Direct Release: Perangkat Mobile Dominasi Proses Pembelian: Laporan Mobile Commerce Kuartal Tiga Criteo Tunjukkan Pentingnya Tren Lintas Perangkat dalam Mendorong Penjualan

- 50 persen transaksi e-commerce meliputi proses lintas perangkat
- Aplikasi menghasilkan konversi yang lebih tinggi dan lebih dari 50 persen penjualan untuk peritel yang commited
- 56 persen trafik e-commerce berasal dari perangkat mobile di Asia Tenggara
Jakarta, 11 November 2015 – Criteo (NASDAQ: CRTO), perusahaan teknologi untuk kinerja marketing, baru-baru ini merilis laporan State of Mobile Commerce kuartal ketiga. Analisis triwulanan tentang tren industri ini dapat menjadi pegangan bagi kalangan marketer yang dilengkapi dengan intelegensi mobile commerce penting untuk berinteraksi dengan konsumen dan meningkatkan penjualan. Analisis komprehensif Criteo pada 1,4 miliar transaksi online menunjukkan bahwa empat dari sepuluh pembelian di Amerika Serikat, dan 50 persen di seluruh dunia, kini melibatkan beberapa perangkat di seluruh proses pembelian konsumen.
Asia Tenggara juga menempati peringkat tinggi di daftar ini, dengan tingkat konversi ke penjualan dari perangkat mobile sebesar 45 persen, naik dari 27 persen pada kuartal sebelumnya. Lebih dari setengah (54 persen) traffic juga dihasilkan dari perangkat mobile. Indonesia menempati urutan pertama di Asia Tenggara dengan konversi ke penjualan sebesar 56 persen.
Riset Criteo menunjukkan bahwa investasi awal di aplikasi juga memberikan hasil yang signifikan untuk perusahaan e-commerce yang memprioritaskan platform ini. Di kategori ritel, brand yang menjadikan pengalaman konsumen saat menggunakan aplikasi mereka sebagai prioritas, menghasilkan hampir 60 persen pendapatan mobile dari aplikasi, naik dari 50 persen pada kuartal dua, dan jauh melebihi pendapatan yang diperoleh dari pembelian yang dilakukan melalui komputer. Untuk brand perjalanan yang memprioritaskan aplikasi mereka, sekitar 50 persen pendapatan mobile dihasilkan dari aplikasi.
“Kami terus melihat kebangkitan mobile commerce di dunia lintas perangkat. Strategi iklan kini harus memasukkan mobile sebagai inti jika perusahaan ingin berinteraksi dengan konsumen yang semakin cerdas. Pemasar perlu memperhatikan baik-baik proses pembelian konsumen jika mereka ingin menarik pembeli dan memaksimalkan penjualan,” ujar Jonathan Wolf, Chief Product Officer, Criteo.
“Asia Tenggara terus menjadi salah satu wilayah dengan perkembangan tercepat untuk e-commerce dan m-commerce,” kata Yuko Saito, Managing Director, Criteo Asia Tenggara. “Asia Tenggara kini memiliki peringkat jauh lebih tinggi di atas rata-rata global sebesar 35 persen, dan berada di kelompok yang sama dengan negara-negara mobile maju seperti Jepang dan Inggris.”
“Sangat jelas bahwa para pelanggan kini semakin cerdas dan terbuka untuk mencari dan melakukan pembelian melalui perangkat mobile mereka, dan ini tidak terbatas untuk negara maju saja. Saat ini, optimalisasi mobile adalah suatu keharusan, bukan lagi opsional untuk brand, dan kami melihat aplikasi sebagai pendorong pertumbuhan berikutnya dan area fokus utama bagi pemasar,” kata Saito.












