Lenovo Hadirkan Solusi Hyperconverged Bersama Nutanix

Reading time:
June 9, 2016
Nutanix

Sebelum gelaran Lenovo Tech World 2016, di San Francisco, Amerika Serikat, dimulai, Lenovo telah mengumumkan beberapa produk data center terbaru mereka, termasuk solusi hyperconvergence HX Series. Solusi hyperconvergence sendiri merupakan perpaduan unit compute, storage, network, dan berbagai unit pendukung sistem data center yang lain dalam satu perangkat, yang bisa dioperasikan sebagai unit pendukung data center dengan pengaturan melalui software. Dalam solusi hyperconvergence ini, Lenovo bekerja sama dengan Nutanix, penyedia software terkemuka untuk software defined data center, terutama berbasis solusi hyperconvergence.

Untuk mengenal lebih dekat Nutanix, Lenovo mengajak perwakilan media yang meliput Tech World 2016 untuk berkunjung ke markas besar Nutanix yang terletak di daerah Silicon Valley, tepatnya di San Jose, Amerika Serikat.

Nutanix - Sudheesh Nair
Presiden Nutanix, Sudheesh Nair, ketika menjelaskan apa itu Nutanix.

Nutanix sendiri baru didirikan tahun 2009 lalu, tetapi sudah menjadi salah satu kekuatan utama di bidang integrated system oleh Gartner. Mereka mengembangkan solusi software defined data center berbasis Webscale yang disebut sebagai Acropolis, dan juga sistem manajemen Prism. Keduanya memungkinkan perusahaan untuk mendapatkan data center sekelas milik perusahaan teknologi besar, seperti Google, dengan biaya yang jauh lebih terjangkau.

Berdasarkan penjelasan dari Nutanix, solusi hyperconvergence di dunia data center sendiri mirip dengan apa yang terjadi dengan smartphone di kehidupan sehari-hari kita. Smartphone sendiri bisa menawarkan fungsi yang bisa menggantikan beberapa peralatan lain untuk membantu beberapa hal di kehidupan kita, misalnya untuk pemutar musik, kamera, dan lain sebagainya. Hyperconvergence mengusung konsep yang sama, di mana satu perangkat saja bisa menggantikan berbagai fungsi komponen terpisah dari sistem pendukung data center. Karena itu, biaya adopsi hyperconvergence akan jauh lebih terjangkau dibandingkan membangun data center “tradisional”. Selain itu, karena hanya berupa satu perangkat saja, dengan fungsi yang sepenuhnya dikontrol oleh software, penggunaan hyperconvergence akan jauh lebih mudah daripada membangun satu data center “tradisional”.

Lenovo - Nutanix - Hyperconvergence
Salah satu produk hyperconvergence Lenovo yang akan dipasarkan dengan solusi dari Nutanix.

Solusi HX Series terbaru dari Lenovo telah dilengkapi dengan Acropolis dan Prism, sehingga memungkinkan deployment cepat oleh pengguna. Terdapat beberapa produk dari HX Series, yang terbagi dalam HX 1000 Series untuk remote office/branch office; HX 2000 Series untuk UKM, dengan dilengkapi Nutanix Xpress; HX 3000 untuk solusi compute heavy; serta HX 5000 untuk solusi storage heavy. Semua produk tersebut konfigurasi dengan mudah dan dipadukan sesuai kebutuhan pengguna berkat solusi Prism dari Nutanix.

Terkait pemanfaatan solusi hyperconvergence, Nutanix menyebutkan solusi ini seperti sebuah building block Lego, di mana pengguna bisa memanfaatkan setiap block untuk membangun suatu bentuk tertentu. Produk hyperconvergence bisa disusun sesuai kebutuhan pengguna, di mana 3 node awal harus menggunakan produk yang sama untuk redundansi, sementara node lain yang ditambahkan bisa menggunakan produk dari varian lain untuk menambah kemampuan sesuai kebutuhan. Ini akan sangat membantu perusahaan dalam membentuk data center sesuai kebutuhan.

Nutanix - Brian Cox
Brian Cox dari Nutanix saat menjelaskan kerja sama Lenovo dengan Nutanix.

Kerja sama Lenovo dengan Nutanix sendiri sudah berlangsung selama beberapa waktu. Nutanix menyebutkan bahwa mereka percaya akan kerja sama ini karena mereka merasa Lenovo adalah padanan yang tepat untuk produk mereka. Hardware dari Lenovo dan software dari Nutanix akan bisa menjadi dasar bagi tawaran yang sangat menarik untuk perusahaan-perusahaan yang membutuhkan software defined data center untuk aplikasi cloud.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…

Gaming

May 5, 2026 - 0

Call of Duty Berikutnya Resmi Tak Masuk Console Generasi Lawas

Setelah lebih dari satu dekade bertahan, Activision akhirnya putuskan seri…
May 5, 2026 - 0

Take-Two Tegaskan Alasan GTA 6 Rilis di Console Terlebih Dahulu

Pimpinan Take-Two Tegaskan keputusan Rockstar merilis GTA 6 lebih dulu…
May 5, 2026 - 0

Control Tembus Milestone Penjualan 6 Juta Copy

Remedy Entertainment umumkan pencapaian Control terjual lebih dari 6 juta…
May 5, 2026 - 0

LEGO Resmi Umumkan Seri Console Set SEGA Genesis

LEGO resmi memperkenalkan set console retro SEGA Genesis, dengan harga…