Industri Game Mulai Perhatikan Para Gamer Dengan Cacat Fisik

Reading time:
January 26, 2011

Bermain video game memang menjadi salah satu kegiatan paling menyenangkan yang bisa dilakukan oleh manusia. Untuk kita yang memiliki tubuh lengkap sempurna, hal ini mungkin tidak akan terlalu sulit. Untuk mereka yang harus hidup dengan cacat fisik, bermain game tidak sesederhana itu. Berbagai “command”  yang membutuhkan kecekatan pergerakan fisik, khususnya tangan membuat game menjadi momok menakutkan bagi para penyandang cacat fisik. Namun, kali ini mereka boleh mulai bernafas lega karena industri game sendiri sudah mulai memperhatikan hal ini.

MLB 20111 MLB 201122

Adalah MLB (Major League Baseball) 2011 yang menjadi salah satu pelopornya. Sebagai game yang populer dan disukai oleh masyarakat Amerika Serikat, MLB 2011 merasa memiliki kewajiban untuk melingkupi kepentingan dan hak penyandang cacat fisik untuk memainkan video game ini. Bekerja sama dengan tim pengembang dari Sony, mereka menghadirkan game dengan tingkat kesulitan permainan yang lebih mudah diadaptasikan oleh penyandang cacat fisik, khususnya mereka yang kesulitan untuk melakukan kontrol navigasi secara sempurna. Tingkat kesulitan ini akan memungkinkan para gamer dengan keterbatasan untuk memainkan permainan secara penuh dengan hanya bantuan satu tombol saja. Sedangkan untuk gerakan pemain yang biasa dikendalikan dengan d-pad akan dibantu oleh komputer.

Dengan lebih berfokus pada kelompok yang selama ini termarjinalkan, MLB telah memulai sebuah langkah yang patut diacungi jempol. Dengan membuat mode tingkat kesulitan seperti ini, esensi gaming sebagai salah satu sumber kesenangan akan dirasakan oleh lebih banyak golongan dan lapisan manusia. Salah satunya adalah penyandang cacat fisik. Semoga saja developer yang lain juga melakukan hal yang sama.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

July 8, 2026 - 0

Review ASUS Vivobook S14 OLED (S5406SAL): Baterai Awet, Bodi Ringkas, Multitasking Lancar

Nyari laptop yang baterainya tahan seharian? Kalian harus tonton pembahasan…
July 7, 2026 - 0

2 Tahun Laptop Snapdragon: Makin Kencang atau Makin Mengecewakan?

Eh, kalian sadar tidak? Laptop Snapdragon X Series itu udah…
July 6, 2026 - 0

Review Acer Swift Go 14 AI Pro Edition: Ringan, Ringkas, Baterai Awet dan Bisa Gaming?

Laptop se-tipis, se-ringan dan se-cantik ini bisa main game Triple-A?…
July 4, 2026 - 0

Laptop Windows RAM Cuma 8 GB? Bisa Buat Apa? feat. Infinix XBOOK 15

Harga RAM naik tinggi banget dan sepertinya susah turun dalam…

Gaming

July 9, 2026 - 0

HoYo FEST 2026 Kembali Digelar di Asia Tenggara, Termasuk Jakarta

HoYo FEST 2026 digelar di Jakarta dan lima kota Asia…
July 8, 2026 - 0

Nintendo Ubah Desain Switch 2 di Eropa Mulai Musim Panas 2026

Nintendo akan menghadirkan Switch 2 versi baru di Eropa mulai…
July 8, 2026 - 0

Xbox Akui Game Pass Tak Tumbuh Sesuai Harapan

Pimpinan tertinggi Xbox menyebut pertumbuhan layanan Game Pass tidak memenuhi…
July 8, 2026 - 0

Nintendo Diprediksi Jadi Benteng Terakhir Game Fisik di Industri Console

Analis memprediksi Nintendo akan menjadi produsen console terakhir yang mempertahankan…