LG Siap Terjun ke Bisnis Alat Semikonduktor dengan Fokus untuk Sektor HBM

Author
Mahfud
Reading time:
July 14, 2025

LG Electronics diam-diam sedang menyiapkan langkah besar untuk masuk ke industri alat semikonduktor. Mereka dilaporkan mulai mengembangkan mesin hybrid bonding untuk mendukung generasi terbaru memori HBM (High Bandwidth Memory) dan menyuplai manufaktur seperti Samsung dan SK hynix.

lg electronics logo

Teknologi hybrid bonding ini memungkinkan penyatuan wafer tanpa solder, cukup dengan menyatukan permukaan tembaga yang sangat halus dalam skala nanometer. Hasilnya, tumpukan chip bisa lebih tipis, lebih cepat, dan tidak terlalu panas dibanding metode lama seperti thermal compression bonding.

HBM sendiri merupakan jenis memori dengan lapisan DRAM yang ditumpuk rapat, saat ini maksimal delapan lapis. Tapi untuk mencapai 12 lapis atau lebih, diperlukan metode seperti hybrid bonding agar sambungan antar lapisan tetap kuat dan efisien.

hybrid bonding

LG menargetkan untuk mulai mengirimkan mesin ini ke pasaran pada tahun 2028 mendatang. Mereka bahkan disebut telah menggandeng Universitas Nasional Seoul dan merekrut banyak PhD untuk mempercepat risetnya.

Langkah ini tak lepas dari persaingan sengit antara Samsung, SK hynix, dan Micron dalam memasok HBM4 dan HBM4E untuk sistem AI milik NVIDIA, Intel, Google, dan lainnya. LG melihat peluang besar karena saat ini hanya BESI dari Belanda dan Applied Materials dari AS yang menjual mesin hybrid bonding secara komersial. Menariknya, belum ada pemain besar yang menyediakan teknologi penyatuan wafer dengan hybrid bonding di Korea.

Samsung dan SK hynix yang merupakan produsen memori asal Korea tentu menjadi target utama LG. Dalam kabar terpisah, keduanya disebut bakal menggunakan teknologi hybrid bonding dalam memproduksi chip HBM4 generasi mendatang.

Jika target LG tercapai, mereka bisa jadi pemasok lokal pertama saat HBM4E mulai diproduksi massal oleh SK hynix dan Samsung. Kalau sukses di sektor ini, apakah LG juga akan masuk ke sektor lain? Mesin litografi misalnya untuk membuat chipset smartphone. Kita tunggu saja!

Sumber

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

July 22, 2026 - 0

Review Zyrex D-Tech: Rp 6 Jutaan, AMD Ryzen Quad-Core, Bisa Upgrade, Tapi…

Harga RAM naik, harga SSD naik, harga Laptop ikut naik.…
July 20, 2026 - 0

Review Axioo Hype AMD X1: Terjangkau, Kencang, & Aman Kalau Dimaling

“Kalau punya duit 5 jutaan, dapat Laptop seperti apa?” “Bisa…
July 16, 2026 - 0

Review Dell Pro 14 Essential: Dell Bikin Laptop Bisnis Terjangkau? Performanya Gimana?

Dell jualan laptop bisnis terjangkau di Indonesia? Iya, kalian gak…
July 14, 2026 - 0

Review Lenovo IdeaPad Pro 5a (14AGP11): Desain Makin Mewah, Bodi Kokoh, Performa Mantap!

Kalau denger laptop dengan nama “Pro”, apa yang ada di…

Gaming

July 22, 2026 - 0

FBI Tangkap Pelaku di Balik Game Steam Berisi Malware Pencuri Kripto

FBI menangkap pria asal Florida yang diduga menyebarkan game Steam…
July 22, 2026 - 0

Nintendo Perlihatkan Joy-Con Baru dengan Baterai yang Bisa Diganti Sendiri

Nintendo perlihatkan Joy-Con baru untuk kedua Switch, dengan baterai yang…
July 22, 2026 - 0

Bug di Black Ops Membuat Teman Satu Party Menjadi Tim Lawan

Pemain Call of Duty: Black Ops di PS4 dan PS5…
July 22, 2026 - 0

Valve Tegaskan Steam Machine Tak Butuh Game Eksklusif

Valve menegaskan Steam Machine tidak akan memiliki game eksklusif, dan…