Crysis 2 (Multiplayer Mode): Aksi Cepat yang Seru dan Sangat Menantang!

Reading time:
April 8, 2011

Popularitas Crysis 2 telah dimulai bahkan sebelum gamenya keluar. Dengan adanya berbagai trailer, iklan, dan hype yang dibangun jauh sebelum gamenya dirilis membuat game ini layak ditunggu dan dimainkan semua gamer pecinta game action. Berbicara mengenai Crysis 2, Anda dapat menemukan dua jenis permainan dalam satu paket pembeliannya, yaitu mode campaign yang mengikuti cerita Alcatraz dalam menyelamatkan New York dari invasi alien bernama Ceph dan mode multiplayer online (review mengenai Crysis 2 mode campaign dapat Anda baca di sini). Mode multiplayer memiliki tema yang berbeda jauh dengan mode campaign. Bahkan, bisa dikatakan mode ini hampir menjadi game yang terpisah dalam Crysis 2 karena banyaknya feature menarik yang berbeda jauh dengan mode campaign.

review crysis 2 multiplayer mode 001

Bila Anda mengikuti perkembangan dan berita Crysis 2, bisa dipastikan telah mengetahui atau setidaknya mendengar mengenai demo mode multiplayer Crysis 2 yang dirilis beberapa saat sebelum game resminya keluar. Cuplikan mengenai hal ini juga dapat Anda baca dalam artikel mengenai preview demo Crysis 2 multiplayer mode. Bila boleh dibandingkan, tidak banyak sisi permainan yang berubah dari demonya. Mode ini paling tidak hanya menambahkan peta baru, beberapa perbaikan untuk kestabilan permainan, penambahan mode permainan, dan perlengkapan yang dapat digunakan. Anda belum sempat menyimak preview mengenai demo ini? Jangan khawatir, semua aspek mengenai mode multiplayer ini akan dipaparkan di dalam review ini.

Mode Multiplayer Menawarkan Banyak Kelebihan

Apakah Anda memperhatikan sebuah tren baru yang berkembang di dalam dunia game action? Pihak pengembang game belakangan ini mulai menjual game dengan cara baru, yaitu memberikan dua jenis paket permainan dalam sebuah game. Cobalah Anda mengambil contoh dari Call of Duty: Black Ops dan Call of Duty Modern Warfare 2. Kedua game tersebut memang memiliki mode campaign yang solid dan cerita yang menarik. Namun, pihak pengembang tidak berhenti sampai disitu saja dalam menjual gamenya. Mode multiplayer dengan feature yang berbeda dengan mode campaign merupakan aspek baru yang dijual di sini. Mengapa demikian? Hal ini dilakukan demi bertahan hidup di dalam kejamnya pembajakan game yang selalu menjadi momok bagi para publisher game. Wajar saja, tanpa penjualan berarti tidak ada uang masuk dan akhirnya membuat bangkrut perusahaan pembuat game.

review crysis 2 multiplayer mode 002
Mau menang di Crysis 2? Bersiaplah menanggung kalah terlebih dahulu.

Nah, oleh sebab itulah mengapa mode multiplayer menjadi daya tarik yang besar untuk membeli game asli. Karena, layanan ini hanya bisa diakses dengan menggunakan game asli dan hanya bisa dimainkan secara online (internet). Apalagi mode multiplayer selalu memberikan pengalaman bermain yang jauh lebih seru dan dapat dinikmati lebih lama dibandingkan mode campaign. Begitu juga dengan Crysis 2. Mode ini, selain memiliki latar belakang pertikaian yang berbeda dengan campaign, juga memiliki bentuk permainan yang dibuat semenarik mungkin.

Pertikaian dalam mode ini berkisar antara Marine dan CELL. Kedua pihak diberikan akses untuk menggunakan teknologi Nanosuit dalam pertempuran ini. Oleh karena itu, Anda masih dapat menggunakan berbagai kemampuan super yang menjadi ciri khas Crysis 2. Namun, game ini tidak berhenti sampai di situ saja. Setiap pemain akan diberikan feature unik untuk membentuk kemampuan karakter yang dimainkannya. Bila Anda lebih suka bermain secara Stealth, maka kemampuan itu yang akan berkembang. Begitu juga bila Anda lebih suka bertempur terbuka dengan menggunakan mode Armor. Maka kekuatan Armor itu yang akan berkembang. Karakter Anda juga dapat mengatur persenjataan yang digunakannya dan kenaikan level Nanosuit yang ditentukan dari nilai experience yang didapat dari pertempuran.

review crysis 2 multiplayer mode 003
Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 8, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook Ultra (2026): Ultra Tipis, Ultra Kencang, Ultra Irit

ASUS ExpertBook Ultra ini bisa dikatakan sebagai Laptop Bisnis pertama…
April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…

Gaming

May 8, 2026 - 0

Stranger Than Heaven Ungkap Detail Baru Untuk Story & Voice Actor

Ryu Ga Gotoku Studios akhirnya perlihatkan detail baru Stranger Than…
May 8, 2026 - 0

Tokoh Penting Dying Light Tinggalkan Techland

Tymon Smektala resmi meninggalkan Techland setelah lebih dari satu dekade…
May 7, 2026 - 0

Skull and Bones Dapatkan Update Saat Pemainnya Hampir Habis

Ubisoft mengungkap roadmap baru untuk Skull and Bones dengan kapal,…
May 7, 2026 - 0

Kreator 007 First Light Bicara Soal Kemungkinan Sekuel

IO Interactive jabarkan kemungkinan adanya sekuel untuk 007 First Light,…