LOGO

Review Gigabyte GZ-F Series, Case murah dari Gigabyte

Part: 1 2 3 4

Pengujian

Berikut spesifikasi hardware-hardware dari lab kami yang akan dirakit ke dalam case Gigabyte GZ-F6.

  • PSU: Coolermaster GX 550 Watt.
  • Motherboard: Gigabyte P67A-UD7
  • Prosesor: Intel Core i7 2600K.
  • Memori: Kingston HyperX Genesis 2133 CL9 4GB kit.
  • VGA Card: Calibre GTX560 Ti 1GB GDDR5.
  • Storage: WD Velociraptor 600GB 10000 RPM.

Case Gigabyte F-series ini hanya memberikan satu unit penutup pci-e non-permanen.

Selain itu, penutup slot pci-e yang diberikan menggunakan sistem

Peletakan hard disk yang sama dengan casing value pada umumnya. Untuk penggunaan VGA card yang berukuran cukup besar, Anda hanya dapat memasangkan dua unit hard disk saja di internal drive-bay 3,5" di case ini.

Pengunci pci-e slot yang menggunakan sistem all-in one lock.

Dengan sistem all in one lock ini, Anda cukup memasang pelat pengunci ini untuk mengunci semua hardware-hardware di slot pci-e di dalam case ini.

Setelah mencoba dan berhasil merakit sebuah sistem PC ke dalam case ini, ternyata case ini masih dapat dimasukkan VGA card berukuran cukup besar, tentunya selama VGA card ini memiliki panjang yang tidak melebihi panjang motherboard-nya.

Case Gigabyte F-series ini memiliki lebar yang cukup sempit (180 mm) sehingga ketika kami mencoba menggunakan HSF bertipe tower, akan menyebabkan side panel case ini tidak dapat ditutup. Untuk penggunaan HSF non-standart, Anda disarankan untuk menggunakan HSF yang memiliki tinggi yang rendah, seperti Noctua NH-C14 dan Coolermaster VorteX+.

Part: 1 2 3 4

Comments

  1. [...] dana yang cenderung terbatas ini, kami menggunakan acuan casing+PSU  Gigabyte GZ-F1 480W. Harganya yang cukup terjangkau (kisaran di bawah Rp300.000) mengizinkan kami untuk menyisihkan [...]

  2. [...] dana yang cenderung terbatas ini, kami menggunakan acuan casing+PSU Gigabyte GZ-F1 480W. Harganya yang cukup terjangkau (kisaran di bawah Rp300.000,-) mengizinkan kami untuk menyisihkan [...]

Random Articles
Back to Top