Dell – Ubah Sampah Menjadi Bahan Baku Produk

Reading time:
May 3, 2018

Saat menghadiri acara Dell di CES 2018 lalu, kami sempat mendengarkan cerita dari perwakilan perusahaan tersebut terkait upaya mereka menggunakan bahan baku dari hasil daur ulang sampah. Saat itu, bahan baku yang dibahas oleh Dell adalah emas yang mereka daur ulang dari limbah elektronik, dan mereka gunakan di laptop Latitude 5285 2-in-1. Kini, di acara akbar mereka di Las Vegas, Dell Technologies World 2018, pihak Dell mengungkapkan lebih banyak hal terkait upaya mereka itu.

DTW2018 Sustainable Supply Chain 01
Piyush Bhargava dari Dell ketika menjelaskan bahan daur ulang di produk Dell.

Circular, Bukan Linear

Piyush Bhargava, VP Global Operation, Dell, menyebutkan bahwa perusahaan tersebut berpandangan bahwa pengadaan bahan baku untuk produksi produk mereka tidak boleh menggunakan bentuk linear, dalam artian tidak ada tindak lanjut apapun setelah produk mereka tidak digunakan lagi oleh penggunanya. Dell menekankan konsep circular, yang berarti mereka akan mendaur ulang limbah elektronik untuk mendapatkan bahan baku yang akan digunakan lagi untuk produksi produk mereka. Konsep ini membuat produk dari Dell lebih ramah lingkungan, dengan tidak membiarkan limbah elektronik yang tidak bisa didaur ulang alami mengotori lingkungan.

Plastik, Carbon Fiber, dan Emas

Dell menggunakan beberapa jenis bahan daur ulang dalam produk-produk mereka, yaitu plastik, carbon fiber, dan emas. Khusus untuk plastik, terdapat beberapa sumber yang bisa mereka daur ulang, seperti plastik dari produk-produk kemasan makanan dan minuman, plastik bekas dari limbah elektronik, dan plastik dari sampah di laut. Hasil daur ulang itu mereka gunakan misalnya di bodi beberapa produk, seperti lini display, OptiPlex, dan juga kemasan penjualan produk mereka.

DTW2018 Sustainable Supply Chain 02

Sementara untuk carbon fiber, mereka menggunakan sisa-sisa carbon fiber untuk produksi perangkat, mendaur ulang sisa-sisa itu untuk digunakan di aksesori untuk lini Latitude. Sedangkan untuk emas, mereka mengumpulkan limbah elektronik, mendaur ulang emas yang digunakan untuk jalur elektrik di dalamnya, dan menggunakannya lagi untuk kegunaan yang sama. Dell juga mencoba mempertimbangkan penggunaan bahan daur ulang lain dan bahan ramah lingkungan lain untuk bagian-bagian dari produk mereka.

DTW2018 Sustainable Supply Chain 03

Lebih Baik Lagi di Masa yang Akan Datang

Satu hal yang menarik, ke depan, Dell berusaha untuk menyerap lebih banyak “sampah” seperti yang disebutkan di atas untuk mencoba menghasilkan lebih banyak bahan baku untuk produksi produk mereka. Salah satu target yang sempat dibahas juga oleh Dell adalah menyerap hingga 80 ton sampah plastik di laut di tahun 2025 nanti, 10x lipat yang sudah mereka lakukan saat ini. Dune Ives, dari Lonely Whale, salah satu pihak yang bekerja sama dengan Dell mengatasi masalah sampah plastik, juga menyebutkan bahwa mereka juga “mengincar” Indonesia sebagai tempat di mana mereka bisa mengurangi masalah sampah plastik sembari mendapatkan bahan yang bisa didaur ulang oleh Dell. Selain itu, Jennifer Allison, eksekutif Dell terkait sustainable supply chain, menyebutkan bahwa praktik daur ulang untuk bahan baku ini harus diterapkan secara tegas dan transparan, memberikan bukti nyata bahwa Dell memang ingin berkontribusi untuk masalah lingkungan seperti ini.

Share
Tags:

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 29, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5i Gen 10: Laptop Gaming Premium dengan RAM 32 GB Paling Worth It?

Ini adalah laptop High Performance kelas atas yang super worth…
October 28, 2026 - 0

Review HP Omnibook Ultra 14 (2026): Super Tipis, Desain Mewah, Performa Maksimal

Ini adalah laptop kelas premium dari HP yang beneran mewah!…
October 26, 2026 - 0

Review Infinix XBOOK 14 Neo: Laptop 2026 yang Terjangkau, Ringan, dng Warna Bodi Ceria

Laptop dengan nama “NEO” ini ternyata harganya mulai dari 7…
October 23, 2026 - 0

Review Axioo Hype Ai 5 (G3): Kencang & Irit dgn Intel Core Series 3 Wildcat Lake, Harga Terjangkau!

Ini salah satu laptop “Core 5 Series 3” paling terjangkau…

Gaming

October 30, 2026 - 0

GTA 6 Dikabarkan Butuh Download 210 GB di PS5

GTA 6 dikabarkan akan meminta pemainnya untuk mengunduh file data…
October 30, 2026 - 0

Razer Hadirkan Reclusa Mini 65%, Keyboard Ringkas Dengan Magnetic Switch

Razer Reclusa Mini tampil sebagai keyboard gaming berskala 65% dengan…
October 30, 2026 - 0

ASUS Rilis ROG Swift OLED PG259QWS Ace & Strix OLED XG259QWPG Ace

ASUS ROG merilis monitor gaming kelas OLED 720Hz dan 540Hz…
October 30, 2026 - 0

Sony Hadirkan Cover Transparan Prism Collection Untuk DualSense & PS5

Sony merilis cover transparan bernama Prism Collection untuk DualSense dan…