Fujitsu Mau Bikin Chip AI 1.4nm, Bakal Hadir di 2029

Author
Irham
Reading time:
April 1, 2026

Kalau selama ini industri semikonduktur masih dikuasai oleh pemain yang itu-itu saja, sepertinya kedepannya akan ketambahan pemain baru. Kini datang dari Jepang dimana Fujitsu disebut sedang menyiapkan chip AI berbasis proses 1.4nm, yang berpotensi jadi salah satu yang pertama di dunia.

Yang menarik, produksi chip ini tidak dilakukan sendiri. Ini akan melibatkan  kerja sama dengan Rapidus. Artinya, Jepang benar-benar mencoba membangun rantai produksi chip canggih yang sepenuhnya berbasis dalam negeri, dari desain sampai fabrikasi.

Chip Ai Fujitsu 1.4nm

Chip yang dikembangkan adalah NPU (Neural Processing Unit), komponen yang memang difokuskan untuk beban kerja AI. Nantinya, NPU ini akan dipasangkan dengan prosesor Fujitsu-Monaka-X, bagian dari lini Monaka yang memang disiapkan untuk komputasi kelas berat.

Platform Monaka sendiri disebut-sebut sudah mengarah ke arsitektur modern dengan hingga 144 core per socket. Ini memakai metode 3D chiplet, dan sudah mendukung teknologi seperti PCIe 6.0 dan CXL 3.0. Kalau dipasangkan dengan NPU 1.4nm, kombinasi ini jelas diarahkan ke performa AI dan HPC yang sangat tinggi.

Baca Juga: Tren Baru Pelajar, Sewa Kacamata Pintar Buat Nyontek • Jagat Review

Target penggunaannya juga cukup ambisius, yaitu untuk superkomputer generasi berikutnya, Fugaku NEXT supercomputer. Ini penerus dari Fugaku yang sebelumnya sempat jadi salah satu superkomputer tercepat di dunia.

Dari sisi produksi, Rapidus diperkirakan baru akan masuk tahap uji coba 1.4nm sekitar 2029. Sebelumnya, mereka menargetkan produksi massal 2nm di 2028. Untuk mengejar target ini, Rapidus juga menggandeng pemain besar seperti IBM dan Canon untuk dukungan teknologi dan ekosistem.

Kalau dibandingkan dengan TSMC, posisi Jepang memang masih mengejar, tetapi arah yang diambil cukup jelas. Mereka tidak hanya ingin jadi lokasi produksi, tetapi juga membangun ekosistem chip dari nol dengan dukungan pemerintah.

Di tengah kebutuhan global untuk diversifikasi produksi chip, langkah Jepang ini terasa cukup relevan. Tinggal menunggu apakah target 1.4nm ini bisa benar-benar tercapai sesuai jadwal, atau justru kembali tertinggal dari pemain lain yang sudah lebih dulu mapan.

Sumber

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

June 28, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios Neo 16S AI: Prosesor Baru, Lebih Efisien, Bodi Tipis, Tetap Powerful!

Ini adalah laptop gaming dengan prosesor Panther Lake pertama yang…
June 24, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 7i FIFA World Cup Edition: Laptop Gaming Kolaborasi Spesial Piala Dunia!

Ini adalah laptop gaming limited edition dari Lenovo, yang kolaborasi…
June 23, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook A14 (UX3407) 2026: Laptop Snapdragon X2 Elite Paling Ringan, Irit, & Kencang

Laptop 18-Core ini bodinya tipis dan beratnya enteng banget cuman…

Gaming

July 3, 2026 - 0

Inisiatif Stop Killing Games Digagalkan Parlemen Amerika

RUU Protect Our Games Act yang dimulai oleh inisiatif Stop…
July 3, 2026 - 0

GTA 6 Diprediksi Tak Bisa Berjalan 60 FPS di PS5 Pro & Xbox Series X

GTA 6 diprediksi hanya dapat berjalan di 30 FPS pada…
July 3, 2026 - 0

Nintendo Dikabarkan Siapkan Switch 2 dengan Layar LCD Baru

Nintendo dikabarkan tengah menyiapkan Switch 2 dengan panel LCD baru…
July 3, 2026 - 0

Xbox Tegaskan Tak Kurangi Investasi Game Meski Lakukan PHK Massal

Xbox menegaskan investasi untuk pengembangan game tidak berkurang meski perusahaan…