LOGO

Tutorial Link2SD: Perluas Internal Storage Android Anda

Part: 1 2

Anda sudah membaca artikel mengenai Link2SD? Aplikasi tersebut adalah jawaban bagi para pengguna Android 2.1 (Eclair) dan Android 1.6 (Donut) yang ingin memindahkan aplikasi ke SD Card. Aplikasi ini juga dapat digunakan di Android 2.2 (Froyo) dan Android 2.3 (Gingerbread). Akan tetapi, dua sistem operasi terakhir sudah dapat memindahkan aplikasi dari dan ke SD Card secara native.

Di artikel ini, saya akan mencoba memandu Anda untuk membuat memori internal Android Anda menjadi lega kembali. Untuk itu, yang harus Anda persiapkan selain sebuah smartphone Android dan komputer adalah perangkata sebagai berikut:

  • MicroSD dengan kapasitas berapa pun (disarankan > 2GB)..
  • Software Partition Manager di PC.
  • Root.

Untuk langkah pertama, Anda terlebih dahulu harus melakukan rooting di perangkat Android Anda. Gunakan tool seperti SuperOneClick atau Z4Root untuk membuka akses ke sistem Android. Cara memggunakannya sama seperti aplikasi rooting untuk Android Donut. Setelah Anda melakukan rooting, akan muncul sebuah aplikasi lagi yang dinamakan SuperUser. SuperUser diperlukan untuk membuat sebuah aplikasi untuk mendapatkan izin mengakses sistem dari Android.

Setelah itu, buatlah dua buah partisi di microSD Anda. Partisi pertama dalam tipe FAT atau FAT 16. Partisi pertama ini adalah standar partisi untuk storage yang biasa digunakan oleh Android. Jadi, Anda dapat menaruh segala file musik, video, data office, dan lain sebagainya seperti biasa di partisi yang satu ini. Untuk partisi keduanya, Anda bisa memilih antara FAT32, ext2, ext3, dan ext4. Nah, partisi kedua inilah yang akan digunakan untuk menjadi perluasan memori internal smartphone Anda. Semua file data, cache, dan library akan ditaruh di partisi kedua ini. Tentunya, file system tidak bisa ditaruh di partisi yang satu ini.

Saya menyarankan agar Anda menggunakan FAT32 yang sudah dikenal luas oleh kebanyakan sistem operasi dan smartphone Android. Jadi jika ada masalah, Anda bisa menggunakan Windows untuk melakukan scanning dengan menggunakan CHKDSK. Saya menyarankan penggunaan software partisi yang ternama seperti Acronis Disk Director atau Partition Magic. Akan tetapi, jika Anda tidak ingin membayarnya, Anda bisa menggunakan MiniTool Partition Wizard Home Edition secara gratis. Ingat, partisi kedua harus Anda buat sebagai Primary partition, bukan Logical. Oleh karena saya memakai microSD sebesar 2 GB, saya membuat partisi kedua tersebut sebesar 512 MB.

Setelah semuanya selesai, masuklah ke Android Market, dan cari aplikasi yang bernama Link2SD. Setelah itu, langsung instal saja aplikasi tersebut. Link2SD akan langsung mengenali partisi kedua. Jangan lupa, berikan izin pada saat SuperUser bertanya.

Part: 1 2
Random Articles
Back to Top