Dari penelitian beberapa tahun lalu, dampak radiasi handphone terhadap manusia masih mitos belaka. FDA sebuah organisasi dunia, melakukan sebuah sebuah penelitian terhadap para pengguna handphone dan menyatakan bahwa dampak tersebut tidak signifikan dan hampir tidak ada. Pernyataan tersebut didasari pada hasil penelitian yang dilakukan terhadap para pemakai handphone yang menggunakannya dalam jangka waktu 3 tahun. Ini tentu saja bukan hasil yang valid karena bibit kanker biasanya tumbuh dalam waktu yang lebih lama.
Saat ini, penelitian dampak radiasi handphone terhadap kesehatan semakin gencar dan semakin intensif. WHO sebagai salah satu organisasi besar dunia mensponsori para ilmuwan dunia untuk melakukan penelitian mengenai masalah ini. Hasil yang diperoleh menyatakan memang terdapat benang merah antara radiasi handphone terhadap kesehatan manusia. Beberapa penelitan menyatakan kemungkinan besar manusia terkena kanker otak akibat terlalu sering terkena radiasi handphone.
Berikut beberapa hasil penelitian yang dilakukan para peneliti dunia:
Dari para ilmuwan yang telah melakukan penelitian terhadap masalah radiasi handphone ini, dapat ditarik benang merah. Penggunaan handphone dalam kurun waktu 10 tahun atau lebih dapat meningkatkan risiko terkenanya kanker otak ataupun tumor. Terutama pada sisi kepala yang sering dipergunakan pada saat pembicaraan menggunakan handphone.
Selain kanker otak ataupun tumor, para ilmuwan juga menemukan beberapa indikasi dan kemungkinan penyakit lain. Para peneliti dunia juga mengungkapkan bahwa bukan hanya kanker otak ataupun tumor yang dapat terjadi pada kesehatan manusia. Penyakit lain seperti penurunan kualitas sperma, vertigo, Alzheimer, dan migrain dapat terjadi akibat dampak dari radiasi handphone. Berikut adalah beberapa hasil yang diperoleh dari penelitian yang dilakukan oleh ilmuwan dunia:
Para peneliti dari Tanah Air juga meneliti mengenai dampak dari radiasi handphone dapat menyebabkan penurunan kualitas sperma sebesar 30 persen. Dampak dari handphone memang sangat berbahaya terhadap kesehatan manusia. Dampak tersebut lebih besar lagi pengaruhnya terhadap anak-anak. Otak anak-anak lebih rentan terkena penyakit kanker otak dan tumor dibandingkan orang dewasa.
![]() |
![]() |
![]() |
| Penetrasi radiasi handphone terhadap orang dewasa. | Penestrasi radiasi handphone pada anak usia 5 tahun. | Penestrasi radiasi handphone terhadap anak usia dibawah 5 tahun. |
Dari gambar di atas dapat diambil kesimpulan bahaya radiasi handphone jauh lebih berbahaya untuk anak-anak dibandingkan dengan orang dewasa. Berikut adalah beberapa penelitian yang dilakukan oleh para ilmuwan:
Dari penelitian yang dilakukan oleh para ilmuwan, dapat diambil kesimpulan bahwa anak-anak lebih rentan terhadap penetrasi radiasi handphone dibandingkan dengan orang dewasa. Ilmuwan dari berbagai negara setuju bahwa radiasi handphone memiliki dampak yang berbahaya untuk orang dewasa ataupun untuk anak-anak.
Radiasi handphone terhadap manusia saat ini sudah menjadi ancaman bagi kesehatan manusia. Sayangnya, standar yang ada saat ini belum “menyentuh” dampak radiasi handphone terhadap anak-anak. Di negara dunia ketiga, masalah radiasi handphone sendiri belum menjadi masalah utama. Indonesia sendiri belum memiliki standar yang mengatur masalah ini.
Handphone tidak hanya memiliki dampak terhadap kesehatan secara fisik saja. Secara psikologis, handphone memiliki dampak tersendiri. Sifat individualis mulai timbul pada saat anak mulai keranjingan handphone. Dari penelitian yang dilakukan oleh penulis, saat ini handphone sudah bukan hanya sebagai alat komunikasi saja. Handphone mulai menjadi barometer status sosial.
Berikut adalah hasil survey yang dilakukan penulis terhadap 300 orang pengguna handphone yang telah menggunakannya lebih dari 10 tahun dengan intensitas penggunaan yang sangat sering.
Dari data yang diperoleh, hampir 80 persen penduduk Indonesia tidak mengetahui masalah ini atau kurang peduli akan masalah radiasi handphone. Selain itu, masuknya berbagai jenis handphone ke Indonesia tidak dibarengi dengan penyortiran terhadap tingkat keamanan produk-produk tersebut.
Loh? kok artikel ini sudah part 3 saja? Tenang, Anda dapat membaca seri Radiasi Handphone ini mulai dari Part 1: Specific Absorption Level, dan juga Part 2: EWG Version . Masih ingin mencari artikel terkait dengan Gadget, kunjungi kategori Gadget kami juga!
[...] oleh Jagat Review. Anda dapat melihat artikel Part 2: EWG Version di sini, serta bagian terakhir Part 3: Dampak Radiasi Terhadap Kesehatan. Tags: handphone, radiasi, SAR Comments (3) | [...]
[...] Review. Anda dapat melihat artikel Part 1: Specific Absorption Level di sini, serta bagian terakhir Part 3: Dampak Radiasi Terhadap Kesehatan. Tags: EWG, handphone, radiasi Comments (2) | [...]
[...] Original Article by: Sony Hanifudin Translated by: Oik Yusuf Tags: cell phone, radiation Comments (0) | Permalink [...]
Comments