Direct Release: KeRanger, Ransomware Mac OS X Yang Pertama Muncul

Reading time:
March 16, 2016

Installer BitTorrent yang berbahaya digunakan untuk menyebarkan ransomware untuk mengenkrispi file-file pada komputer Mac OS X

Malware baru yang dikenal sebagai KeRanger (OSX.Keranger) merupakan ransomware pertama yang menyerang sistem operasi Mac OS X. KeRanger dengan cepat disebarkan melalui installer versi berbahaya untuk klien Transmission BitTorrent. Para pengguna Mac OS X yang mengunduh Transmission pada tanggal 4 dan 5 Maret 2016 beresiko terserang.

ransomware mac os

Saat KeRanger dirancang untuk Mac OS X, perilakunya cukup serupa dengan ransomware berbasis Windows, khususnya TeslaCrypt (Trojan.Cryptolocker.N). Setelah terinstal, KeRanger akan mencari sekitar 300 jenis file yang berbeda dan mengenkripsi setiap file yang ditemukan. Malware ini kemudian akan menampilkan sebuah pesan tebusan, yang menuntut bahwa korban harus membayar 1 bitcoin (sekitar US $ 408). Pembayaran dilakukan dengan menggunakan sebuah situs pada jaringan Tor yang tidak dikenali.

KeRanger terdaftar dengan Mac Developer ID yang valid, yang berarti bahwa malware ini bisa lolos dari fitur Gatekeeper OS X, yang dirancang untuk memblokir software dari sumber yang tidak dipercaya. Apple telah mencabut ID Developer tersebut sejak digunakan oleh KeRanger.

Latar Belakang

Mengingat popularitas perangkat Apple, Ini hanya masalah waktu sebelum kemunculan ransomware menyerang Mac OS X. Sebelumnya, telah ada beberapa contoh situs-situs berbahaya yang menyerang Safari bagi para pengguna Mac OS X. Dalam kasus ini, situs-situs yang digunakan oleh JavaScript menyebabkan Safari menampilkan pop-up secara terus-menerus, yang menginformasikan pengguna bahwa browser mereka telah “dikunci” oleh FBI karena konten yang ilegal. Namun, belum ada malware yang secara khusus menyeranng Mac OS X muncul sebelumnya.

Pada bulan November 2015, sebuah ancaman proof-of-concept (PoC) yang dikenal sebagai Mabouia (OSX.Ransomcrypt) yang dikembangkan oleh seorang peneliti keamanan cyber dari Brazil, Rafael Salema Marques mengungkapkan fakta bahwa Mac mungkin tidak kebal terhadap ancaman ransomware. Marques berbagi satu sampel dari ransomware tersebut dengan Symantec and Apple. Analisis Symantec mengkonfirmasi PoC tersebut berfungsi. Sementara ancaman tersebut dapat digunakan untuk membuat ransomware crypto Mac OS X yang fungsional jika itu berada di tangan yang salah, Marques mengatakan bahwa dia tidak berniat untuk menyebarluaskan malware tersebut.

Potensi Ancaman

Walaupun KeRanger hanya dengan singkat disebarkan melalui software yang berbahaya, pengguna Mac tidak boleh berpuas diri. Para penyerang di balik ancaman tersebut mungkin akan mencoba untuk menemukan saluran distribusi lainnya. Selain itu, keberhasilan serangan ini dapat menginspirasi kelompok lain untuk membuat varian-varian ransomware untuk Mac OS X.

Tips Melindungi Diri Dari Ransomware

  • Backup file yang tersimpan pada komputer Anda secara teratur. Jika komputer Anda terinfeksi dengan ransomware, file Anda dapat dikembalikan setelah malware telah dihapus. Lihat di sini untuk petunjuk tentang cara untuk mengembalikan file back up dengan menggunakan solusi Mesin Waktu Apple
  • Selalu perbarui software keamanan Anda untuk melindungi diri dari varian baru dari malware.
  • Lakukan pembaruan terhadap sistem operasi dan software yang lainnya. Pembaruan software seringkali meliputi patches untuk kerentanan keamanan yang baru ditemukan yang dapat dieksploitasi oleh penyerang.
  • Hapus email-email yang terlihat mencurigakan, terutama jika mereka melampirkan link-link maupun lampiran-lampiran.

Informasi lebih lanjut

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang ancaman yang menyerang Mac OS X dan platform Apple lainnya, unduh dan baca laporan resmi kami: Lanskap Ancaman Apple

Perlindungan

Produk-produk Symantec dan Norton melindungi terhadap KeRanger dengan pendeteksian sebagai berikut:

Antivirus

  • OSX.Keranger

Sistem Pencegahan Ganguan

  • System Infected: Trojan.KeRanger Activity​

 

Share

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 29, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5i Gen 10: Laptop Gaming Premium dengan RAM 32 GB Paling Worth It?

Ini adalah laptop High Performance kelas atas yang super worth…
October 28, 2026 - 0

Review HP Omnibook Ultra 14 (2026): Super Tipis, Desain Mewah, Performa Maksimal

Ini adalah laptop kelas premium dari HP yang beneran mewah!…
October 26, 2026 - 0

Review Infinix XBOOK 14 Neo: Laptop 2026 yang Terjangkau, Ringan, dng Warna Bodi Ceria

Laptop dengan nama “NEO” ini ternyata harganya mulai dari 7…
October 23, 2026 - 0

Review Axioo Hype Ai 5 (G3): Kencang & Irit dgn Intel Core Series 3 Wildcat Lake, Harga Terjangkau!

Ini salah satu laptop “Core 5 Series 3” paling terjangkau…

Gaming

October 29, 2026 - 0

Valve Tambahkan Dukungan CD Drive ke Steam Frame dalam Hitungan Menit

Valve tambahkan dukungan CD drive ke kernel Steam Frame setelah…
October 29, 2026 - 0

Sony Hadiahkan US$50 Ribu Untuk Hacker Penemu Komponen Jailbreak

Sony membayar hadiah US$50.000 untuk hacker yang melaporkan celah keamanan…
October 29, 2026 - 0

Epic Games Akan Latih AI Untuk Dukung Unreal Engine

Epic Games akan mengubah EULA Unreal Engine agar game yang…
October 29, 2026 - 0

Nintendo Switch 2 Lite Dikabarkan Pakai Chip Samsung yang Hemat Daya

Nintendo Switch 2 Lite dirumorkan memakai platform Samsung 8LPU+ yang…