Exclusive Interview ASUS di Computex 2023: Bahas Komersial Bisnis, Unit Bisnis Kedua Terbesar ASUS Saat Ini
Di event Computex 2023, selain mampir ke Booth ASUS, kami berkesempatan berkunjung ke kantor HQ ASUS dan melakukan interview ekslusif dengan Benson Lin, selaku ASUS Corporate Vice President.
Di interview kali ini kami banyak membahas mengenai bisnis ASUS di bidang komersial bisnis, serta mengenai perakitan produk ASUS secara lokal di Indonesia guna memenuhi regulasi TKDN.
Komersial bisnis sangat berbeda dengan bisnis konsumen, jadi apa alasan yang membuat Asus fokus pada produk komersial bisnis saat ini?
ASUS tidak fokus pada bisnis komersial baru saat ini. Sebenarnya, sudah 10 tahun yang lalu ASUS memulai bisnis komersial. Namun, ASUS pada awalnya hanya fokus pada beberapa negara seperti China dan Taiwan.
Saat ini, kami lebih memusatkan perhatian pada bisnis komersial karena kami merasa ini saat yang tepat, karena pasar konsumen bisnis komersial kami saat ini lebih baik, terutama di Indonesia. Dimana kami sekarang menjadi pemimpin di pasar konsumen, bukan hanya untuk laptop konsumen tetapi juga untuk laptop gaming.
Saat ini, bisnis komersial memegang bagian peranan besar dalam bisnis PC di dunia. Jadi, saya pikir ini saat yang tepat bagi ASUS untuk fokus pada bisnis komersial. Kami tidak ingin terlalu bergantung pada konsumer.
Dan juga banyak konsumen di Indonesia, bahkan distributor, yang bertanya mengapa ASUS tidak ingin menjual produk bisnis komersial di Indonesia? Sebenarnya, lima tahun yang lalu, perusahaan memutuskan untuk memperluas bisnis komersial secara global, terutama fokus di wilayah Asia Pasifik.
Negara seperti Indonesia, kami fokus pada negara-negara semacam itu terlebih dahulu karena kami dapat memanfaatkan distributor yang membantu meningkatkan kesadaran, konsumen, jadi kami berharap dapat membawa produk kami yang bagus ke negara-negara semacam itu. Terutama karena kami adalah perusahaan teknologi yang inovatif, menciptakan produk yang baik adalah bagian dari DNA kami, jadi saya pikir fokus pada bisnis komersial adalah saat yang tepat bagi kami untuk fokus pada hal ini.
Perusahaan juga menyadari bahwa bisnis komersial benar-benar berbeda dari produk konsumen. Dalam hal produk, mereka dilengkapi dengan solusi bisnis dan juga memiliki garansi dan layanan yang berbeda. Jadi kami memulai dari beberapa negara terlebih dahulu seperti China dan Taiwan hingga kami berhasil ”lulus”, dan melakukan ekspansi negara-negara lain.
Saat ini, bisnis komersial telah menjadi unit bisnis terbesar kedua di ASUS, karena total pasar yang tersedia untuk bisnis komersial saat ini lebih besar daripada pasar konsumen.
Di seluruh dunia, sekitar 55% pasar ada di bisnis komersial, sedangkan konsumen hanya 45%. Oleh karena itu, dalam beberapa tahun terakhir, kami telah meningkatkan investasi yang signifikan dalam bisnis komersial.
Sebenarnya Apa perbedaan utama dari produk Konsumer dengan Komersial Bisnis?
Menurut saya, perbedaan utamanya yang pertama, yaitu untuk produk konsumer, pengguna bisa memilih sendiri produk mana yang ingin mereka beli. Tetapi ketika kita bekerja di sebuah perusahaan, seringnya kita tidak bisa memilih produk mana yang ingin kita pakai karena yang menentukan pembelian produk adalah dari konsultan perusahaan.
Mengapa bergantung pada hal tersebut, karena perlu adanya standar keamanan, sistem manajemen, kebijakan perusahaan, yang harus disesuaikan dengan perusahaan tersebut.
Jadi, kebanyakan produk yang digunakan paling tidak memiliki masa pakai di atas lima tahun. Dibandingkan dengan produk konsumer, produk komersial bisnis, harus memiliki realibilitas, keamanan dan durabilitas yang lebih lama.
Juga masalah kompatibilitas, biasanya perusahaan punya berbagai aplikasi solusi tersendiri, jadi perusahaan harus memastikan sistem bisa bekerja secara kompatibel. Itulah yang harus kami perhatikan di produk komersial bisnis. Jadi di komersial bisnis pun, produknya akan berbeda-beda.
Lalu siapa konsumennya? Jika di produk konsumer, konsumennya secara sederhana adalah pengguna perorangan. Sementara untuk produk komersial bisnis, tentu saja perusahaan, bisa mulai dari UMKM, dan yang lebih bisnis lagi bahkan hingga perusahaan multinasional, ataupun pemerintahan, edukasi, dan instansi lainnya.
