Peneliti Kembangkan Prosesor Lentur

Reading time:
April 25, 2017

Tim peneliti dari Austria berhasil membuat sebuah prosesor yang lentur, tidak kaku seperti yang kita kenal selama ini. Prosesor ini dibangun dari bahan khusus yang membuatnya lentur tetapi tidak kehilangan fungsi utamanya. Hasil penelitian ini diharapkan bisa membuka kemungkinan lahirnya perangkat-perangkat fleksibel dengan desain revolusioner di kemudian hari.

Silicon-Wafer-500x334.jpg

Gunakan Material “2D”

Prosesor yang dibuat peneliti dari Technische Universität Wien, atau Vienna University of Technology, ini dibangun dari material 2D, yaitu molybdenum disulfide. Material ini memungkinkan terciptanya semikonduktor dengan ketebalan hanya satu atom saja, yang menjadi dasar prosesor lentur. Nantinya, prosesor lentur seperti ini diharapkan bisa digunakan di perangkat mobile atau wearable.

Masih Berupa Prosesor “Primitif”

Sayangnya, prosesor yang dibuat oleh tim pengembang dari Vienna University of Technology ini masih bisa dikatakan sebagai prosesor primitif. Prosesor ini hanya bisa memproses data 1-bit per satuan waktu, dengan empat instruksi yang sangat sederhana sekali. Kemampuan prosesor ini tentunya sangat jauh sekali dari prosesor yang ada saat ini, bahkan masih di bawah prosesor PC dari beberapa puluh tahun lalu.

Walaupun begitu, melihat teknologi manufaktur yang ada saat ini, tim peneliti yakin bahwa kreasi mereka ini bisa dikembangkan ke dalam sebuah prosesor modern. Mereka menyebutkan bahwa proses untuk menuju arah tersebut masih panjang. Namun, mereka yakin proses itu tidak akan butuh waktu hingga puluhan tahun.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

July 8, 2026 - 0

Review ASUS Vivobook S14 OLED (S5406SAL): Baterai Awet, Bodi Ringkas, Multitasking Lancar

Nyari laptop yang baterainya tahan seharian? Kalian harus tonton pembahasan…
July 7, 2026 - 0

2 Tahun Laptop Snapdragon: Makin Kencang atau Makin Mengecewakan?

Eh, kalian sadar tidak? Laptop Snapdragon X Series itu udah…
July 6, 2026 - 0

Review Acer Swift Go 14 AI Pro Edition: Ringan, Ringkas, Baterai Awet dan Bisa Gaming?

Laptop se-tipis, se-ringan dan se-cantik ini bisa main game Triple-A?…
July 4, 2026 - 0

Laptop Windows RAM Cuma 8 GB? Bisa Buat Apa? feat. Infinix XBOOK 15

Harga RAM naik tinggi banget dan sepertinya susah turun dalam…

Gaming

July 10, 2026 - 0

Valve Rilis Driver Sistem Operasi Windows untuk Steam Machine

Valve resmi merilis driver Windows untuk Steam Machine, memungkinkan instalasi…
July 10, 2026 - 0

Sony Tawarkan Diskon Ketika Pengguna Batalkan PlayStation Plus

Sony dikabarkan menawarkan diskon kepada pengguna yang hendak membatalkan PlayStation…
July 10, 2026 - 0

Roblox Update Sistem Pelaporan Supaya Lebih Informatif

Roblox memperbarui sistem pelaporan mereka dengan proses yang lebih sederhana,…
July 9, 2026 - 0

Petisi Menentang Kebijakan Sony Terus Mendapatkan Dukungan Besar

Petisi "Don't Kill the Disc" terus mendapatkan dukungan besar sebagai…