NVIDIA GeForce RTX 50 Series Resmi Diumumkan: Era Kreasi Konten dengan AI Generatif!

Author
Irham
Reading time:
January 7, 2025

NVIDIA baru saja mengumumkan kehadiran GeForce RTX 50 Series di ajang CES 2025. Seri GPU terbaru ini dirancang tidak hanya untuk kebutuhan gaming kelas atas,tapi juga untuk mendukung era baru pembuatan konten berbasis AI generatif. Ada model RTX 5090, RTX 5080, RTX 5070 dan RTX 5070 Ti.

NVIDIA RTX 50 Series

GeForce RTX 50 Series dibangun menggunakan aristektur terbaru NVIDIA Blackwell, dan diklaim menawarkan kecepatan hingga dua kali lebih cepat untuk model AI generatif dengan penggunaan memori lebih kecil dibandingkan generasi sebelumnya.

RTX 5090 menawarkan performa AI hingga 3400 TOPS, RTX 5080  di1800 TOPS, RTX 5070 di 1400 TOPS dan RTX 5070 di 1000 TOPS. Untuk fitur-fitur terbarunya, GPU ini dilengkapi encoder NVIDIA generasi kesembilan, DLSS 4, dan VRAM hingga 32GB untuk proyek video, livestreaming, dan 3D besar.

Pembaruan software yang tersedia termasuk efek AI baru di NVIDIA Broadcast, pembaruan RTX Video dan RTX Remix, serta NVIDIA NIM untuk mempercepat alur kerja AI.

Peningkatan Performa GeForce RTX 50 Series

Model tertingginya yaitu GeForce RTX 5090 hadir dengan memori 32GB, membawa peningkatan  performa hingga 33% dibandingkan RTX 4090. Lalu RT Cores Generasi Keempat di RTX 50 Series memberikan peningkatan kecepatan hingga 40% untuk aplikasi 3D.

Untuk kemampuan ekspor video, RTX 5090 dapat mengekspor video 60% lebih cepat dibandingkan RTX 4090, dan 4x lebih cepat dibandingkan RTX 3090.

Seri GPU terbaru ini juga sudah dilengkapi fitur DLSS 4 dengan Multi Frame Generation. Teknologi ini meningkatkan frame rate dengan AI yang menghasilkan hingga tiga frame tambahan untuk setiap frame yang dirender, memungkinkan navigasi animasi lebih mulus atau rendering 3D pada 60 fps atau lebih.

Dukungan Encoder dan Decoder Generasi Terbaru

GPU GeForce RTX 50 Series telah mendukung format warna 4:2:2 untuk video profesional, MV-HEVC untuk video 3D dan VR, serta mode AV1 Ultra High Quality. Keunggulan format 4:2:2 yaitu dapat menggandakan informasi warna dibandingkan 4:2:0, dengan peningkatan ukuran file hanya 1,3 kali, ideal untuk pengeditan video tingkat lanjut.

Baca Juga: Intel Resmi Umumkan Prosesor Core Ultra Series 2 untuk Laptop di CES 2025 • Jagat Review

GPU ini dapat mendekode hingga delapan sumber video 4K 60 fps secara bersamaan. RTX 5090 dilengkapi tiga encoder dan dua decoder, RTX 5080 memiliki dua encoder dan dua decoder, sementara RTX 5070 Ti dan 5070 memiliki konfigurasi yang lebih sederhana.

Encoder NVIDIA generasi kesembilan (NVENC) menawarkan peningkatan 5% pada kualitas video HEVC dan AV1, serta mode Ultra Quality untuk kompresi lebih efisien. Decoder generasi keenam memberikan kecepatan dekode dua kali lipat untuk video H.264, mendukung alur kerja video yang lebih cepat.

Teknologi ini akan diintegrasikan ke Adobe Premiere Pro, DaVinci Resolve, Capcut, dan Wondershare Filmora mulai Februari.

Teknologi AI di RTX 50 Series

Sementara dari segi AI, Stability AI memperkenalkan SPAR3D, model yang dapat menghasilkan mesh 3D dari gambar dalam hitungan detik menggunakan akselerasi RTX. RTX 50 series juga memilki dukungan RTX Remix untuk Modding. Platform modding ini memungkinkan peningkatan material otomatis dengan alat AI generatif, menghasilkan remaster RTX dengan ray tracing penuh.

Selain itu ada juga dukungan Neural Radiance Cache Dengan fitur ini, RTX Remix akan segera mendukung shader neural untuk memperkirakan pencahayaan tidak langsung yang akurat per piksel, meningkatkan realisme.

Ada pula fitur RTX Skin, dimana RTX Remix menghadirkan ray-traced sub-surface scattering pertama untuk kulit karakter dalam game, memberikan tingkat realisme baru pada tekstur kulit.

NVIDIA RTX 50 Series

GPU RTX 5090 dan 5080 akan tersedia mulai 30 Januari, diikuti RTX 5070 Ti dan 5070 pada Februari 2025, serta RTX 50 Series mobile untuk perangkat pada Maret 2025 mendatang.

Share

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 29, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5i Gen 10: Laptop Gaming Premium dengan RAM 32 GB Paling Worth It?

Ini adalah laptop High Performance kelas atas yang super worth…
October 28, 2026 - 0

Review HP Omnibook Ultra 14 (2026): Super Tipis, Desain Mewah, Performa Maksimal

Ini adalah laptop kelas premium dari HP yang beneran mewah!…
October 26, 2026 - 0

Review Infinix XBOOK 14 Neo: Laptop 2026 yang Terjangkau, Ringan, dng Warna Bodi Ceria

Laptop dengan nama “NEO” ini ternyata harganya mulai dari 7…
October 23, 2026 - 0

Review Axioo Hype Ai 5 (G3): Kencang & Irit dgn Intel Core Series 3 Wildcat Lake, Harga Terjangkau!

Ini salah satu laptop “Core 5 Series 3” paling terjangkau…

Gaming

November 1, 2026 - 0

Bungie Bagikan Status Unvaulting Destiny 2 & Destiny Legacy

Bungie mengungkap progres Destiny 2 Unvaulting, jadwal pemulihan hingga 2028,…
November 1, 2026 - 0

Audio-Technica Umumkan ATH-M50xSTS-WL StreamSet Untuk Streamer & Gamer

Audio-Technica ATH-M50xSTS-WL menawarkan headset wireless yang dilengkapi mikrofon profesional, noise…
October 31, 2026 - 0

Dune: Awakening Umumkan Expansion Gratis Blood and Ice

Dune: Awakening siapkan konten ekspansi gratis Blood and Ice untuk…
October 31, 2026 - 0

Honkai: Star Rail Version 4.7 Bawa Kisah Penutup Planarcadia Arc

Honkai: Star Rail Version 4.7 akhirnya membawa kisah penutup dari…