Adobe Janjikan Game Flash Setara Konsol!

Reading time:
September 22, 2011
adobe flash logo

Game berbasis browser memang sedang berkembang dengan pesat. Sejak fungsi gaming terintegrasi dengan situs jejaring sosial besar seperti Facebook, video game menjadi hiburan yang semakin bergerak ke arah mainstream. Sebuah media hiburan yang mudah ditemukan dan diakses. Berbagai situs yang menyediakan video game yang ringan dan sederhana untuk sekadar menghabiskan waktu juga kian marak. Semua pencapaian ini berhasil dihadirkan berkat satu teknologi mumpuni dari Adobe, Flash.

Walaupun mampu mengenalkan video game kepada dunia, Flash sering kali masih mendapatkan cibiran, khususnya dari kalangan hardcore gamer. Kualitas grafis dan gameplay yang sederhana menjadi aspek yang membuat teknologi ini sering kali diremehkan, apalagi jika dibandingkan dengan konsol maupun PC. Namun, Adobe tentu tak tinggal diam, tantangan diterima dan senjata sudah dipersiapkan. Lewat versi terbarunya, Adobe menjanjikan pengalaman flash gaming yang lebih kompleks. Setara konsol? Bukan masalah!

flash 11 demo

Lewat Adobe Evangelist, Andrew Trice, langkah masa depan Adobe ini diperkenalkan. Lewat update terbarunya yang akan diriils Oktober mendatang, Flash akan tampil semakin memesona. Tidak hanya kualitas visualisasi dua dimensi yang akan mendapatkan perombakan signifikan, kemampuan flash untuk menampilkan grafis tiga dimensi juga akan diperkuat. Bukan sesuatu yang muluk jika Adobe mengklaim kemampuan menghadirkan kualitas sekelas konsol lewat browser semata. Video yang diperlihatkan menjadi bukti dan dasar yang cukup kuat.

Update terbaru flash ini tidak hanya dihadirkan untuk browser, tetapi juga smartphone. Dukungan HD video support, Full HD Video, dan Surround 7.1 juga akan memperkuat pengalaman multimedia yang ada. Para gamer patut gembira mendengar berita ini. Kemampuan terbaru yang dihadirkan Adobe Flash ini tentu akan menghadirkan potensi yang sangat besar, khususnya masa depan online gaming. Bayangkan saja jika Anda dapat memainkan game MMORPG sekelas Ragnarok atau Diablo II dengan hanya mengakses situs seperti Facebook? Selamat tinggal masa-masa indah tidur!

Source: Kotaku

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…

Gaming

April 30, 2026 - 0

Film Nintendo Berikutnya Garapan Illumination Dikabarkan Rilis April 2028

Sebuah film Nintendo baru garapan Illumination dilaporkan muncul di jadwal…
April 30, 2026 - 0

Nama WUCHANG: Fallen Feathers Dibeli Digital Bros

Digital Bros resmi membeli IP WUCHANG: Fallen Feathers dari Chengdu…
April 30, 2026 - 0

Windrose Janjikan Daerah Baru Bernama Ashlands via Roadmap

Windrose bagikan roadmap terbarunya dengan janji akan bawakan daerah baru…
April 29, 2026 - 0

EA Sebut 85 Persen Proses QA Mereka Kini Sudah Gunakan AI

EA mengungkap sekitar 85 persen proses quality assurance mereka kini…