Sempat Dicabut, Peraturan Registrasi Drone di US Kembali Berlaku

Author
Irham
Reading time:
December 13, 2017
al savvaris drones uas 1

Amerika menetapkan regulasi khusus untuk perangkat drone, dimana regulasi yang ditetapkan oleh FAA (Federal Aviation Administration) tersebut menyebutkan bahwa perangkat terbang dengan bobot lebih dari 0,55 pound atau sekitar 25 kilogram harus didaftarkan secara resmi ke pemerintah. Peraturan ini sendiri sebenarnya digagas oleh perusahan besar seperti Amazon dan Google serta industri drone seperti Intel dan DJI. Selain demi peraturan keamanan, juga untuk memacu pertumbuhan industri drone sendiri.  

Namun peraturan tersebut banyak ditentang, terutama oleh para penghobi aircraft yang tidak setuju dengan peraturan tersebut. Karena aturan tersebut, perangkat mainan aeromodeling juga ikut terkena imbasnya. Akhirnya mereka menuntut FAA ke pengadilan karena menurut mereka FAA sejak dulu tidak pernah memiliki wewenang untuk mengatur mainan remote control pesawat terbang. Pada bulan Mei tahun ini pengadilan banding federal mencabut persyaratan pendaftaran perangkat drone.

Dilansir dari The Verge, rupanya peraturan tersebut kembali diberlakukan setelah mendapat izin dari Undang-undang Otorisasi Pertahanan Nasional. Dengan demikian FAA telah memiliki wewenang yuridiksi untuk mengatur seluruh pesawat kecil tanpa awak termasuk drone dan juga mainan remote control aeromodeling.

Memang tak dapat dipungkiri, teknologi drone saat ini lebih mewabah bagi semua kalangan. Berbeda dengan pesawat remote control yang sejak dulu hanya digandrungi kalangan tertentu saja, drone juga memiliki kemampuan yang lebih dari sekedar terbang di atas udara.

Dengan teknologi yang sangat canggih, Drone banyak digunakan untuk kebutuhan dokumentasi bahkan juga sebagai transportasi pengiriman barang. Sehingga harus ada peraturan keamanan khusus, agar para pengguna bisa lebih bertanggung jawab dalam mengendalikan pesawat mini tanpa awak ini.

Bayangkan saja kalau drone dilakukan untuk berbuat sesuatu hal yang tidak bertanggung jawab, seperti mengirim paket terlarang atau mendokumentasikan di wilayah yang tak semestinya. Tentunya dengan mewajibkan drone terdaftar di pemerintah, akan lebih mudah dalam hal pengawasan.    

AUVSI (Association for Unmanned Vehicle Systems International) sebagai asosiasi industri drone merasa lega dengan berlakunya kembali peraturan tersebut. Brian Wynne, presiden dan CEO AUVSI mengatakan dalam sebuah pernyataan: “Kongres telah dengan jelas memeluk kebutuhan untuk mendorong negara maju dalam perjalanan menuju integrasi UAS (Unmanned Aicraft System) penuh, termasuk operasi penglihatan, penerbangan orang-orang, akses ke tempat yang lebih tinggi ketinggian dan bahkan pengiriman paket. Kami berharap bisa bekerja sama dengan DPR dan Senat untuk mewujudkan potensi penuh UAS. “

Share

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 29, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5i Gen 10: Laptop Gaming Premium dengan RAM 32 GB Paling Worth It?

Ini adalah laptop High Performance kelas atas yang super worth…
October 28, 2026 - 0

Review HP Omnibook Ultra 14 (2026): Super Tipis, Desain Mewah, Performa Maksimal

Ini adalah laptop kelas premium dari HP yang beneran mewah!…
October 26, 2026 - 0

Review Infinix XBOOK 14 Neo: Laptop 2026 yang Terjangkau, Ringan, dng Warna Bodi Ceria

Laptop dengan nama “NEO” ini ternyata harganya mulai dari 7…
October 23, 2026 - 0

Review Axioo Hype Ai 5 (G3): Kencang & Irit dgn Intel Core Series 3 Wildcat Lake, Harga Terjangkau!

Ini salah satu laptop “Core 5 Series 3” paling terjangkau…

Gaming

October 30, 2026 - 0

Razer Hadirkan Reclusa Mini 65%, Keyboard Ringkas Dengan Magnetic Switch

Razer Reclusa Mini tampil sebagai keyboard gaming berskala 65% dengan…
October 30, 2026 - 0

ASUS Rilis ROG Swift OLED PG259QWS Ace & Strix OLED XG259QWPG Ace

ASUS ROG merilis monitor gaming kelas OLED 720Hz dan 540Hz…
October 30, 2026 - 0

Sony Hadirkan Cover Transparan Prism Collection Untuk DualSense & PS5

Sony merilis cover transparan bernama Prism Collection untuk DualSense dan…
October 30, 2026 - 0

Thrustmaster Luncurkan TCA Sky Yoke Flight Sim Controller

Thrustmaster TCA Sky Yoke hadirkan controller flight sim dilengkapi tujuh…