Direct Release: Cisco Mengubah Endpoint Security dengan AMP Baru untuk Endpoint

Reading time:
November 2, 2016
cisco

JAKARTA, INDONESIA—2 November 2016—Hari ini, Cisco menyelenggarakan Cisco Partner Summit, konferensi tahunan untuk para mitra perusahaan. Di Summit ini, Cisco meluncurkan solusi endpoint security, atau sistem pengamanan pada perangkat end user, yang akan mengubah pasar. Cisco AMP for Endpoints menggabungkan pencegahan, pendeteksian, dan tanggapan untuk menyederhanakan endpoint security secara radikal. Ini akan memungkinkan pengguna untuk meninggalkan teknologi yang tidak efektif karena hanya berfokus pada perlindungan. Dengan memanfaatkan arsitektur keamanan Cisco yang berpusat pada penanganan ancaman, AMP for Endpointmemungkinkan pengguna untuk menghentikan lebih banyak ancaman di tempat yang lebih banyak dan dengan waktu yang lebih singkat.

 

Sebuah Pendekatan Baru ke Endpoint Security

Sebuah fondasi yang aman sangat penting untuk model bisnis digital hari ini. Namun, banyak organisasi kesulitan untuk melindungi pengguna ponsel, desktop, laptop, dan server dari serangan malware yang canggih. Mengapa? Sebagian besar organisasi hanya berfokus pada strategi perlindungan saja untuk menghentikan malware memasuki sebuah lingkungan. Apa yang mereka lakukan kemudian adalah menambahkan satu lapis produk tambahan pada endpoint untuk mendapatkan visibilitas sebelum menghadapi langsung ancaman. Sistem seperti ini menciptakan lebih banyak kompleksitas dan inefisiensi. Karena itu, organisasi memerlukan sebuah pendekatan baru untukendpoint security.

AMP for Endpoints menawarkan solusi lebih sederhana dan efektif untuk endpoint security. Dengan menggabungkan pencegahan, pendeteksian, dan responsn dalam satu solusi yang dikelola menggunakan cloud berdasarkan SaaS (Software as a Service), kompleksitas penanganan bisa dikurangi dan menghentikan ancaman lebih banyak. Melalui pendekatan berbasis cloud ini, AMP for endpoints bisa memberikan intelijen yang bisa dengan mudah ditindaklanjuti secara cepat kepada organisasi sehingga memberikan keunggulan lebih atas penyerang saat ini.

 

AMP for Endpoint yang baru menawarkan:

  • Pencegahan next-generation yang menggabungkan kemampuan perlindungan tercanggih untuk menghentikan ancaman lebih banyak – baik malware yang sudah diketahui maupun yang baru akan muncul. Dengan intelejen ancaman global terbaru dari tim Cisco® Talos sebagai tulang belakangnya, AMP for Endpoints juga menawarkan teknologi built in sandboxing untuk menganalisa melakukan karantina dan analisa atas file yang tidak diketahui.
  • Deteksi yang lebih cepat melalui pemantauan terus menerus dan analitik yang terbagi untuk mendeteksi ancaman cepat. AMP forEndpoints merekam semua aktifitas file untuk memantau dan mendeteksi tindakan berbahaya, sehingga bisa memperingatkan tim keamanan secara cepat. Memanfaatkan data ancaman industri yang luas dari Cisco serta pelanggannya, AMP for Endpoints memberikan serta melakukan korelasi atas informasi ancaman secara real time, sehingga mempersingkat waktu deteksi (TTD) hingga dalam hitungan menit.
  • Respon yang lebih efektif berdasarkan visibilitas yang lebih mendalam, dan catatan aktivitas yang direkam secara detil atas perilaku malware dari waktu ke waktu – darimana ia berasal, darimana saja, dan apa yang ia lakukan. AMP for Endpoints mempercepat penyelidikan dan mengurangi kompleksitas melalui interface pengguna berbasis cloud untuk mencari indikator kompromi di seluruhendpoints perusahaan. Pengguna pun bisa secara sistemik merespon serangan atas PC, Mac, Linux dan perangkat mobile, mengatasi malware hanya melalui beberapa klik.
  • Dari jaringan ke endpoint hingga cloud, arsitektur keamanan threat-centric Cisco memastikan bahwa penguna mendapatkan lebihdari investasi kemanan yang sudah ada, meningkatkan kemampuan dan mengurangi kompleksitas. Seperti produk keamanan lain dari Cisco, AMP for Endpoints membagikan dan menghubungkan informasi ancaman dalam seluruh arsitektur, baik dalam ekosistem AMP dan platform keamanan Cisco lainnya. Pendekatan arsitektural terhadap keamanan ini memungkinkan pelanggan Cisco untuk melihat lebih banyak ancaman secara lebih cepat. Dalam sebuah tes Lab NSS, Cisco meraih TTD paling cepat dengan 91.8 persen ancaman terdeteksi dalam waktu kurang dari tiga menit.