Jadi memang ada fitur-fitur khusus yang dibutuhkan untuk produk komersial bisnsi. Contohnya lagi konektor RJ45 apakah di produk konsumer masih membutuhkan itu? Di komersial bisnis itu dibutuhkan, karena terkadang perusahaan membutuhnkan konektivitas yang aman, dan membutuhkan konektor RJ45 untuk hal itu. Atau juga untuk kebutuhan meeting, koneksi kabel RJ45 tentunya lebih dapat diandalkan ketimbang WiFi.
Biasanya perusahaan baik itu SMB maupun yang sudah berskala besar, membutuhkan solusi lengkap dari partner vendor teknologi untuk membantu mengembangkan bisnis mereka. Saat ini sendiri ASUS sudah punya solusi untuk komersial bisnis, namun solusi tersebut datang dari departemen yang berbeda-berbeda. Mulai dari solusi OP, CS, hingga komersial, dan distributornya bisa berbeda-beda seperti yang berlaku di Indonesia. Apakah ada langkah khusus yang bakal dilakukan ASUS untuk menyederhanakan hal tersebut agar bisa bersaing dengan kompetitor, karena kami melihat beberapa kompetitor telah menawarkan itu dalam satu paket keseluruhan?
Ya, sebenarnya itu terjadi karena sudah menjadi ”warisan” di perusahaan kami. ASUS beroperasi dengan bisnis unit yang berbeda-beda. Dan semua unit bisnis tersebut sendiri sudah ada terlebih dulu daripada produk solusi yang dihadirkan.
Dan sekarang kami telah mulai mencoba menggabungkan beberapa solusi tersebut melalui sales komersial kami. Namun untuk beberapa produk seperti perangkat Wi-Fi dan sebagainya, kami belum mengintegrasikan hal itu tersebut.
Tapi pertanyaan anda mirip seperti pertanyaan bos saya, bahwa kita harus mengintegerasikan semuanya bersama. Karena ini penting demi kepuasan konsumen, agar mereka bisa dengan mudah membangun sistem bersama solusi dari ASUS.
Saya tidak tahu bagaimana situasi di Indonesia, Tapi untungnya seperti di Taiwan beberapa distributor utama, mereka sudah memiliki sistem distribusi untuk solusi-solusi ASUS, dimana mereka juga menjalankan OP. Jadi distributor utama menangani berbagai kebutuhan konsumen solusi ASUS secara bersamaan.
Di sisi lain, dengan memasarkan produk lewat departemen yang berbeda, kami bisa fokus pada masing-masing produk secara lebih baik. Jadi menurut saya, ini bukan masalah besar untuk saat ini. Tapi tentu kami juga memperhatikan hal tersebut, apalagi untuk produk komersial bisnis ASUS yang saat ini semakin besar.
Saat ini ASUS sudah punya range produk yang sangat luas bagi end users, termasuk sektor B2B, bahkan beberapa tumpang tindih satu sama lain. Apa yang membuat ASUS berpikir bahwa sektor B2B ini harus menggunakan produk komersial bisnis ketimbang konsumen regular?
Tentu saja konsumen bisa memilih produk mana yang ingin mereka gunakan. Namun tentunya setiap produk punya fokus penggunaannya masing-masing. Dan untuk produk komersial bisnis, kami mengedepankan DNA kami yaitu realibilitas dan durabilitas.
Saya tidak bilang produk kelas konsumer itu jelek. Ini seperti beberapa mobil dengan kebutuhan berbeda, ada untuk mobil keluarga, mobil sport, offroad, taxi dan sebagainya, yang tentunya punya fungsi masing-masing yang berbeda.
Tapi beberapa perusahaan seperti di segmen SMB, atau untuk para freelancer, mereka memang bisa menggunakan produk kelas komersial bisnis maupun konsumer.
Beberapa konsumen yang lebih butuh laptop yang bisa dipakai dengan waktu yang lebih lama, bobot yang ringan, mereka bisa memilih produk komersial, dengan mengesampingkan hal-hal lain seperti resolusi layar yang tinggi di 2K atau 4K, namun mengkonsumsi daya yang lebih besar seperti yang ada di produk kelas konsumer.
Saya sendiri dulu memilih menggunakan laptop dengan performa terbaik, jadi saya memilih menggunakan laptop ROG. Tapi kemudian saya memilih laptop komersial, karena juga sudah punya performa yang tinggi, mudah dibawa kemana-mana tanpa terlihat fancy, serta daya baterai yang lama, sehingga bisa dipakai dimanapun. Jadi produk-produk komersial ini memang cocok untuk pengguna dari lingkup enterprise.
Jika konsumer tidak memilih produk komersial bisnis pun, itu tidak akan banyak mempengaruhi unit bisnis komersial. Karena segmen komersial bisnis ini sendiri memiliki pangsa pasar yang sangat besar.
Bicara soal kompetitor, saat ini kompetitor menawarkan ”on-site” service kepada pelanggan mereka sejak beberapa tahun lalu, dan ASUS belum cukup dikenal di level service tersebut saat ini, atau paling tidak di Indonesia. Bagaimana rencana ASUS untuk meningkatkan aspek tersebut karena kami melihat level service seperti ini semakin penting dari tahun ke tahun?
