Microsoft Rilis LiteBox, OS Open Source Baru yang Unik

Author
Irham
Reading time:
February 9, 2026

Microsoft merilis LiteBox sebagai proyek open-source baru, tapi kalian jangan senang dulu. Kalau kalian berfikir akhirnya ada OS gratis dari Microsoft, sayangnya ini bukan sistem operasi yang bisa kalian pasang di PC.

LiteBox dibuat sebagai library OS untuk kebutuhan developer, bukan untuk dipakai langsung oleh pengguna. Library OS bisa dibayangkan sebagai komponen sistem operasi yang dibawa langsung di dalam aplikasi. Jadi bukan OS penuh seperti Windows atau Linux, melainkan ekosisem OS mini yang ikut dikemas bersama software aplikasi  Komponen ini yang mengatur bagaimana aplikasi berjalan, mengakses sumber daya, dan berkomunikasi dengan sistem utama.

litebox

LiteBox Hadir Sebagai OS “Perantara”

Perannya ada di balik layar, disertakan langsung bersama aplikasi. Aplikasi berjalan dalam lingkungan terisolasi sehingga interaksinya dengan sistem utama lebih terbatas. Ini ditujukan untuk mengurangi risiko ke sistem, dimana ruang gerak aplikasi dibuat lebih sempit.

Strukturnya memakai dua sisi bernama North dan South. North menerima permintaan dari aplikasi, lalu South menerjemahkannya agar cocok dengan sistem operasi yang digunakan. LiteBox bertindak seperti perantara yang menjembatani aplikasi dan OS.

Baca Juga: Axioo Hype 3 Gen 12 Diluncurkan, Intel Core i3-1215U Harga Rp6 Jutaan • Jagat Review

Microsoft LiteBox

Mungkin itu masih terdengar teknis. Contoh yang paling mudah dipahami adalah menjalankan aplikasi Linux di Windows. Developer tidak perlu memindahkan seluruh kode agar sesuai dengan Windows. LiteBox yang menangani proses penyesuaian tersebut saat aplikasi berjalan.

Tidak Bisa Dirasakan Langsung oleh Pengguna

LiteBox tidak tampil sebagai produk yang terlihat oleh pengguna, melainkan komponen teknis untuk pengembangan aplikasi. Perannya lebih dekat ke fondasi sistem dibanding fitur yang muncul di layar.

Model seperti ini bisa membuat aplikasi lebih mandiri sekaligus membatasi dampak saat ada masalah keamanan. Menurut kalian, solusi semacam ini akan sering dipakai ke depan atau hanya cocok untuk kasus tertentu saja?

Sumber

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

February 6, 2026 - 0

Review Acer Nitro V 16S AI: Gaming Kenceng, Nyari Duit Kenceng, Harga Lebih Terjangkau!

Ini adalah Laptop High Performance terbaru dari Acer, yang tak…
February 5, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook P3 Setelah 100 Hari: Tetap “Gres” Seperti Baru?

Laptop Bisnis ini tidak rusak meskipun diinjak, disiram, ataupun dijatuhkan.…
January 22, 2026 - 0

Mengenal Seri Laptop HP OmniBook: Apa itu OmniBook? Kemana Spectre, Envy dan Pavilion?

Laptop-laptop yang akan kami bahas kali ini adalah laptop thin…

Gaming

February 17, 2026 - 0

Rilis PlayStation 6 Dikabarkan Bisa Tertunda Hingga 2029

Lonjakan harga RAM yang begitu tinggi saat ini dikabarkan membuat…
February 17, 2026 - 0

Mewgenics Siapkan Versi Console Setelah Sukses Besar di PC

Game terbaru dari kreator The Binding of Isaac, Mewgenics, dikabarkan…
February 17, 2026 - 0

Perangkat Virtual Boy di Switch 2 Dukung Game VR Switch yang Sudah Ada

Perangkat Virtual Boy baru untuk Nintendo Switch 2 ternyata tak…
February 17, 2026 - 0

Kreator Console Sega, Hideki Sato, Meninggal Dunia di Usia 77 Tahun

Tokoh legendaris di dunia gaming yang telah berjasa menelurkan console…