Direct Release: ASUS Pecah Lini ROG Strix dan Siapkan Varian Beast Terbaru

Reading time:
January 29, 2018

ROG Strix kini terdiri dari tiga varian produk. Traditional, Scar dan Hero

image2

Jakarta (29 Januari 2018) – Semakin maraknya pasar gaming membuat ASUS harus berinovasi untuk menghadirkan produk yang paling tepat bagi setiap pengguna yang berbeda. Sebagai produsen pemilik brand Republic of Gamers yang mendunia, ASUS terus mengembangkan lini produk yang ditujukan pada kalangan gamers profesional tersebut.

Terbaru, ASUS secara resmi telah mengekspansi lini laptop ROG Strix menjadi tiga bagian. ROG Strix Traditional, ROG Strix Scar dan ROG Strix Hero. Ketiganya ditujukan untuk segmen gamers yang berbeda-beda. Di luar itu, ASUS masih memiliki varian lain dari lini produk ROG yakni G series yang menawarkan performa tertinggi, dan juga GX series yang menawarkan fitur inovatif dan juga terobosan teknologi.

“Karakteristik setiap gamers berbeda-beda. Untuk itu kami harus menyediakan produk yang tepat untuk tiap-tiap individu pengguna,” sebut Galip Fu, Country Marketing Manager, ASUS Indonesia. “ROG Strix, varian laptop mainstream untuk kalangan gamers secara umum, kini didesain lebih spesifik untuk para gamers dari berbagai genre,” sebutnya.

 

ROG Strix Traditional, Scar dan Hero

Sebagai laptop varian mainstream dari ROG Strix, seri ROG Strix traditional ditujukan bagi kalangan gamers secara umum ataupun para designer grafis, video editor dan 3D modeler. Laptop ini memiliki desain baru yang futuristis namun tetap hadir dalam dimensi yang tipis meski mengantongi spesifikasi komponen kelas atas di dalamnya. Layarnya mencapai 50% lebih terang dibandingkan produk kompetitor.

Varian terbaru, yakni ROG Scar dan Hero, ditujukan untuk pengguna gamers spesifik. ROG Scar ditujukan pada penggemar game-game berbasis first person shoot (FPS) seperti Counter Strike, Battlefield, Call of Duty, Overwatch dan semacamnya. Laptop ini cocok untuk mereka karena memiliki layar dengan frame-rate yang sangat tinggi, hingga 120Hz, serta refresh rate yang sangat cepat, mencapai 5 milidetik.

“Layar jenis ini akan membuat game dapat ditampilkan dengan sangat smooth di layar tanpa ada stutter ataupun tearing,” sebut Galip. “Refresh rate cepat juga akan menghilangkan efek ghosting saat pengguna sedang sibuk bertempur, menerjang semburan peluru lawan,” ucapnya.

Bagi penggemar game genre MOBA (Multiplayer Online Battle Arena), ASUS menghadirkan ROG Strix Hero Edition. Ia juga punya monitor 120Hz refresh rate. Berbeda dengan varian Scar, kelebihan lainnya adalah pada kontras warna yang lebih tinggi, 100% sRGB gamut. “Layar jenis ini akan memberikan kenyamanan lebih bagi para gamers pecinta game seperti Dota 2 ataupun League of Legends,” sebut Galip.

 

Designed to Conquer

Menurut data lembaga riset GfK hingga akhir 2017 lalu, ASUS mencatatkan sejarah baru di Industri gaming Indonesia dengan menguasai 64,1 persen pangsa pasar laptop game berbasis Nvidia GTX. Prestasi yang jauh lebih hebat dicatatkan ASUS di Indonesia di segmen laptop gaming berukuran layar di atas 16 inci.

“Menurut temuan GfK, ASUS Indonesia menguasai 81,9 persen pasar di segmen ini,” sebut Galip. “Dengan kata lain, ASUS ROG 17 inci merupakan pilihan utama pengguna yang mencari laptop dengan performa maksimum yang tersedia di pasar,” ucapnya.

Untuk itu, Galip menambahkan, ASUS akan terus memperkuat posisi di pasar tersebut dengan menghadirkan campaign Design to Conquer. “Akan ada laptop gaming beast terbaru yang dihadirkan untuk pengguna,” sebut Galip. “Sama seperti varian laptop ROG 17 inci lainnya, varian yang akan dihadirkan tepat pada 1 Februari mendatang, akan menawarkan performa gaming tertinggi,” sebutnya.

Share

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 29, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5i Gen 10: Laptop Gaming Premium dengan RAM 32 GB Paling Worth It?

Ini adalah laptop High Performance kelas atas yang super worth…
October 28, 2026 - 0

Review HP Omnibook Ultra 14 (2026): Super Tipis, Desain Mewah, Performa Maksimal

Ini adalah laptop kelas premium dari HP yang beneran mewah!…
October 26, 2026 - 0

Review Infinix XBOOK 14 Neo: Laptop 2026 yang Terjangkau, Ringan, dng Warna Bodi Ceria

Laptop dengan nama “NEO” ini ternyata harganya mulai dari 7…
October 23, 2026 - 0

Review Axioo Hype Ai 5 (G3): Kencang & Irit dgn Intel Core Series 3 Wildcat Lake, Harga Terjangkau!

Ini salah satu laptop “Core 5 Series 3” paling terjangkau…

Gaming

October 29, 2026 - 0

Valve Tambahkan Dukungan CD Drive ke Steam Frame dalam Hitungan Menit

Valve tambahkan dukungan CD drive ke kernel Steam Frame setelah…
October 29, 2026 - 0

Sony Hadiahkan US$50 Ribu Untuk Hacker Penemu Komponen Jailbreak

Sony membayar hadiah US$50.000 untuk hacker yang melaporkan celah keamanan…
October 29, 2026 - 0

Epic Games Akan Latih AI Untuk Dukung Unreal Engine

Epic Games akan mengubah EULA Unreal Engine agar game yang…
October 29, 2026 - 0

Nintendo Switch 2 Lite Dikabarkan Pakai Chip Samsung yang Hemat Daya

Nintendo Switch 2 Lite dirumorkan memakai platform Samsung 8LPU+ yang…