ASUS ProArt dan Teknologi XR Dukung Pembuatan Film Pelangi di Mars

Author
Irham
Reading time:
March 20, 2026

Film Sci-Fi karya lokal Pelangi di Mars sudah hadir di bioskop Indonesia mulai 18 Maret 2026. Film ini membawa cerita yang cukup jarang diangkat oleh perfilman lokal, yaitu kehidupan manusia di luar Bumi, tepatnya di Planet Mars pada tahun 2090.

pelangi di mars

Kisahnya mengikuti seorang anak yang menjadi manusia pertama yang lahir dan tumbuh di Mars. Premis ini membuka ruang eksplorasi yang luas, mulai dari kehidupan sehari-hari di planet lain hingga dinamika emosional yang muncul dari kondisi tersebut. Nuansa petualangan dan imajinasi jadi daya tarik utama yang ditawarkan film ini.

Di balik visualnya, film ini tidak hanya mengandalkan teknik produksi konvensional. Tim produksi menggunakan teknologi Extended Reality atau XR serta metode hybrid yang menggabungkan pengambilan gambar nyata dengan lingkungan virtual tiga dimensi.

Baca Juga: YouTube Akan Minta Penonton Berikan Label pada Konten yang Dicurigai AI • Jagat Review

Untuk mendukung proses tersebut, ASUS ikut terlibat dengan menghadirkan lini ProArt yang ditujukan untuk kebutuhan kreator profesional. Perangkat ini digunakan dalam berbagai tahap produksi, mulai dari pembuatan aset visual, rendering lingkungan 3D, hingga color grading agar hasil akhir tetap konsisten.

Press Conference Pelangi di Mars

Kolaborasi ini juga melibatkan Mahakarya Pictures dan DOSS Guava XR Studio, terutama dalam penerapan virtual production. Teknologi ini memungkinkan tim produksi menampilkan lingkungan digital secara real-time saat syuting, sehingga visual planet Mars bisa langsung terlihat tanpa menunggu proses pascaproduksi.

Pelangi di Mars juga menjadi debut film panjang bagi sutradara Upie setelah sebelumnya dikenal lewat karya dokumenter dan video musik. Proses produksinya pun tidak singkat, memakan waktu lebih dari lima tahun hingga akhirnya siap tayang ke publik.

Dari sisi pemain, film ini menghadirkan deretan nama seperti Messi Gusti, Lutesha, Rio Dewanto, Myesha Lin, dan Livy Renata. Selain itu, ada juga pengisi suara untuk karakter robot seperti Bimo Kusumo dan Kristo Immanuel yang ikut memperkuat dunia futuristik dalam cerita. Film ini sudah diperkenalkan melalui gala premiere di Epicentrum XXI, Jakarta.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…
April 10, 2026 - 0

Review ADVAN Workplus AI: Makin “Plus” Buat Kerja Berat dan Main Game

Laptop tipis dan ringan ini punya tipe GPU yang mirip…
March 26, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook S16 OLED (UM5606GA): Tipis dan Ringan tapi Kencang dan Kekinian!

Ini adalah ASUS Zenbook S 16 OLED keluaran 2026. Desainnya…

Gaming

April 19, 2026 - 0

ARC Raiders Kembali Buka Pendaftaran Untuk Expedition

ARC Raiders kembali membuka pendaftaran untuk pemain end game yang…
April 17, 2026 - 0

Console Legendaris NeoGeo AES Kembali Dirilis Oleh SNK

SNK bersama Plaion kembali rilis console legendaris NeoGeo AES dengan…
April 17, 2026 - 0

Subnautica 2 Hapus Nama Krafton Dari Kolom Publisher di Steam

Setelah Krafton kalah dalam proses peradilan terkait drama Subnautica 2,…
April 17, 2026 - 0

Windrose Berhasil Terjual 500 Ribu Copy Dalam 2 Hari

Baru 2 hari semenjak mulai early access, Windrose telah berhasil…