Kamiya: Rilis Okami Gagal Besar!

Reading time:
July 9, 2024

okami1

Jika kita menyelam ke dalam library game-game yang dimiliki Capcom, maka kita akan menemukan begitu banyak game dan franchise yang saat ini tertidur “pulas”, yang juga datang dari beragam genre yang ada. Dari sisi action atau survival horror, ada Dino Crisis yang terus dipinta gamer. Sementara untuk genre JRPG? Kita semua merindukan kembalinya Breath of Fire dalam bentuk apapun ke industri game modern. Tidak lupa, Capcom juga punya satu game super unik dengan visual bak lukisan Jepang klasik berbintangkan karakter non-manusia yang saat ini juga jadi kecintaan banyak fans - Okami. Namun untuk judul yang satu ini, ada alasan mengapa Capcom tidak lagi melanjutkannya. Setidaknya fakta tersebutlah yang diungkapkan oleh sang penanggung jawab - Hideki Kamiya berserta rekan kerjanya di kala itu - Ikumi Nakamura yang kini mendirikan studio Unseen. Kamiya secara terbuka menyebut bahwa rilis Okami di tahun 2006 adalah sebuah kegagalan besar. Game tersebut bahkan gagal menyentuh angka 150 ribu kopi terjual dan disebut Kamiya sebagai salah satu alasan mengapa studionya di kala itu - Clover berujung tutup. Ia juga menyebut bahwa terlepas talenta yang dimiliki tim di kala itu, hasrat mereka untuk Okami juga sayangnya berada di level berbeda, ikut menjadi kontributor kegagalan tersebut. [caption id="attachment_84537" align="aligncenter" width="1280"] Hideki Kamiya menyebut bahwa rilis awal Okami di tahun 2006 silam terhitung gagal besar.[/caption] Okami sendiri saat ini untungnya memiliki predikat positif seiring usianya yang menua dengan beberapa kali sempat dijadikan sebagai target kolaborasi Capcom dengan game-game rilis terbarunya. Bagaimana dengan Anda? Sempat mencicipi game ini?
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

June 18, 2026 - 0

Review ASUS ROG Zephyrus Duo (2026): Kencang “Pol” Buat Multitasking & Gaming AAA

Laptop Gaming kekinian tuh harusnya kayak gini. Ini adalah “ASUS…
May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Ini dia Laptop pertama Polytron dengan prosesor AMD Ryzen. Harganya?…
May 25, 2026 - 0

Review Acer TravelMate X4 14 AI: Laptop Bisnis AI Cepat, Ringan & Produktif

Kata siapa bisnis UMKM ga butuh Laptop canggih?! Apalagi sekarang…
May 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook DUO 2026 (UX8407AA): Desain Baru, Makin Kokoh, Makin Kenceng!

Kerja serius pakai laptop thin and light biasa? Kurang mantap…

Gaming

June 21, 2026 - 0

Main Halo di PS5 Wajib Punya Akun Microsoft dan Xbox Gamertag

Halo: Campaign Evolved versi PS5 ternyata tetap mewajibkan pemain memiliki…
June 21, 2026 - 0

Game Indie Meccha Chameleon Tembus Penjualan 5 Juta Copy

Game indie buatan developer tunggal, Meccha Chameleon, berhasil menembus penjualan…
June 20, 2026 - 0

Epic Games Akan Rombak Store Launcher Supaya Lebih Cepat

Epic Games siapkan perombakan besar untuk Epic Games Store, dan…
June 20, 2026 - 0

Sony Mulai Andalkan AI untuk Masa Depan PlayStation

Sony mengungkap rencana penggunaan AI untuk pengembangan game, PS Store,…