Teknologi 3nm Diborong Apple dan Industri AI, Pendapatan TSMC Bulan Juli Naik Tinggi
Pendapatan perusahaan chip Taiwan Semiconductor Manufacturing Company (TSMC) untuk bulan Juli naik dibandingkan bulan sebelumnya, meskipun lebih rendah dari tahun lalu.
Biasanya, pendapatannya turun antara Juni dan Juli, tapi kali ini ada faktor tambahan yang membuat pendapatan naik. TSMC berhasil mendapatkan pendapatan sekitar NT$177 miliar pada Juli, turun sekitar NT$9 miliar dari tahun sebelumnya, tetapi naik sekitar NT$21 miliar dari Juni.
Pendapatan Pertahun Turun, Karena Produksi Teknologi Baru

Tahun 2023 adalah tahun yang “mahal” bagi TSMC karena mereka mulai memproduksi teknologi pembuatan chip terbaru dalam jumlah besar. Teknologi ini disebut N3, dengan ukuran sirkuit sekitar 3 nanometer.
Namun, membuat chip dengan teknologi baru memerlukan biaya awal yang tinggi, yang bisa mempengaruhi keuntungan TSMC di awal produksi.
Tahun ini, mereka juga menghadapi pasar yang melambat, tidak seperti tahun-tahun sebelumnya dimana demand semikonduktor sangat tinggi bahkan sampai terjadi kelangkaan di beberapa produk karena suplai yang tidak mampu mengakomodir kebutuhan tersebut.
Pada bulan Juni, TSMC melaporkan pendapatan sekitar NT$156 miliar, turun 11% dari tahun sebelumnya. Tapi bank investasi Goldman Sachs menaikkan target harga saham TSMC, karena mereka berharap laba akan lebih tinggi di tahun-tahun mendatang.

Bulan Juli Meningkat Tinggi, 3nm Diborong Apple dan Tren AI
Pendapatan TSMC Juli 2023 mencapai NT$177 miliar, turun 4,8% dari tahun sebelumnya, tapi naik 11% dari bulan Juni. Ini lebih baik dibandingkan Juli 2022, 2021, dan 2020.
Pada tahun-tahun sebelumnya, pendapatan TSMC di bulan Juli tumbuh positif dibandingkan tahun sebelumnya, tapi biasanya turun dari bulan Juni.
Tapi kali ini, ada perbedaan, pendapatan naik 14% dari Juni. Ada spekulasi bahwa ini terjadi karena ada pesanan produk chip untuk teknologi AI yang meningkat dan pengiriman chip 3-nanometer. Apple jadi salah satu klien pertama yang bakal menggunakan teknologi tersebut.
Namun, TSMC belum memastikan apakah kecerdasan buatan akan terus meningkatkan pendapatan mereka. Mereka masih ingin melihat lebih dulu tren sebelum membuat keputusan berikutnya.
Perusahaan lain yang bisa mendapat manfaat dari perkembangan kecerdasan buatan adalah NVIDIA Corporation. Ya, seperti kita ketahui, nilai saham NVIDIA sendiri tahun ini melonjak tinggi berkat super chip mereka yang banyak dipakai di industri AI.















