Pria Ini Beli Situs Google Seharga Rp 40 ribuan
Seorang pria yang berprofesi sebagai web desainer asal Argentina, diketahui telah membeli domain situs Google Argentina yaitu Google.com.ar. Dan, menariknya lagi, domain situs Google Argentina tersebut dibeli dengan harga yang sangat murah, yaitu dengan harga 270 Peso atau sekitar Rp 40 ribuan.
Awalnya pria yang bernama Nicolas Kurona ini hanya iseng, saat membeli domain situs tersebut. Ia juga tidak melakukan langkah-langkah ilegal seperti melakukan peretasan dan sebagainya. Ia hanya mengunjungi situs jual beli domain, ketika hendak membuat sebuah halaman web.
Baca Juga: Telkomsel Luncurkan Enterprise Mobile Security, Solusi Keamanan Data Enterprise

Lalu saat itu ia mendapatkan pesan melalui WhatsApp yang mengatakan bahwa situs Google Argentina sedang down. Ia pun mencoba untuk memasukan pencarian pada Pusat Informasi Jaringan Argentina (NIC), organisasi yang bertanggung jawab untuk mengoperasikan domain kode negara.
Disana ia menemukan bahwa Google Argentina tersedia untuk dibeli. Meskipun tidak yakin akan berhasil, ia pun mencoba melakukan pembelian pada domain Google Argentina tersebut.

Ia pun akhirnya mendapatkan email, bahwa domain tersebut telah berhasil dibeli olehnya. Mendapatkan pesan tersebut ia pun tercengang, dan mencoba mengakses situs Google Argentina. Benar saja, disana ia mendapati data pribadinya muncul disana.
Baca Juga: Clubhouse Versi Android akan Hadir Mei 2021?
Pada hari rabu pukul 21.52 waktu setempat, Nicolas telah membeli nama domain Google Argentina. Maka, Semua dari jutaan pencarian Google Argentina saat itu, telah masuk ke domain miliknya. Nicolas akhirnya merasa cemas, karena ia sama sekali tidak berniat buruk saat melakukan hal tersebut. Bahkan kabar tersebut juga telah beredar cepat di media setempat.
Quiero aclarar que entre a https://t.co/XtzUy8WL36 vi el nombre de https://t.co/cK20BdyuxB disponible y lo compre legalmente como corresponde!
— Nicolas David Kuroña (@Argentop) April 22, 2021
Ia mengambil beberapa tangkapan layar dari proses pembelian domain tersebut dan kemudian mengunggahnya melalui Twitter. Ini dia lakukan sebagai klarifikasi, bahwa ia sama sekali tidak meretas akun Google Argentina, dan membelinya secara legal.
Setelah itu, dengan cepat domain situs tersebut telah dikembalikan ke Google Argentina. Tidak ada kejelasan mengapa situs tersebut sampai bisa tersedia untuk dibeli, namun teori sederhananya adalah domain Google Argentina tersebut telah habis masa berlakunya. Akan tetapi pihak Google Argentina mengklaim bahwa masa berlaku situs baru akan habis pada bulan Juli mendatang.














