SpaceX Rencana Upgrade Starlink Agar Internet Lebih Kencang Hingga Level Gbps!

Author
Mahfud
Reading time:
October 16, 2024

SpaceX baru-baru ini dilaporkan telah mengajukan permintaan kepada FCC untuk melakukan perubahan pada satelit Starling Network. Mereka meminta agar posisi satelit diturunkan ke orbit yang lebih rendah, sehingga konsumen Starlink dapat menikmati kecepatan internet yang lebih kencang hingga level gigabit per second (Gbps).

spacex satellite

Tidak hanya itu, perubahan tersebut juga memungkinkan internet dari Starlink punya latensi jaringan lebih rendah. Ya, latensi memang menjadi salah satu kekurangan dari layanan internet berbasis satelit Starlink ini, sementara kecepatannya sendiri meski bukan yang terkencang tapi sudah cukup kencang rata-rata di level ratusan megabit / second.

Nah, dengan maksud untuk meningkatkan kecepatan internet berkali-kali lipat ke level Gbps dan menurunkan latensi jaringan, SpaceX milik Elon Musk meminta agar ketinggian satelit mereka diturunkan sekitar 8,5 persen dari nominal ketinggian saat ini. SpaceX juga memiliki argumen pendukung lain agar pemintaan tersebut disetujui.

Dengan orbit yang lebih rendah, hal tersebut akan mengurangi potensi tabrakan dengan satelit lain dan ketika satelit tersebut sudah waktunya pensiun bakal lebih cepat terbakar habis oleh atmosfer bumi. Ini juga bakal memudahkan SpaceX untuk meluncurkan satelit baru di masa mendatang, memungkinkan jangkauan Starlink jadi lebih luas.

Kini, SpaceX harus menunggu persetujuan dari FCC, yang juga akan menerima masukan dari perusahaan-perusahaan lain. Terutama, SpaceX harus bisa meyakinkan bahwa perubahan yang mereka lakukan tidak akan mempengaruhi spektrum dari operator satelit lainnya.

Sumber

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Ini dia Laptop pertama Polytron dengan prosesor AMD Ryzen. Harganya?…
May 25, 2026 - 0

Review Acer TravelMate X4 14 AI: Laptop Bisnis AI Cepat, Ringan & Produktif

Kata siapa bisnis UMKM ga butuh Laptop canggih?! Apalagi sekarang…
May 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook DUO 2026 (UX8407AA): Desain Baru, Makin Kokoh, Makin Kenceng!

Kerja serius pakai laptop thin and light biasa? Kurang mantap…

Gaming

June 5, 2026 - 0

Helldivers 2 Akhirnya Ungkap Mode Roguelite “Planet Warfronts”

Arrowhead akhirnya bagikan detail mengenai Planet Warfronts, mode roguelite yang…
June 5, 2026 - 0

Control Resonant Picu Kontroversi Terkait Early Access Eksklusif PS5

Remedy benarkan pemain PS5 dapat memainkan Control Resonant dua hari…
June 5, 2026 - 0

Bug Parah Escape from Tarkov Sempat Hapus Progress Pemain PVE

Bug serius sempat membuat progress pemain PVE Escape from Tarkov…
June 5, 2026 - 0

Crimson Desert Resmi Memulai Pengembangan DLC Pertama

Dunia Crimson Desert tampaknya akan terus berkembang. Pearl Abyss resmi…