LG G5 Dianggap Sebagai Produk Gagal

Reading time:
July 5, 2016

Kalangan internal LG ternyata menganggap smartphone terbaru mereka, G5, sebagai produk gagal. Hal itu disebabkan karena G5 gagal menghasilkan keuntungan bagi perusahaan asal Korea Selatan tersebut karena tingkat penjualan yang rendah. Imbas dari kegagalan tersebut bahkan membuat LG dilaporkan merombak susunan petinggi mereka di divisi mobile.

LG G5 Dianggap Sebagai Produk Gagal

Semula, LG memprediksi G5 bisa terjual sekitar 3 juta unit di kuartal kedua tahun 2016 ini, kuartal di mana smartphone tersebut diluncurkan. Hanya saja, pada kenyataannya, LG G5 hanya terjual 2.2 juta unit saja, cukup jauh di bawah prediksi. Hanya saja, tidak disebutkan apakah angka tersebut juga menyertakan produk LG G5 “SE”, alias varian dengan SoC lebih rendah, atau hanya versi premium saja.

Rendahnya penjualan disebut disebabkan karena pengguna tidak bisa menerima konsep modular yang ditawarkan LG untuk smartphone tersebut. LG G5 memang bisa menampung beberapa modul tambahan yang disebut bisa menambah fungsi perangkat tersebut. Namun, statusnya sebagai produk flagship dengan harga tinggi membuat calon pengguna berpikir ulang apakah mereka harus membeli smartphone dengan fungsi yang “tidak penuh” dan harus membeli modul tambahan untuk mendapatkan fungsi “lebih” dari produk tersebut.

Penggantian beberapa petinggi divisi mobile diharapkan LG bisa memberikan nuansa baru bagi divisi tersebut, dan diharapkan bisa memperbaiki kinerja mereka di pasar smartphone. LG sendiri saat ini berada di posisi 7 untuk pasar smartphone, tetapi tertinggal jauh dibandingkan saingan berat senegara mereka, Samsung. Mereka mengharapkan momentum baru bisa didapatkan dan mendekatkan posisi mereka ke peringkat atas pasar smartphone.

Share
Tags:

Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

June 24, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 7i FIFA World Cup Edition: Laptop Gaming Kolaborasi Spesial Piala Dunia!

Ini adalah laptop gaming limited edition dari Lenovo, yang kolaborasi…
June 23, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook A14 (UX3407) 2026: Laptop Snapdragon X2 Elite Paling Ringan, Irit, & Kencang

Laptop 18-Core ini bodinya tipis dan beratnya enteng banget cuman…
June 18, 2026 - 0

Review ASUS ROG Zephyrus Duo (2026): Kencang “Pol” Buat Multitasking & Gaming AAA

Laptop Gaming kekinian tuh harusnya kayak gini. Ini adalah “ASUS…
May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Ini dia Laptop pertama Polytron dengan prosesor AMD Ryzen. Harganya?…

Gaming

June 25, 2026 - 0

Valve Dorong SteamOS Untuk Ubah PC Gaming Jadi Console

Valve memperluas SteamOS ke PC gaming dengan rangkul NVIDIA demi…
June 25, 2026 - 0

Valve Ungkap Alasan Tingginya Harga Steam Machine

Valve menjelaskan alasan Steam Machine dibanderol di atas $1000, menyoroti…
June 25, 2026 - 0

Unreal Engine 5.8 Siapkan Optimisasi Performa yang Besar

Epic Games sebutkan Unreal Engine 5.8 akan menjadi versi paling…
June 25, 2026 - 0

Rumor: PS6 Diklaim Akan Gunakan Frame Generation Berbasis AI

Bocoran terbaru menyebut PS6 akan mengandalkan AI, Super Resolution, dan…