Vivo Hadirkan Y67 dengan Resolusi Kamera Selfie Tinggi

Di era saat ini, nampaknya kamera depan atau selfie dengan resolusi yang tinggi sudah menjadi sebuah kebutuhan tersendiri, terutama bagi mereka yang senang ber-selfie atau menggunakannya untuk merekam vlog. Salah satu brand Tiongkok, Vivo, tak lama ini mengumumkan smartphone terbarunya Y67 yang mengunggulkan kamera selfie beresolusi tinggi.
Vivo Y67 ini dilengkapi dengan resolusi kamera depan atau selfie sebesar 16 megapixel yang telah dilengkapi dengan LED flash, sementara kamera utama atau belakangnya beresolusi 13 megapixel. Melihat spesifikasi kameranya sendiri, sedikit kurang mengingatkan akan satu merk Tiongkok lain yang juga menempatkan kamera selfie beresolusi tinggi untuk smartphone-nya.
Sementara untuk spesifikasi lainnya, Vivo Y67 berlayar 5.5 inch HD IPS beresolusi 1280 x 720 pixel yang dipersenjatai prosesor octa core MediaTek MT6750 1.5GHz yang didukung GPU ARM Mali-T860, serta dilengkapi dengan RAM 4GB dan ROM 32GB yang bisa ditambahkan hinga 128GB dengan external microSD card.
Vivo Y67 memiliki dukungan dual SIM card dengan konektivitas 4G LTE, sementara dukungan konektivitas lainnya termasuk di dalamnya 2G/3G, 4G LTE, GPS/A-GPS, Wi-Fi (802.11 b/g/n), Wifi direct, Wifi hotspot, Bluetooth, dan Micro USB port. Smartphone ini juga memiliki dukungan Fingerprint pada tombol fisik Home, serta berjalan di Android 6.0 Marshmallow.
Harganya? Relatif terjangkau dengan dibanderol 1798 Yuan atau setara dengan Rp 3,5 jutaan.
More Articles
Modder Berhasil Kemas Steam Deck ke Dalam Handheld Mirip Game Boy
Modder mengubah Steam Deck menjadi handheld ringkas bergaya Game Boy, dengan ukuran kurang dari separuh perangkat aslinya.
Hingga sekarang, Steam Deck harus diakui masih menjadi salah satu acuan terbaik untuk handheld gaming PC. Namun ukurannya yang relatif besar selalu menjadi bahan perdebatan untuk perangkat yang seharusnya portabel. Menariknya. seorang modder bernama PhyFawkes mencoba memecahkan masalah tersebut dengan cara yang ekstrem, yaitu memindahkan seluruh isi Steam Deck ke dalam bodi ringkas bergaya Game Boy. Hasilnya? Perangkat handheld yang diberi nama Steam Boy. Proyek tersebut menggunakan casing PETG hasil cetak 3D yang dirancang khusus untuk menampung motherboard Steam Deck, APU beserta heatsink dan kipas, baterai berkapasitas besar, speaker internal, audio board, serta kabel-kabel fleksibel. Secara keseluruhan, body handheld itu memiliki dimensi kurang dari separuh Steam Deck asli, meskipun pada akhirnya konstruksi bertumpuk membuat perangkat ini menjadi jauh lebih tebal. [caption id="attachment_166955" align="aligncenter" width="1080"]
Image: Reddit @PhyFawkes[/caption]
Meski demikian, penyusutan ukuran tersebut memaksa PhyFawkes memangkas cukup banyak bagian dari sistem pengendalian perangkat itu. Steam Boy hanya mempertahankan D-pad, empat tombol ABXY, dua tombol sistem, satu analog stick, dan satu touchpad.
Tantangan terbesar saat ini justru berada pada layarnya, karena modder itu menggunakan panel OLED 1200 x 1080 dengan refresh rate 90 Hz, tetapi belum berhasil menghubungkannya ke motherboard. Tampaknya sang modder membutuhkan adapter board baru dan modifikasi BIOS sebelum layar tersebut bisa berfungsi penuh.
Bagi komunitas modding, proyek seperti ini menunjukkan bahwa keterbatasan desain perangkat komersial tidak selalu berarti keterbatasan ide dan teknis. Motherboard Steam Deck yang relatif kecil sekali pun ternyata masih bisa dipadukan dengan komponen lain dalam ruang yang jauh lebih sempit.
Walaupun demikian, tantangan lain seperti sisi ergonomi, pendinginan, berkurangnya sistem pengendalian yang optimal, baterai, dan layar masih perlu diatasi untuk bisa menjalankannya dengan sempurna. Miniaturisasi lebih lanjut untuk komponen pendukungnya, termasuk ukuran motherboard mungkin bisa menjadi jawabannya, tetapi jelas membutuhkan usaha yang sama sekali tidak mudah.
Bagaimana menurut Anda? Apakah Anda juga merasa Steam Deck saat ini terlalu besar untuk dikatakan sebagai handheld portabel, sehingga perlu diperkecil lagi?


