Kami akan mengecek ini kembali dengan tim kami di Indonesia, karena sebenarnya kami sudah memiliki layanan ini. Namun sepertinya belum cukup besar, jadi mungkin anda belum cukup aware dengan bahwa kami sudah punya layanan ini. Jadi tim kami harus bekerja lebih keras lagi.
Tapi kami memiliki prinsip, bahwa tidak cukup hanya melihat apa yang telah dimiliki oleh brand yang sudah ada, namun harus berprinsip mengapa ”orang-orang memilih brand tersebut?”
Pada tim, saya selalu menekankan bahwa kita tidak bisa berkompetisi dengan brand lain, sampai kita bisa setara atau bahkan lebih baik. Jika tidak, kita tidak akan bisa memenangkan market.
”Jadi, karena pertanyaan anda ini sepertinya kami harus jualan lebih keras lagi di Indonesia,..”
Dibandingkan dengan negara lain, Indonesia punya regulasi yang namanya TKDN. Pemerintah Indonesia memiliki aturan yang ketat, khususnya sektor pemerintahan, untuk proyek komersial. Dimana vendor yang ingin ikut proyek tersebut, vendor harus memiliki perakitan lokal ataupun produksi lokal. Kompetitor ASUS sudah memiliki manufaktur untuk produk mereka secara lokal sejak 2013. Lalu bagaimana dengan ASUS, apakah ada rencana untuk meningkatkan kemampuan manufaktur lokal, baik dari segi kuantitas maupun line-up produk di Indonesia?
Sebenarnya saat ini kami sudah punya model yang dimanufaktur di Indonesia, yang bekerjasama dengan manufaktur lokal PT Sat Nusa Persada di Batam. Kami telah mengerjakan beberapa produk seperti Chromebook, Laptop dan Router, dan kami rasa tahun ini kami juga akan mengerjakan Desktop.

TKDN memiliki angka tertentu yang harus dipenuhi, dan kami mengapresiasi dan menghormati aturan tersebut. Jadi kami sebenarnya sudah mulai mengeksekusi itu sejak dua tahun lalu, dan produk pertama kami sudah dirilis tahun lalu sekitar Q3 atau Q4. Dan rencananya kami juga akan melakukan itu tidak hanya di Indonesia tapi juga di negara-negara lain, untuk mendukung industri di negara tersebut.
Dan bicara soal SKU, apakah ada rencana mendesain produk yang spesial ditujukan untuk pasar Indonesia?
Ya sudah kami memiliki tim yang kami sebut “design thinking team” dan kami menerima masukan tersebut secara lokal. Namun tentunya tiap negara memiliki lingkungan yang berbeda, jadi kami memutuskan untuk mengirim masukan tersebut ke tim pusat kami, dan nantinya tim pusat akan melakukan survey secara lokal untuk melakukan studi vertikal di industri.
Contohnya untuk produk yang akan digunakan di bidang medis atau di ritel. Di masing-masing industri tersebut memiliki persyaratan khusus, yang berlaku pada lingkup berbeda di masing-masing negara, termasuk seperti di Indonesia.
Misalnya di suatu wilayah, memiliki masalah dimana tenaga listrik tidak stabil yang mana ini akan memberi efek pada perangkat itu sendiri. Dari studi ini kami akan menggarap produk dengan desain khusus ini, tidak hanya untuk satu negara atau satu wilayah saja, tapi kami juga akan menghadirkannya secara lebih luas ke wilayah-wilayah yang memiliki studi masalah yang sama.
Apalagi kami terbilang baru di sini (perakitan lokal) di banding kompetitor lain, jadi kami harus melakukan sesuatu yang unik, dan cocok dengan lingkungan setempat, barulah kami menghadirkan perangkat yang spesial. Khususnya untuk di Indonesia, dan juga negara-negara Asia Tenggara lainnya.
Jadi inilah kesempatan kami untuk memenangkan kompetisi. Tidak hanya untuk satu kali, tapi kami akan melakukan ini secara berkelanjutan.
Pertanyaan terakhir, Bisakah menjelaskan secara secara singkat mengapa UMKM dan korporat harus menggunakan produk komersial bisnis ASUS?
Menurutku ASUS telah memiliki DNA inovasi teknologi untuk mendesain dan mengembangkan perangkat komersial terbaik, meskipun kami brand yang baru di bidang tersebut.
Namun ketika anda menggunakan produk tersebut, saya bisa menjamin anda akan memiliki pengalaman yang hebat, seperti anda membeli produk ASUS untuk anda sendiri. Kenapa? Karena anda yakin anda menyukai produk ASUS.
Tapi jika anda seorang bos perusahaan, dan anda harus menyediakan perangkat seluruh tim, jangan khawatir, kami akan menyediakan produk terbaik dan layanan terbaik untuk anda!













