3D Printing Ini Bisa Cetak Detail Berukuran Micro Hanya Dalam 0,6 Detik
Selama ini 3D printing masih menghadapi tantangan saat harus mencetak objek berukuran mikro dengan detail sangat tinggi. Presisi bisa dicapai, tetapi prosesnya kompleks dan tidak cepat. Tim peneliti dari Tsinghua University memperkenalkan teknik baru yang diklaim mampu menjawab persoalan tersebut.
Mereka menyebut bisa mencetak objek kompleks skala milimeter hanya dalam 0,6 detik. Riset ini dipublikasikan di jurnal Nature. Teknologi yang digunakan dinamakan Digital Incoherent Synthesis of Holographic Light Fields atau DISH.

3D Printing Dengan Metode DISH
Pada metode volumetrik konvensional, resin diputar 360 derajat sambil disinari pola cahaya untuk membentuk objek tiga dimensi secara bertahap. Mekanisme ini membutuhkan sinkronisasi mekanis dan optik yang presisi, terutama saat mengejar detail kecil.
Beda dengan metoed konvensional, di metode 3D printing DISH, material tetap diam, sementara medan cahaya multi-sudut berkecepatan tinggi yang bergerak mengelilinginya. Dengan kontrol komputasi optik yang lebih akurat, distribusi intensitas cahaya tiga dimensi bisa diproyeksikan dalam waktu yang sangat singkat.
Baca Juga: Senter Ini Bisa Dipakai di Suhu Minus 40 Derajat Celcius • Jagat Review
Karena tidak ada pergerakan material, teknik ini disebut lebih stabil dan berpotensi meningkatkan akurasi. Objek kompleks berukuran milimeter dapat terbentuk dalam sepersekian detik.
Teknologi ini dinilai cocok untuk produksi komponen mikro dengan sudut tajam dan permukaan lengkung kompleks, termasuk perangkat komputasi fotonik dan modul kamera smartphone.
Ke depan, DISH juga disebut relevan untuk elektronik fleksibel, mikro-robotik, hingga rekayasa jaringan beresolusi tinggi. Jika konsisten di skala industri, teknologi ini bisa mengubah cara komponen mikro diproduksi.
Kalau kalian punya 3D Print seperti ini, benda apa yang mau kalian buat?
