 

Software suite baru mempermudah secara radikal pengamanan infrastruktur tingkat tinggi

Cisco juga menghadirkan cara baru untuk menyederhanakan cara pengguna membeli dan menggunakan software pengamanan dan mendapatkan nilai lebih dari pendekatan secara arsitektural. Cisco memperluas program lisensi software-nya yang sukses, Cisco ONE™ Software, menjadi Cisco One Advanced Security. Cisco ONE memberi penguna sebuah cara sederhana dan fleksibel untuk menggunakan kemampuan software Cisco untuk infrastruktur. Hari ini, lebih dari 14.000 pelanggan, termasuk 91 persen dari Fortune 100, sudah membeli Cisco ONE Software.

Dengan Cisco ONE™ Advance Security, Cisco menyederhanakan pembelian infrastruktur keamanan untuk domain Data Center, WAN, dan Access. Pengguna tidak perlu khawatir lagi tentang keamanan infrastruktur mereka. Cisco ONE Advanced Security memungkinkan mereka untuk membeli solusi yang telah ditentukan dan dibuat sesuai kebutuhan untuk domain-domain tersebut dalam sekali transaksi.

Sekarang, Cisco mengumumkan ketersediaan tiga rangkaian software keamanan yang baru dan canggih

  • Pertahanan atas Ancaman untuk Data Center
  • Pertahanan atas Ancaman untuk WAN dan Edge
  • Kebijakan dan Pertahanan atas Ancaman untuk Acce

Software suite yang tersedia bisa disesuaikan dengan produk pengamanan utama bagi setiap domain. Contohnya, dalam data center, penawarannya termasuk perlindungan malware terdepan, pencegahan intrusi next-generation, memfilter URL dan virtualisasi firewall dan layanan. Rangkaian ini secara otomatis di-update untuk memberikan pelanggan akses pada kemampuan keamanan terbaru dari Cisco.

Sementara Cisco ONE secara tradisional telah tersedia melalui model lisensi yang bisa diperbarui terus menerus, Cisco ONE Advanced Security ditawarkan kepada mitra secara berlangganan. Dengan berlangganan, pengguna bisa membeli layanan yang mereka butuhkan, kapan saja dan bagaimana mereka membutuhkannya. Hal ini memungkinkan pendekatan yang lebih gesit untuk keamanan dan membantu mempercepat penyebaran kemampuan baru.

Cisco ONE adalah salah satu dari cara fleksibel untuk membeli perangkat lunak keamanan Cisco, mulai dari paket harga berdasarkan volume hingga perjanjian lisensi.

 

Share

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 29, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5i Gen 10: Laptop Gaming Premium dengan RAM 32 GB Paling Worth It?

Ini adalah laptop High Performance kelas atas yang super worth…
October 28, 2026 - 0

Review HP Omnibook Ultra 14 (2026): Super Tipis, Desain Mewah, Performa Maksimal

Ini adalah laptop kelas premium dari HP yang beneran mewah!…
October 26, 2026 - 0

Review Infinix XBOOK 14 Neo: Laptop 2026 yang Terjangkau, Ringan, dng Warna Bodi Ceria

Laptop dengan nama “NEO” ini ternyata harganya mulai dari 7…
October 23, 2026 - 0

Review Axioo Hype Ai 5 (G3): Kencang & Irit dgn Intel Core Series 3 Wildcat Lake, Harga Terjangkau!

Ini salah satu laptop “Core 5 Series 3” paling terjangkau…

Gaming

October 29, 2026 - 0

Valve Tambahkan Dukungan CD Drive ke Steam Frame dalam Hitungan Menit

Valve tambahkan dukungan CD drive ke kernel Steam Frame setelah…
October 29, 2026 - 0

Sony Hadiahkan US$50 Ribu Untuk Hacker Penemu Komponen Jailbreak

Sony membayar hadiah US$50.000 untuk hacker yang melaporkan celah keamanan…
October 29, 2026 - 0

Epic Games Akan Latih AI Untuk Dukung Unreal Engine

Epic Games akan mengubah EULA Unreal Engine agar game yang…
October 29, 2026 - 0

Nintendo Switch 2 Lite Dikabarkan Pakai Chip Samsung yang Hemat Daya

Nintendo Switch 2 Lite dirumorkan memakai platform Samsung 8LPU+ yang…