Direct Release: Di HDC.Cloud 2021, Huawei Rilis 6 Produk Terobosan Baru Percepat Transformasi Cloud dan Kecerdasan di Lingkup Bisnis

Reading time:
May 3, 2021
Huawei dan para mitra meluncurkan enam produk dan layanan baru yang inovatif di HDC.Cloud 2021

[Shenzhen, Tiongkok, 3 Mei 2021] Bertepatan dengan perhelatan Huawei Developer Conference (HDC.Cloud) 2021, Huawei meluncurkan enam produk dan layanan baru yang inovatif, terdiri dari HUAWEI CLOUD CCE Turbo cloud container cluster, CloudIDE intelligent programming assistant, GaussDB (for openGauss) database, Trusted Intelligent Computing Service (TICS), Pangu Model (yakni model NLP dan CV terbesar di dunia berasal dari Tiongkok), serta perangkat lunak infrastruktur untuk mendukung komputasi yang makin terdiversifikasi. Keenam produk baru tersebut menghadirkan efisiensi dan kualitas pada level yang lebih tinggi guna mendukung pengembang dalam memasuki babak-babak baru di masa depan.

Huawei sekaligus mengumumkan investasi sebesar US$220 juta untuk penyelenggaraan Huawei Developer Program 2.0 tahun ini. Huawei Developer Program 2.0 terdiri dari tiga gelaran, yakni HUAWEI CLOUD Partner Innovation Program, Kunpeng OpenMind Project, dan Ascend OpenMind Project. Dukungan ini diharapkan akan dapat turut memperkokoh ekosistem HUAWEI CLOUD, Kunpeng, dan Ascend yang telah terbangun selama ini.

HDC.Cloud 2021 menjadi ajang berkumpulnya tokoh-tokoh top dari kalangan industri, akademisi, serta sejumlah pimpinan dari kalangan ekosistem pengembang, yang membahas tren-tren mutakhir di bidang cloud, AI, komputasi, dan sumber-sumber terbuka.

Perhelatan HDC.Cloud 2021 dibuka oleh Richard Yu, Executive Director Huawei, yang sekaligus menjabat sebagai CEO Huawei Cloud BU dan Consumer Business Group. Dalam pidatonya, Yu menyampaikan bahwa, “Di tahun 2025, 100 persen perusahaan di seluruh dunia diperkirakan akan memanfaatkan teknologi cloudCloud merupakan masa depan di industri sekaligus menjadi fondasi bagi terselenggaranya transformasi digital di kalangan enterprise. Pengembanglah yang menjadi jiwa bagi industri. Huawei berkomitmen untuk terus membuka seluruh kapabilitas inovasi teknologinya dan bersama-sama dengan para pengembang dan mitra mendorong percepatan transformasi di bidang cloud dan kecerdasan di lingkup bisnis.”

Richard Yu Executive Director Huawei sekaligus CEO Huawei Cloud BU dan Consumer Business Group

Melalui pengembangan dan penerapan teknologi cloud native dan AI, industri saat ini tengah berupaya mempercepat pembaruan ke model kecerdasan yang mendukung seluruh skenario. Berikut 6 Produk Revolusioner untuk Cloud Native dan AI:

  1. HUAWEI CLOUD CCE Turbo: percepat inovasi aplikasi di lingkup enterprise

Kontainerisasi menjadi hal krusial dalam proses modernisasi aplikasi. Seiring dengan makin tingginya penggunaan kontainerisasi di sistem inti maupun layanan-layanan inovatif di perusahaan, ekspektasi perusahaan terhadap performa, tingkat elastisitas, hingga kapabilitas dalam penjadwalan meningkat. Kehadiran HUAWEI CLOUD CCE Turbo mampu mendukung akselerasi dalam komputasi, jaringan, hingga penjadwalan.

Dalam akselerasi komputasi, CCE Turbo adalah satu-satunya klaster kontainer di industri yang mendukung pembongkaran komponen kontainer penuh tanpa kehilangan sumber daya atau kinerja server. Fitur ini membantu perusahaan yang bergerak di layanan pendidikan, VIPKid, dalam meningkatkan kinerja layanan audio dan video hingga 40 persen, tanpa terjadinya frame freezing. Dan hal ini akan memberikan kemudahan bagi para pengguna kelas online tanpa frame freezing.

