Rowhammer Kini Ancam GPU Modern dengan Memori GDDR6

Author
Irham
Reading time:
April 6, 2026

Rowhammer sampai saat ini masih jadi ancaman berbahaya dalam sebuat sistem komputasi. Buat yang belum tahu, ini adalah adalah kerentanan fisik pada memori DRAM yang memungkinkan pelaku cybercrime untuk mengubah data melalui akses berulang yang sangat cepat terhadap baris memori tertentu hingga memicu kebocoran muatan listrik. Dampaknya sangat berbahaya karena dapat memicu eskalasi hak akses administrator, pencurian kunci enkripsi, hingga kerusakan data sistem yang parah.

RowHammer GPU Modern GDDR6

Yang mengejutkannya lagi, Rowhammer kini bisa menyasar GPU modern dengan memori GDDR6, termasuk yang berbasis arsitektur NVIDIA Ampere dan Ada Lovelace. Dampaknya juga tidak main, karena penyerang berpotensi mendapatkan akses kernel pada sistem Linux.

Tim peneliti dari University of North Carolina at Chapel Hill dan Georgia Institute of Technology menemukan bahwa metode Rowhammer versi baru jauh lebih agresif. Teknik multi-sided Rowhammer memungkinkan penyerang menekan sel memori dari berbagai arah sekaligus. Hasilnya, kerusakan data bisa meluas dan bahkan membuka akses baca tulis ke memori GPU dan CPU.

Solusi Serangan Rowhammer di GPU Modern?

Sebelumnya, Rowhammer lebih sering dikaitkan dengan penurunan akurasi model AI di workstation Linux. Kasus tersebut sempat ditemukan pada GPU seperti NVIDIA RTX A6000 yang menggunakan GDDR6. Saat itu, solusi yang disarankan adalah mengaktifkan ECC (Error-Correcting Code),  meski ada penurunan performa sekitar 10 persen.

Namun temuan baru ini membuat ECC tidak lagi cukup dianggap sebagai perlindungan utama. Mekanisme tersebut memang bisa memperlambat serangan, tetapi tidak mampu menghentikannya sepenuhnya. Dalam skenario tertentu, serangan tetap bisa berhasil menembus lapisan perlindungan tersebut.

Alternatif lain seperti Target Row Refresh atau TRR sebenarnya sudah digunakan pada memori DDR4. Teknologi ini mencoba mencegah bit flip dengan merefresh baris memori di sekitar area yang sering diakses. Masalahnya, teknik multi-sided yang lebih agresif masih bisa melewati perlindungan ini.

Yang lebih baru yaitu dari Refresh Management atau RFM yang diperkenalkan pada DDR5 dan GDDR6. Sistem ini memberi sinyal ke memory controller saat aktivitas berlebih terdeteksi, sehingga sel memori punya waktu untuk stabil kembali. Sayangnya, implementasi RFM di controller CPU saat ini belum merata.

Baca Juga: Xiaomi Luncurkan Monitor Redmi Monitor G25 300Hz dengan Fast IPS • Jagat Review

Peneliti juga menemukan bahwa GPU seperti NVIDIA GeForce RTX 3060 ikut terdampak dalam skenario serangan ini. Untuk mitigasi tambahan, pengguna disarankan mengaktifkan IOMMU melalui BIOS. Cara ini bisa membatasi jalur akses memori tertentu agar lebih sulit dieksploitasi.

Menariknya, hingga saat ini belum ada laporan eksploitasi Rowhammer di dunia nyata untuk skenario GPU ini. Meski begitu, potensi risikonya tetap perlu diperhatikan karena serangan ini tidak membutuhkan akses fisik ke perangkat. Pertanyaannya sekarang, apakah produsen hardware akan segera menutup celah ini sebelum benar-benar dimanfaatkan di lapangan?

Sumber

Share
Tags:

Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…

Gaming

May 8, 2026 - 0

Stranger Than Heaven Ungkap Detail Baru Untuk Story & Voice Actor

Ryu Ga Gotoku Studios akhirnya perlihatkan detail baru Stranger Than…
May 8, 2026 - 0

Tokoh Penting Dying Light Tinggalkan Techland

Tymon Smektala resmi meninggalkan Techland setelah lebih dari satu dekade…
May 7, 2026 - 0

Skull and Bones Dapatkan Update Saat Pemainnya Hampir Habis

Ubisoft mengungkap roadmap baru untuk Skull and Bones dengan kapal,…
May 7, 2026 - 0

Kreator 007 First Light Bicara Soal Kemungkinan Sekuel

IO Interactive jabarkan kemungkinan adanya sekuel untuk 007 First Light,…