Ilmuan China Bikin Implan Modul Pengisian Daya Wireless

Author
Irham
Reading time:
November 23, 2023

Ilmuan dari China mengembangkan semacam alat pengisian daya wireless, yang dapat diimplan ke tubuh manusia. Alat ini dibuat untuk kebutuhan medis, yaitu untuk modul yang berupa sistem bioelektronik.

Saat ini, sensor dan sirkuit bioelektronik yang aman tubuh dan bisa terurai sudah ada. Ini digunakan untuk sensor monitoring, dan pengiriman obat ke tubuh manusia. Tapi untuk modul daya bioelektronik, ini bisa dibilang adalah inovasi baru. Dan teknologi ini nantinya bisa digunakan untuk mengisi daya dari perangkat medis bioelektronik yang telah ada tersebut.

Implan Pengisian Daya Wireless

Desain alat ini sangat lembut dan fleksibel memungkinkannya menyesuaikan bentuk jaringan dan organ di dalam tubuh. Selain itu karena material yang digunakan yaitu biodegradable, maka memungkinan nantinya untuk terurai di dalam tubuh dalam waktu tertentu. Tidak hanya itu, karena pengisian daya dilakukan secara nirkabel, alat ini juga  diklaim lebih aman bagi tubuh pengguna dan tidak menyebabkan inflamasi.

Cara Kerja Implan Pengisian Daya Wireless

Cara kerja sendiri mirip seperti wireless charging di perangkat smartphone. Yaitu menggunakan kumparan yang berfungsi menerima daya, yang nantinya akan mulai mengisi daya saat kumparan pengirim daya didekatkan. Untuk memudahkan menerima daya, alat ini bisa diletakan di bawah kulit pasien.

Pada percobaan yang dilakukan pada tikus percobaan, alat ini bisa bekerja selama 10 hari. Lalu nantinya akan terurai secara otomatis di tubuh pengguna dalam waktu dua bulan. Sebenarnya, waktu pemakaian dari alat tersebut juga bisa disesuaikan, bergantung dari ketebalan komponen kimia pelindung yang digunakan.

Baca Juga: Di Tengah Huru-Hara, OpenAI Rilis Fitur ChatGPT Voice Untuk Pengguna Gratis • Jagat Review

Pada percobaan tersebut, alat ini digunakan untuk mengirimkan obat ke tubuh tikus-tikus yang disebutkan mengalami demam ragi. Dibandingkan tikus yang tidak diberikan implan, tikus-tikus yang telah diimplan dengan teknologi tersebut, memiliki suhu yang lebih rendah.

Satu masalah yang masih muncul di prototipe perangkat tersebut, yaitu tidak adanya switch untuk mematikan perangkat. Perangkat hanya berhenti bekerja setelah daya sudah habis. Jadi saat ini perangkat bioelektronik pengisian daya wireless ini masih terus dikembangkan lebih jauh lagi.

Sumber

Share

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 29, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5i Gen 10: Laptop Gaming Premium dengan RAM 32 GB Paling Worth It?

Ini adalah laptop High Performance kelas atas yang super worth…
October 28, 2026 - 0

Review HP Omnibook Ultra 14 (2026): Super Tipis, Desain Mewah, Performa Maksimal

Ini adalah laptop kelas premium dari HP yang beneran mewah!…
October 26, 2026 - 0

Review Infinix XBOOK 14 Neo: Laptop 2026 yang Terjangkau, Ringan, dng Warna Bodi Ceria

Laptop dengan nama “NEO” ini ternyata harganya mulai dari 7…
October 23, 2026 - 0

Review Axioo Hype Ai 5 (G3): Kencang & Irit dgn Intel Core Series 3 Wildcat Lake, Harga Terjangkau!

Ini salah satu laptop “Core 5 Series 3” paling terjangkau…

Gaming

October 29, 2026 - 0

Valve Tambahkan Dukungan CD Drive ke Steam Frame dalam Hitungan Menit

Valve tambahkan dukungan CD drive ke kernel Steam Frame setelah…
October 29, 2026 - 0

Sony Hadiahkan US$50 Ribu Untuk Hacker Penemu Komponen Jailbreak

Sony membayar hadiah US$50.000 untuk hacker yang melaporkan celah keamanan…
October 29, 2026 - 0

Epic Games Akan Latih AI Untuk Dukung Unreal Engine

Epic Games akan mengubah EULA Unreal Engine agar game yang…
October 29, 2026 - 0

Nintendo Switch 2 Lite Dikabarkan Pakai Chip Samsung yang Hemat Daya

Nintendo Switch 2 Lite dirumorkan memakai platform Samsung 8LPU+ yang…