  1. HUAWEI CLOUD CloudIDE: asisten pemrograman cerdas bagi pengembang

CloudIDE menghadirkan pengalaman pemrograman yang ringan dan cepat bagi pengembang. Ini memungkinkan mereka melakukan pemrograman cerdas secara daring kapanpun, di manapun, serta mendukung beragam terminal yang digunakan. Berkat teknologi untuk merampungkan kode secara cerdas dari SmartAssist, CloudIDE dapat menemukan semua hasil dari penyelesaian kode tersebut, dan menentukan serta mengurutkan hasil-hasil yang menurutnya mungkin, lalu meningkatkan akurasi multisimbol maupun pada kode hasil eksekusi yang panjang.

  1. HUAWEI CLOUD GaussDB (for openGauss) database: pilihan terpercaya untuk migrasi data inti perusahaan ke cloud

Agar perusahaan benar-benar beralih ke cloud dan menjadi perusahaan yang berbasis data, langkah penting yang harus mereka lakukan adalah memigrasikan database-nya ke cloud. Tidak seperti database tradisional, HUAWEI CLOUD GaussDB (for openGauss) memiliki kinerja tinggi mampu memproses transaksi 54 persen lebih tinggi daripada produk serupa di industri, dan latensi kueri kompleks 82 persen lebih rendah daripada produk serupa.

Produk ini punya elastisitas tinggi terutama dalam menghadapi puncak lonjakan lalu lintas jaringan, node komputasi dapat diperluas hanya dalam beberapa menit dan kapasitas penyimpanan dapat diperluas dalam hitungan detik. Proses perluasan tidak mengganggu layanan dengan tingkat ketersediaan tinggi. Proses pemindahan bisa dilakukan dalam waktu 10 detik atau sepertiga dari yang biasa dibutuhkan oleh produk kompetitor. Solusi ini juga menghadirkan kapabilitas DR geo-redundan.

Sejak peluncuran Huawei Developer Program pada 2015 lalu, Huawei telah berkomitmen pada pengembangan filosofis dari perangkat keras terbuka, perangkat lunak sumber terbuka, pemberdayaan mitra, dan pengembangan SDM, seiring upayanya dalam membangun kemakmuran ekosistem industri.

Hingga saat ini, HUAWEI CLOUD, Kunpeng, dan Ascend telah menarik hingga 2,4 juta pengembang. HUAWEI CLOUD IaaS sendiri menempati peringkat kedua di Tiongkok dan kelima di dunia, ini menjadikannya sebagai vendor cloud arus utama dengan pertumbuhan paling tinggi. Produk motherboard berbasis Kunpeng yang dikirim oleh mitra telah menyumbang 52 persen dari total pengiriman produk berbasis Kunpeng pada 2020.

Informasi lebih lanjut mengenai peluncuran ini silahkan kunjungi:  https://developer.huaweicloud.com/intl/en-us/HDC.Cloud2021.html.

Share
Tags:

Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

July 7, 2026 - 0

2 Tahun Laptop Snapdragon: Makin Kencang atau Makin Mengecewakan?

Eh, kalian sadar tidak? Laptop Snapdragon X Series itu udah…
July 6, 2026 - 0

Review Acer Swift Go 14 AI Pro Edition: Ringan, Ringkas, Baterai Awet dan Bisa Gaming?

Laptop se-tipis, se-ringan dan se-cantik ini bisa main game Triple-A?…
July 4, 2026 - 0

Laptop Windows RAM Cuma 8 GB? Bisa Buat Apa? feat. Infinix XBOOK 15

Harga RAM naik tinggi banget dan sepertinya susah turun dalam…
June 28, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios Neo 16S AI: Prosesor Baru, Lebih Efisien, Bodi Tipis, Tetap Powerful!

Ini adalah laptop gaming dengan prosesor Panther Lake pertama yang…

Gaming

July 7, 2026 - 0

Console Xbox Generasi Berikutnya Diklaim Tinggalkan Disc Drive

Rumor menyebut Project Helix selaku console Xbox next-gen akan hadir…
July 7, 2026 - 0

Steam Machine Mulai Dihantui “Red Line of Death” Seperti Xbox 360

Kasus pertama “Red Line of Death” dilaporkan terjadi pada Steam…
July 6, 2026 - 0

Sony Mulai Alihkan Fungsi Pabrik Disc PlayStation Terbesarnya

Setelah keputusan 'digital only', pabrik disc PlayStation terbesar milik Sony…
July 6, 2026 - 0

Honkai: Star Rail Versi 4.4 Hadirkan Kolaborasi Fate Tahap Kedua

Honkai: Star Rail Versi 4.4 siap meluncur dengan hadirkan Himeko…