Direct Release: Laporan Bell Labs Consulting Melaporkan Kebutuhan Layanan Digital Masa Depan Di Mana Saja Hanya Dapat Dipenuhi Sebagian oleh Jaringan di 2020

Reading time:
April 14, 2016
image003
  • Bell Labs Consulting Mobility Report melaporkan bagaimana perilaku manusia di masa depan akan mendorong kebutuhan selular di 2020 dan bagaimana para operator selular harus merespon
  • Traffic streaming audio dan video menyebabkan empat per lima kenaikan traffic di 2020
  • Perangkat-perangkat terkoneksi Internet of Things berpotensi mencapai 46 miliar di 2020 serta mengganggu cara pengelolaan jaringan
  • 81 persen dari kebutuhan global 2020 akan dipenuhi oleh teknologi-teknologi Wi-Fi dan selular, menyisakan 19 persen kebutuhan yang tidak dapat terpenuhi
  • Para operator harus mempercepat langkah mereka menuju teknologi-teknologi 5G dan cloud agar dapat memenuhi seluruh kebutuhan konsumsi tahun 2020

 

13 April 2016

Murray Hill, NJ – Lonjakan kebutuhan konsumen dan bisnis akan konten selular, baik untuk penggunaan di rumah maupun bergerak, akan mengalahkan kemampuan para service provider memenuhi kebutuhan tersebut kecuali jika investasi di bidang-bidang seperti 5G dan cloud dipercepat, menurut laporan Bell Labs Consulting, sebuah divisi dari Nokia Bell Labs. Laporan fokus pada masa depan jejaring nirkabel untuk era digital baru dengan menawarkan sebuah perspektif unik dari kebutuhan intrinsik akan kapasitas nirkabel hingga tahun 2020. Laporan menganalisa kebutuhan layanan-layanan dan konten digital masa depan, daripada hanya melihat ke masa lalu dan trend-trend traffic selular saat ini.

 

Laporan ini mengidentifikasi lima area aplikasi: – streaming, computing, storing, gaming dan communicating – Bell Labs Consulting menemukan bahwa streaming audio dan video adalah kontributor tertinggi terhadap peningkatan kebutuhan traffic di tahun-tahun mendatang, mewakili 79 persen dari total kenaikan di tahun 2020.

Model-model dari Bell Labs Consulting menunjukkan bahwa di tahun 2020, 67 persen dari perkiraan kebutuhan konsumsi di seluruh dunia akan dipenuhi oleh Wi-Fi. 14 persen dapat dipenuhi oleh adopsi saat ini seperti 3G, LTE, small cell dan teknologi-teknologi baru seperti 5G. Dari saat ini hingga 2020, sisa 19 persen dari kebutuhan tidak dapat dipenuhi berdasarkan proyeksi ekonomi saat ini dan tahun 2020. Maka dari itu, para operator jaringan harus mempercepat langkah mereka menuju teknologi-teknologi 5G dan cloud, seperti contohnya network function virtualization (NFV) dan software-defined networking (SDN), serta mengadopsi model-model bisnis baru untuk memenuhi kesenjangan kebutuhan.

Kemunculan misterius di ranah jaringan adalah IoT. Jumlah perangkat terkoneksi IoT diperkirakan akan meningkat dari 1,6 miliar di tahun 2014 menjadi antara 20 dan 46 miliar di tahun 2020. Dari jumlah ini, perangkat-perangkat IoT selular akan berjumlah antara 1,6 miliar dan 4,6 miliar di tahun 2020. Terlepas dari adopsi besar-besaran ini, keseluruhan traffic selular yang dihasilkan oleh perangkat-perangkat IoT hanya mewakili 2 persen dari total traffic selular di tahun 2020 hingga sensor-sensor video dan kamera mulai mendominasi.

Namun demikian, traffic IoT dalam waktu dekat akan menghasilkan volume traffic sinyal yang lebih tinggi secara substansial dibanding traffic data. Sebagai contohnya, sebuah perangkat khas IoT mungkin membutuhkan 2.500 transaksi atau koneksi untuk menghabiskan 1 MB data, sementara jumlah data yang sama dapat dikonsumsi oleh sebuah koneksi video selular saja. Sebagai akibatnya, koneksi jaringan harian dari perangkat-perangkat IoT selular akan meningkat 16 hingga 135 kali di tahun 2020 dan akan tiga kali lebih tinggi dari koneksi-koneksi traffic yang dihasilkan manusia.

