Kaspersky Lab APAC Cyber Security: Pentingnya Penggunaan Anti Virus

Author
Bimanto
Reading time:
November 26, 2015
MAD_5138

Pada ajang Kaspersky Lab APAC Cyber Security Summit 2015 yang kami ikuti di Malaysia minggu lalu, kami berkesempatan melakukan wawancara dengan salah satu petinggi Kaspersky, Mr. Jimmy Fong selaku Channel Sales Director Kaspersky LAB SEA. Wawancara yang berlangsung cukup singkat dan santai, dan kami mengajukan beberapa pertanyaan seputar perkembangan penjualan dan strategi pasar Kaspersky untuk sekarang dan yang akan datang.

Jimmy Fong berujar bahwa pasar Indonesia adalah pasar yang sangat potensial mengingat jumlah penduduk yang berada di Tanah Air mencapai jutaan, tetapi sayangnya dan tidak saja untuk Indonesia, kesadaran untuk menggunakan Anti Virus untuk menangkal virus dan malware masih sangat kurang. Hal tersebut menjadi salah satu perhatian dari petinggi Kaspersky untuk selalu memberitahukan apa saja keuntungan dari penggunaan Anti Virus sehingga kesadaran tersebut akan mendorong pengguna untuk mem-proteksi perangkat mereka dari pencurian data dan kehilangan data.

Tidak seperti Anti Virus lainnya yang mem-bandel yang telah ter-instal pada sebuah perangkat PC berbasis Windows, Kaspersky ingin menyajikan rasa nyaman dan tidak mem-bandel karena Kaspersky ingin pengguna sendiri yang membeli produk mereka sendiri. Terkadang para pengguna lebih dipaksakan untuk menggunakan Anti Virus yang telah ter-instal didalamnya karena memang sudah ada tetapi bukan para pengguna yang memilih yang terbaik untuk mereka. Sehingga Kaspersky lebih memilih untuk menjual produknya secara umum.

Untuk sistem operasi mobile saat ini, yang paling diincar oleh para penyebar virus adalah Android dan iOS. Tetapi hal ini juga kembali kepada pengguna dan sayangnya banyak pengguna tidak mempunyai kesadaran untuk memproteksi perangkat mereka dari serangan malware, seperti Dark Hotel yang dilakukan di tempat umum.

Para pengguna perangkat mobile lebih memilih untuk tidak memasang Anti Virus dan bila perangkat mereka terjangkit, mereka lebih memilih melakukan recovery atau mengembalikan ke factory reset. Hal ini juga menjadi pekerjaan rumah mereka untuk membangkitkan rasa perlunya menggunakan Anti Virus juga di perangkat mobile.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…
April 10, 2026 - 0

Review ADVAN Workplus AI: Makin “Plus” Buat Kerja Berat dan Main Game

Laptop tipis dan ringan ini punya tipe GPU yang mirip…
March 26, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook S16 OLED (UM5606GA): Tipis dan Ringan tapi Kencang dan Kekinian!

Ini adalah ASUS Zenbook S 16 OLED keluaran 2026. Desainnya…

Gaming

April 25, 2026 - 0

Update Besar Slay the Spire 2 Picu Gelombang Review Negatif

Kehadiran update besar untuk Slay the Spire 2 justru memicu…
April 25, 2026 - 0

Xbox Fokus Perkuat Game Pass Dengan Tekankan Harga dan Fleksibilitas

Xbox tetapkan Game Pass sebagai prioritas layanan utama, dengan fokus…
April 24, 2026 - 0

Avalanche Studios Buka Rekrutmen untuk Proyek Game AAA Baru

Kreator dari seri Just Cause, Avalanche Studios, membuka rekrutmen untuk…
April 24, 2026 - 0

Xbox Tinggalkan Branding Microsoft Gaming & Siap Evaluasi Eksklusivitas

Xbox resmi kembali ke branding lama mereka, sambil siapkan untuk…