[Direct Release] Penjualan Produk Elektronik di E-Commerce Tumbuh Drastis Sejak Pandemi

Author
Irham
Reading time:
March 5, 2021

Penjualan online salah satunya melalui platform e-commerce mengalami peningkatan drastis sejak adanya pandemi. Berdasarkan riset yang dilakukan oleh MarkPlus, Inc bertajuk Perilaku Konsumen E-commerce Tahun 2021, selain produk seperti fesyen dan kecantikan, produk elektronik juga mengalami kenaikan penjualan di platform e-commerce selama masa pandemi. Dari 500 responden, sekitar 26% membeli produk elektronik rumah tangga seperti microwave, blender, dan mixer di e-commerce.

Albert Fleming, General Manager of Home Appliances Polytron mengatakan, terdapat kenaikan penjualan di kanal online dan penurunan pada kanal offline. Produk pada kategori Big Appliances seperti kulkas, mesin cuci, dan lainnya meningkat drastis. Begitu pula kategori Small Appliances seperi blender dan microwave.

Baca Juga: Direct Release: Tren Speaker Active Terbaru Dengan Design yang Compact dan Serba Digital 

riset e-commerce

 “Di kanal online, seperti e-commerce kategori Major Domestic Appliances (MDA) atau Big Appliances mengalami kenaikan penjualan pada tahun 2020 mencapai 145,7%. Sementara, Small Domestic Appliances (SDA) atau Small Appliances naik hingga 29,59%,” kata Albert dalam press conference virtual yang diadakan oleh MarkPlus, Inc. pada Kamis (04/03/2021).

Terdapat empat faktor utama bagi konsumen membeli produk elektronik di e-commerce, yaitu banyaknya promosi, trusted seller, fast delivery, dan free delivery. “Adanya free delivery juga membuat peningkatan penjualan produk elektronik. Karena barang elektronik yang bulky, ongkos kirim dapat menjadi mahal. Konsumen lebih memilih seller yang menyediakan free delivery,” tutur Albert.

Hal lain yang juga diperhatikan oleh konsumen dalam membeli produk elektronik yaitu originalitas produk yang ditawarkan oleh brand e-commerce. Hal ini didukung dengan riset yang dilakukan oleh MarkPlus, Inc. mengenai brand e-commerce pilihan konsumen dalam membeli produk elektronik, JD.ID menempati peringkat pertama dengan angka 51%, disusul oleh Tokopedia (50%), Lazada (34%), Shopee (29%), Blibli (26%), dan Bukalapak (19%).

Sementara itu, Rofi Uddarojat, Head of Public Policy and Government Relations Indonesian E-Commerce Association (idEA) mengatakan, saat Hari Belanja Nasional (Harbolnas) 2020 tren penjualan sudah kembali seperti sebelum pandemi. Hal ini membuat adanya peningkatan penjualan produk sekunder dan tersier di e-commerce seperti produk elektronik. Selain itu, adanya garansi produk original juga menjadi faktor lain dari kenaikan penjualan produk tersebut. Tidak hanya original, pendaftaran produk juga harus diperhatikan oleh pelaku usaha  yang memasarkan produknya di e-commerce.

Baca Juga: Direct Release: Shopee Dorong Kemajuan Program Ekspor melalui Dukungan Program “500.000 Eksportir Baru” Pemerintah

“Memang masih banyak produk palsu yang beredar di e-commerce terutama di kategori elektronik. Karena itu, penting untuk mendaftarkan ke Hak Kekayaan Intelektual (HKI) khususnya bagi UMKM. Dengan adanya garansi produk original, baik dalam kategori elektronik dan lainnya meningkatkan kepercayaan konsumen untuk membeli di e-commerce,” pungkas Rofi.

Lebih lanjut, Rofi mengatakan, dengan mendaftarkan ke HKI, penjual juga dapat scale up bisnis mereka dan go international dengan mengekspor produk yang difasilitasi dan dipermudah oleh marketplace.

Rhesa Dwi Prabowo, Head of High Tech, Property & Consumer Good Industry MarkPlus, Inc. mengatakan, untuk menjamin orisinalitas produk elektronik, brand perlu memiliki official stores di e-commerce. Namun, terkadang stok barang yang diinginkan tidak tersedia. “Availability produk di e-commerce juga menjadi aspek penting bagi brand untuk meningkatkan penjualan dan menjamin orisinalitas produk, terutama di kategori elektronik,” tutup Rhesa.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

July 22, 2026 - 0

Review Zyrex D-Tech: Rp 6 Jutaan, AMD Ryzen Quad-Core, Bisa Upgrade, Tapi…

Harga RAM naik, harga SSD naik, harga Laptop ikut naik.…
July 20, 2026 - 0

Review Axioo Hype AMD X1: Terjangkau, Kencang, & Aman Kalau Dimaling

“Kalau punya duit 5 jutaan, dapat Laptop seperti apa?” “Bisa…
July 16, 2026 - 0

Review Dell Pro 14 Essential: Dell Bikin Laptop Bisnis Terjangkau? Performanya Gimana?

Dell jualan laptop bisnis terjangkau di Indonesia? Iya, kalian gak…
July 14, 2026 - 0

Review Lenovo IdeaPad Pro 5a (14AGP11): Desain Makin Mewah, Bodi Kokoh, Performa Mantap!

Kalau denger laptop dengan nama “Pro”, apa yang ada di…

Gaming

July 27, 2026 - 0

Emulator Xbox 360 Ditemukan di Fitur Backward Compatibility PC

Emulator Xbox 360 ditemukan di Xbox Backward Compatibility PC, memicu…
July 24, 2026 - 0

Philips Perkenalkan Monitor Gaming 4K QD-OLED 165 Hz

Philips meluncurkan monitor gaming Evnia 32M2N6901A dengan panel 4K QD-OLED…
July 24, 2026 - 0

Acer Predator Atlas 8 Ungkapkan Harga yang Sulit Dijangkau

Acer mengungkap harga Predator Atlas 8 mulai US$1.340 hingga hampir…
July 24, 2026 - 0

Valve Perbarui Wishlist & Gift Steam Menjadi Lebih Pintar

Valve memperbarui Steam dengan Wishlist yang lebih pintar serta sistem…