Pengamat: Smartphone Punya Efek “Merusak” Generasi Muda

Reading time:
August 7, 2017
Pengamat: Smartphone Punya Efek “Merusak” Generasi Muda

Teknologi yang dihadirkan saat ini pastinya telah jauh berkembang jika dibandingkan beberapa tahun sebelumnya. Smartphone sendiri kini hadir tak lagi hanya sekedar perangkat untuk bisa menelepon maupun mengirim pesan semata, tetapi sebagai komputer cilik yang bisa digunakan untuk beragam aktivitas digital, baik untuk pekerjaan maupun hiburan sekalipun.

Mengesampingkan fungsinya yang sangat banyak tersebut, kehadiran smartphone juga nampaknya mulai mengkhawatirkan untuk sebagian masyarakat, seperti yang tertulis dalam artikel pada The Atlantic yang ditulis oleh Jean M. Twenge. Pihak penulis telah melakukan beragam riset dan pengamatan perkembangan teknologi mulai dari era 1990an hingga tahun 2012an, dan dirinya menemukan bahwa terdapat perubahan perilaku yang ditemukan dari para pengguna smartphone tersebut, di mana ia menemukan bahwa para generasi yang lahir di tahun 1995 hingga 2012 menerima dampak lebih negatif dari penggunaan smartphone.

Generasi tahun 1995-2012 yang disebut sebagai iGen oleh Twenge ini menyebutkan bahwa dampak negatif yang diterima oleh mereka tersebut menyebabkan mereka lebih mudah depresi jika dibandingkan dengan generasi Milenial. Twenge juga menyebutkan, generasi iGen ini lahir dan tumbuh besar tanpa memiliki pilihan untuk tidak menggunakan smartphone, karena mereka bertumbuh besar dengan teknologi smartphone atau tablet yang sudah ada tersebut. Mereka bahkan tak pernah tahu seperti apa rasanya kehidupan tanpa internet yang sekarang bisa mereka nikmati lebih mudah di era saat ini.

Salah satu responden yang diwawancarai oleh Twenge, seorang anak berusia 13 tahun yang diberi nama Athena (bukan nama sesungguhnya), menyebutkan bahwa Athena mengaku bahwa mereka tak punya pilihan untuk bisa memilih hidup tanpa iPad atau iPhone. Dan generasi mereka jauh lebih menyukai smartphone mereka masing-masing lebih baik daripada manusia yang sesungguhnya.

Dalam artikel yang sama juga disebutkan bagaimana tingkat depresi atau kesehatan mental dari para generasi ini lebih rentan jika dibandingkan dengan generasi Milenial. Secara teknis, generasi Milenial sesungguhnya tak jauh berbeda mengenai ketidaktahuan kehidupan sebelum internet karena mereka juga lahir dengan disuguhkan teknologi yang kurang lebih sama. Tapi yang membedakan mereka dengan generasi sebelumnya maupun generasi masa kini adalah cara pandang mereka terhadap dunia, serta pengalaman yang juga berbeda karena adanya perkembangan teknologi dan sejenisnya setiap tahunnya.

Yang cukup menarik, artikel juga menyebutkan bagaimana anak-anak sekolah masa kini lebih sering menghabiskan waktunya di smartphone selama lebih dari 10 jam seminggu, dengan 56% menghabiskan waktu di sosial media dan merasa lebih tidak bahagia dibandingkan mereka yang tidak sering menghabiskan waktu dengan bermain smartphone miliknya.

Pernyataan soal media sosial tersebut sudah berulang kali disebut dalam artikel-artikel lainnya, di mana platform media sosial ini sendiri kerap menjadi platform yang paling sering digunakan tetapi juga paling rentan terhadap bahaya pelecehan online atau cyber bullying.

Share

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 29, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5i Gen 10: Laptop Gaming Premium dengan RAM 32 GB Paling Worth It?

Ini adalah laptop High Performance kelas atas yang super worth…
October 28, 2026 - 0

Review HP Omnibook Ultra 14 (2026): Super Tipis, Desain Mewah, Performa Maksimal

Ini adalah laptop kelas premium dari HP yang beneran mewah!…
October 26, 2026 - 0

Review Infinix XBOOK 14 Neo: Laptop 2026 yang Terjangkau, Ringan, dng Warna Bodi Ceria

Laptop dengan nama “NEO” ini ternyata harganya mulai dari 7…
October 23, 2026 - 0

Review Axioo Hype Ai 5 (G3): Kencang & Irit dgn Intel Core Series 3 Wildcat Lake, Harga Terjangkau!

Ini salah satu laptop “Core 5 Series 3” paling terjangkau…

Gaming

October 29, 2026 - 0

Valve Tambahkan Dukungan CD Drive ke Steam Frame dalam Hitungan Menit

Valve tambahkan dukungan CD drive ke kernel Steam Frame setelah…
October 29, 2026 - 0

Sony Hadiahkan US$50 Ribu Untuk Hacker Penemu Komponen Jailbreak

Sony membayar hadiah US$50.000 untuk hacker yang melaporkan celah keamanan…
October 29, 2026 - 0

Epic Games Akan Latih AI Untuk Dukung Unreal Engine

Epic Games akan mengubah EULA Unreal Engine agar game yang…
October 29, 2026 - 0

Nintendo Switch 2 Lite Dikabarkan Pakai Chip Samsung yang Hemat Daya

Nintendo Switch 2 Lite dirumorkan memakai platform Samsung 8LPU+ yang…