RAM DDR3 Diincar, Tren Rakit PC Spek Lawas Meningkat
Harga RAM yang terus melonjak membuat sebagian perakit PC memutar akal. Alih-alih beralih ke platform terbaru, mereka justru kembali memanfaatkan teknologi lama seperti DDR3 untuk merakit komputer dengan kapasitas memori besar dan biaya lebih terjangkau.

Forum hardware Board Channels di China melaporkan meningkatnya minat terhadap motherboard Intel X99 lawas. Uniknya, motherboard ini dijual dalam versi modifikasi yang bisa digunakan dengan RAM DDR3, baik non-ECC maupun ECC. Padahal, secara resmi X99 dirancang untuk DDR4.
Beberapa toko online bahkan mencantumkan motherboard X99 yang mendukung hingga 256GB DDR3 lewat konfigurasi delapan channel. Produk tersebut biasanya dijual dalam bentuk paket bersama prosesor Intel Core generasi ke-6 sampai ke-9, menyasar pengguna yang membutuhkan workstation murah dengan RAM besar.
Permintaan Motherboard DDR3 Naik Hingga 200 Persen
Permintaan terhadap motherboard berdukungan DDR3 disebut melonjak hingga 100 sampai 200 persen sepanjang tahun lalu. Pemicu utamanya adalah harga DDR5 yang terus naik, terutama akibat kebutuhan besar dari data center AI yang menyerap kapasitas produksi memori global.
Baca Juga: Hardisk Jadi Opsi Storage Menarik Lagi, Seagate Luncurkan HDD 32TB • Jagat Review
DDR4 sempat menjadi alternatif, tetapi situasinya kini ikut berubah. Permintaan mendadak membuat harga DDR4 mulai naik, sementara pabrikan memori perlahan menghentikan produksinya demi fokus ke DDR5 yang lebih menguntungkan.
Kondisi ini membuat banyak pengguna memilih bertahan dengan sistem lama, apalagi selisih performa DDR4 dan DDR5 masih terasa kurang sepadan untuk PC kelas terjangkau. Selama harga RAM belum kembali stabil, tren memanfaatkan platform lama seperti X99 dan DDR3 tampaknya masih akan terus berlanjut, setidaknya untuk pasar rakitan hemat biaya.
















