Shuttle Bus Kendali Otomatis dari Volkswagen akan Dimulai Tahun 2022

Reading time:
December 17, 2019
volkswagen

Perkembangan teknologi tidak melulu soal gadget. Sejak beberapa tahun belakangan ini, berbagai brand mulai menginvestasikan diri untuk turut mengembangkan teknologi kendaraan dengan kendali otomatis tanpa supir, atau kendaraan self-driving. Walau mungkin teknologi kendaraan kendali otomatis ini masih akan lama untuk bisa digunakan oleh masyarakat publik, ada berbagai perbincangan dan proyek yang membuat teknologi ini masih bisa dinikmati oleh masyarakat secara luas, yakni dengan mengembangkan teknologi tersebut untuk digunakan di transportasi umum seperti shuttle bus.

Volkswagen sebagai salah satu brand kendaraan yang populer baru saja mengumumkan kerja samanya dengan Qatar Investment Authority dalam mengembangkan “Project Qatar Mobility”, di mana proyek ini akan fokus terhadap pengembangan transportasi umum seperti bus atau shuttle bus untuk bisa dikendalikan secara otomatis tanpa bantuan supir atau pengendara.

Ide dan tujuan dari proyek ini adalah nantinya untuk memberikan shuttle bus kendali otomatis untuk wilayah Doha, di mana para kendaraan ini akan digunakan untuk penumpang kapal ferry di wilayah Westbay yang memiliki rute semi-fixed. Akan ada sekitar 35 ID Buzz vans otomatis yang digunakan untuk mengangkut hingga empat orang per satu kali perjalanan, sementara Scania diharapkan bisa menampung lebih banyak lagi untuk perjalanan menuju kapal ferry.

Shuttle dan bus kendali otomatis ini diharapkan bisa masuk ke jalanan sebelum tahun 2022, dengan masa uji coba akan dimulai tahun 2020, dan uji coba skala besar akan dimulai tahun 2021. Chairman dari Volkswagen, Herbert Diess, menyebutkan bahwa Project Watar Mobility akan membawa peranan penting dalam strategi “Together 2025+”. Pihaknya juga menyebutkan bahwa dengan pertumbuhan ekonomi, perkembangan sosial, dan tantangan manajemen lingkungan merupakan bagian dari visi Volkswagen, dan menggaris bawahi komitmen mereka untuk berinvestasi pada mobilitas generasi berikutnya. Pihaknya akan menggunakan pengalaman pembelajaran dunia dan menggunakan proyek sebagai batu loncatan untuk generasi yang akan datang.

Share
Tags:

Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Ini dia Laptop pertama Polytron dengan prosesor AMD Ryzen. Harganya?…
May 25, 2026 - 0

Review Acer TravelMate X4 14 AI: Laptop Bisnis AI Cepat, Ringan & Produktif

Kata siapa bisnis UMKM ga butuh Laptop canggih?! Apalagi sekarang…
May 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook DUO 2026 (UX8407AA): Desain Baru, Makin Kokoh, Makin Kenceng!

Kerja serius pakai laptop thin and light biasa? Kurang mantap…

Gaming

June 15, 2026 - 0

Nintendo Hanya Bisa Gugat Palworld Versi Lama

Perkembangan terbaru kasus Nintendo vs Palworld menunjukkan ruang lingkup gugatan…
June 15, 2026 - 0

SNK Siapkan Dua Game Metal Slug Baru Untuk Rayakan Ulang Tahun ke-30

Bersamaan dengan perayaan 30 tahun Metal Slug, SNK mengumumkan Metal…
June 15, 2026 - 0

ARC Raiders Dikabarkan Uji Coba Mode PVE di Versi China

ARC Raiders versi China dikabarkan mulai menguji fitur PVE bernama…
June 15, 2026 - 0

Producer Final Fantasy VII Remake Siap Garap JRPG Baru Setelah Revelation

Naoki Hamaguchi mengaku ingin tetap mengerjakan JRPG setelah Final Fantasy…