dengan fungsi menarik di MEMS Executive Congress 2015, di California, Amerika Serikat. Sensor tersebut dikreasikan oleh Cambridge CMOS Sensors dengan kode CCS811. CCS811 merupakan sensor gas yang dapat digunakan untuk menambahkan fitur breathalyzer, alias pengukur kadar alkohol dari napas seseorang, ke dalam sebuah smartphone!

Sensor CCS811 ini sendiri berukuran sangat kecil, hanya sekitar 1 mm2, dengan konsumsi daya hanya 1.2 mV. Walaupun sebenarnya bukan dikhususkan untuk breathalyzer, kemampuan yang diusung oleh sensor ini bisa dikonfigurasi untuk menghadirkan kemampuan alat tersebut ke smartphone. Selain smartphone, karena ukurannya yang kecil, penerapan sensor ini di berbagai perangkat IoT juga dimungkinkan.
Berdasarkan informasi yang ada, salah satu smartphone dari OEM asal China, K-Free Wireless, disebut telah mengusung sensor CCS811 ini. Smartphone dari perusahaan tersebut umumnya akan hadir dalam berbagai merek tergantung dari perusahaan mana yang menjualnya di suatu wilayah. Nantinya, dengan aplikasi breathalyzer yang dibuat, smartphone tersebut bisa menjadi pengukur kadar alkohol dari napas seseorang.
Selain breathalyzer, salah satu fungsi lain yang bisa didapatkan dari sensor ini adalah pengukur polusi udara. Kombinasi sensor CCS811 ini dengan beberapa peralatan tambahan bisa dimanfaatkan untuk mengukur kadar polusi udara di suatu wilayah dalam suatu kota. Hanya saja, belum dijelaskan apakah sudah ada pihak yang ingin memanfaatkan sensor ini untuk kebutuhan tersebut.










