Intel Berhenti Kembangankan Teknologi Cryo Cooling
Masih ingat dengan sub-ambient cooler yang dikembangkan Intel? Kabar terbaru mengatakan jika mereka berhenti mengembangkan teknologi yang juga dikenal sebagai Cryo Cooling ini. Informasi ini didapatkan langsung dari situs resmi mereka yang mengatakan jika per 1 Juli 2023, pengembangan sistem ini resmi dihentikan dengan seri Raptor Lake sebagai prosesor terakhir yang kompatible dengan cooler ini.
Apa Itu Intel Cryo Cooling?
Bagi yang belum tahu, sub-ambient cooling memungkinkan kita mendinginkan CPU dengan suhu bisa di bawah rata-rata suhu ruangan. Ini menggunakan kombinasi dari hardware sistem pendingin, software, serta firmware yang bekerja sama mencapai suhu rendah tersebut dengan kontrol yang ketat. Ini memungkinkan CPU, khususnya untuk produk kelas atas, bekerja di suhu lebih rendah tanpa ada resiko kondensasi yang bisa berbahaya bagi keseluruhan sistem.
Teknologi ini diperkenalkan bersama dengan prosesor Core Gen 10 Comet Lake, yang berarti sudah berjalan untuk 4 generasi Core. Sayangnya, untuk generasi berikutnya, dukungan untuk Cyro Cooling ini sudah tidak tersedia lagi. Ini disebabkan karena raksasa chip ini sudah tidak lagi mengembangkan software pendukung teknologi ini. Mereka hanya menjanjikan ada update minor atau bugfix untuk platform yang sudah didukung selama ini, sampai akhir tahun ini.
Baca Juga: AMD Resmi Umumkan Arsitektur Zen 4c untuk Prosesor Laptop • Jagat Review
Terkait Cryo Cooling ini sendiri, sejauh ini memang terlihat kurang disambut luas produsen perangkat pendingin untuk PC. Sejak awal diumumkan, hanya ada Cooler Master dan EK saja yang meluncurkan produk yang menggunakan teknologi ini. Itupun jumlahnya sangat terbatas sekali. Jadi, tidak heran kalau Intel akhirnya menghentikan pengembangan sub-ambient cooling ini.