Penemuan penting lain dalam laporan ini:

  • Di tahun 2020, kebutuhan konsumsi global akan layanan dan konten digital untuk perangkat portabel dan selular akan mengalami kenaikan rata-rata 30 hingga 45 kali mulai dari 2014 – di mana beberapa pasar mengalami lonjakan hingga 98 kali.
  • Berdasarkan wilayah, kebutuhan konsumsi yang tidak terpenuhi berkisar dari 3 hingga 36 persen, dengan rata-rata global sekitar 19 persen.
  • Di Amerika Utara, traffic komunikasi video akan meningkat dari 47 hingga 86 persen, didorong oleh kalangan remaja milenial dan dewasa muda. Di saat panggilan dan konferensi video mulai meningkat, traffic surat elektronik akan turun, dari 47 persen traffic komunikasi di 2014 hingga menjadi sekitar 7 persen di 2020. Sementara aplikasi pesan akan menjadi bentuk komunikasi yang lebih dominan.
  • Mayoritas streaming, sekitar 66 sampai 74 persen, berasal dari jaringan-jaringan rumah – didorong oleh penggunaan perangkat-perangkat beresolusi lebih tinggi, lebih besar serta lebih banyak konten.
  • Akan terjadi pertumbuhan signifikan di streaming video IoT upstream setelah 2020.
  • Layanan-layanan berbasis realitas virtual tidak akan menjadi komponen besar dari pertumbuhan traffic di lima tahun mendatang, walaupun hal tesebut diperkirakan akan memberikan kontribusi secara signifikan terhadap kebutuhan antara 2020 dan 2015.

 

Nokia Bell Labs meluncurkan divisi konsultasinya di bulan Maret 2015, agar dapat mengaplikasikan analisis mendalam, pengalaman langsung dan peralatan modeling tekno-ekonomi canggih terhadap beberapa tantangan utama yang sedang dihadapi oleh industri jejaring komunikasi dan TI. Dalam penelitian ini, daripada memperkirakan kebutuhan traffic selular masa depan berdasarkan baseline dan tingkat pertumbuhan saat ini, Bell Labs Consulting menyajikan model-model kebutuhan mulai dari nol berdasarkan penelitiannya sendiri serta data-data eksternal yang tersedia.

Nokia akan mendiskusikan hasil-hasil laporan mobility Bell Labs Consulting dan inovasi-inovasi teknologinya yang mendukung jaringan 5G dan IoT di Brooklyn 5G Summit, pada 20 – 22 April.

Marcus Weldon, presiden Nokia Bell Labs dan CTO mengatakan: “Evolusi berikut manusia akan melibatkan ‘otomatisasi kehidupan’, dan penciptaan sebuah dunia di mana miliaran objek terkoneksi Internet termasuk objek-objek cerdas, kamera, robot, sensor dan aliran data serta proses pertukaran video real time – tidak hanya dengan sesama manusia, tetapi dengan sistem-sistem berbasis cloud yang meng-ekstrak pengetahuan dari data-data ini serta melaksanakan tugas-tugas untuk membuat kehidupan dan pekerjaan kita lebih mudah dan lingkungan kita lebih cerdas. Era digital baru ini akan menghasilkan sebuah pergeseran dramatis, menantang operator selular untuk mencapai kinerja tertinggi dengan biaya per bit terendah sambil mendukung personalisasi ekstensif.”

Untuk informasi lebih lanjut mengenai bagaimana Nokia Bell Labs memandang terungkapnya masa depan serta terbobosan-terobosan teknologi penting yang dibutuhkan pada tingkat sistem dan arsitektural, baca buku kami yang baru saja diterbitkan:  The Future X Network: A Bell Labs Perspective.

Share

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 29, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5i Gen 10: Laptop Gaming Premium dengan RAM 32 GB Paling Worth It?

Ini adalah laptop High Performance kelas atas yang super worth…
October 28, 2026 - 0

Review HP Omnibook Ultra 14 (2026): Super Tipis, Desain Mewah, Performa Maksimal

Ini adalah laptop kelas premium dari HP yang beneran mewah!…
October 26, 2026 - 0

Review Infinix XBOOK 14 Neo: Laptop 2026 yang Terjangkau, Ringan, dng Warna Bodi Ceria

Laptop dengan nama “NEO” ini ternyata harganya mulai dari 7…
October 23, 2026 - 0

Review Axioo Hype Ai 5 (G3): Kencang & Irit dgn Intel Core Series 3 Wildcat Lake, Harga Terjangkau!

Ini salah satu laptop “Core 5 Series 3” paling terjangkau…

Gaming

October 31, 2026 - 0

Dune: Awakening Umumkan Expansion Gratis Blood and Ice

Dune: Awakening siapkan konten ekspansi gratis Blood and Ice untuk…
October 31, 2026 - 0

Honkai: Star Rail Version 4.7 Bawa Kisah Penutup Planarcadia Arc

Honkai: Star Rail Version 4.7 akhirnya membawa kisah penutup dari…
October 31, 2026 - 0

Visa Gandeng MOONTON Untuk Perkuat Ekosistem Gaming Indonesia

Visa berkolaborasi dengan MOONTON sebagai Global Payment Partner M Series…
October 31, 2026 - 0

GameSir G7 Pro Controller Bawa Nuansa Vice City Dari GTA 6

GameSir luncurkan G7 Pro Sunset Boulevard dan Ocean Breeze, hadirkan…