Jejaring Sosial Bantu Polisi Mengidentifikasi Para Pelaku Kerusuhan

Reading time:
August 11, 2011

Jejaring sosial tak kunjung surut dari perhatian khalayak umum di kala terjadi pergerakan sosial yang berhasil menjadi pokok berita di dunia. Beberapa kali jejaring sosial, seperti Facebook dan Twitter, dipandang sebagai sarana penyebaran berita tercepat. Terkadang jejaring sosial bahkan dipandang secara negatif, yaitu sebagai pemicu terjadinya kerusuhan. Pesan-pesan yang provokatif memang seringkali terlontar melalui media tersebut. Namun, kini jejaring sosial menunjukkan potensinya sebagai alat bantu pengidentifikasi pelaku kerusuhan, khususnya yang baru-baru ini terjadi di London.

facial recognition

Teknologi facial recognition telah lama ada dan dipertimbangkan sebagai alat bantu pengidentifikasi pelaku kerusuhan. Salah satunya yang terjadi di kota Vancouver, Kanada, bulan Juni lalu menyusul kekalahan tim Canucks dalam Stanley Cup. Sayangnya, pihak kepolisian Vancouver memutuskan untuk tidak menggunakan teknologi tersebut. Kini, sejumlah pengguna web berusaha untuk memastikan agar teknologi facial recognition, dibantu dengan database foto Facebook, digunakan semaksimal mungkin dalam proses penangkapan pelaku kerusuhan di London.

Pihak kepolisian London telah mengoptimalkan salah satu situs photo-sharing terbesar, Flickr, untuk memasukkan sejumlah foto dan meminta bantuan masyarakat untuk mengidentifikasi para pelaku. Berbeda dengan metode tersebut, sebuah kelompok di Google lebih memilih untuk bersandar kepada penggunaan teknologi dibanding tips dari masyarakat. Namun, apakah teknologi ini benar-benar akan digunakan untuk menangkap para pelaku kerusuhan di London?

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Ini dia Laptop pertama Polytron dengan prosesor AMD Ryzen. Harganya?…
May 25, 2026 - 0

Review Acer TravelMate X4 14 AI: Laptop Bisnis AI Cepat, Ringan & Produktif

Kata siapa bisnis UMKM ga butuh Laptop canggih?! Apalagi sekarang…
May 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook DUO 2026 (UX8407AA): Desain Baru, Makin Kokoh, Makin Kenceng!

Kerja serius pakai laptop thin and light biasa? Kurang mantap…

Gaming

June 12, 2026 - 0

Stellar Blade Blood Rain Janjikan Karakter Protagonis Yang Lebih Kuat

Evie, protagonis baru untuk Stellar Blade: Blood Rain, dipastikan Shift…
June 12, 2026 - 0

Gears of War: E-Day Siapkan Campaign Dengan Durasi Terpanjang

The Coalition memastikan campaign di Gears of War: E-Day akan…
June 12, 2026 - 0

Roblox Diklaim Ingin “Jalan Damai” Untuk Ratusan Gugatan Keamanan Anak

Roblox diklaim ingin selesaikan lebih dari 150 gugatan terkait dugaan…
June 12, 2026 - 0

Xbox Kaji Ulang Strategi Console Next-Gen Mereka

Xbox sedang mengevaluasi kembali pendekatan untuk Project Helix, dengan faktor…