Huawei Tuntut Verizon Hingga USD 1 Milyar

Reading time:
June 14, 2019

Dampak dari aturan larangan dagang yang diberikan kepada Huawei oleh pemerintah Amerika Serikat semakin terlihat. Pekan ini, Huawei menuntut Verizon, salah satu perusahaan penyedia layanan internet di Amerika Serikat terkait ratusan paten yang digunakannya. Mereka meminta Verizon untuk membayar penggunaan lisensi yang dimiliki oleh Huawei.

5cfeeebda3101765669e41b6

Dilansir dari New York Times, Huawei menganggap bahwa Verizon telah menggunakan 238 hak paten yang dimiliki oleh Huawei. Paten ini mencakup berbagai peralatan network yang digunakan oleh Verizon, termasuk peralatan network inti, infrastruktur jalur kabel ke teknologi IoT dan berbagai teknologi Wireless pada perangkat milik Verizon. Dilansir dari CNBC bahwa total biaya lisensi paten yang harus dibayar oleh Verizon mencapai USD 1 milyar.

Sebenarnya masalah lisensi hak paten ini sudah ada sejak bulan Maret lalu. Pada surat tanggal 29 Maret 2019 yang didapat dari The Wall Street Journal, Huawei menulis ke Verizon bahwa mereka percaya terhadap berbagai keuntungan jika Verizon membayar lisensi dari paten yang dimiliki oleh mereka. Mengingat bahwa Huawei telah dilarang untuk memperjualkan perangkat mereka di Amerika Serikat, cara ini dinilai dapat menjadi alternatif untuk tetap mendapatkan keuntungan dari beberapa perusahaan Amerika.

Juru bicara dari Verizon, Richard Young mengatakan bahwa ia tidak ingin memberikan komentar apapun terkait surat itu, mengingat masalah legal yang terdapat di dalamnya. Young hanya berkata bahwa masalah ini lebih besar dari sekedar Verizon. Young juga menambahkan bahwa isu geopolitik ini memiliki dampak yang cukup besar bagi seluruh industri. Huawei sendiri belum memberikan pernyataan resmi perihal masalah ini.

Sumber: New York Times, CNBC, The Wall Street Journal

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…
April 10, 2026 - 0

Review ADVAN Workplus AI: Makin “Plus” Buat Kerja Berat dan Main Game

Laptop tipis dan ringan ini punya tipe GPU yang mirip…
March 26, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook S16 OLED (UM5606GA): Tipis dan Ringan tapi Kencang dan Kekinian!

Ini adalah ASUS Zenbook S 16 OLED keluaran 2026. Desainnya…

Gaming

April 25, 2026 - 0

Update Besar Slay the Spire 2 Picu Gelombang Review Negatif

Kehadiran update besar untuk Slay the Spire 2 justru memicu…
April 25, 2026 - 0

Xbox Fokus Perkuat Game Pass Dengan Tekankan Harga dan Fleksibilitas

Xbox tetapkan Game Pass sebagai prioritas layanan utama, dengan fokus…
April 24, 2026 - 0

Avalanche Studios Buka Rekrutmen untuk Proyek Game AAA Baru

Kreator dari seri Just Cause, Avalanche Studios, membuka rekrutmen untuk…
April 24, 2026 - 0

Xbox Tinggalkan Branding Microsoft Gaming & Siap Evaluasi Eksklusivitas

Xbox resmi kembali ke branding lama mereka, sambil siapkan untuk…