[PR] Cisco Tawarkan Cara Baru Berkolaborasi di Era Pasca PC, Mentransformasi Workspace Antar Platform, Perangkat dan Kini Web Browser
Cisco Jabber Membantu Jutaan Pengguna Berkolaborasi Langsung dari Aplikasi Web; Cisco WebEx Generasi Berikutnya Mengubah Cara Orang Melakukan Pertemuan Menggunakan Layanan Cloud Baru
JAKARTA, Indonesia, 24 November 2011 – Pada Cisco® Collaboration Summit 2011 yang diselenggarakan baru-baru ini, Cisco mengumumkan solusi terbaru yang membuat kolaborasi menjadi lebih efektif di era pasca PC. Era ini menembus keterbatasan komunikasi yang berbasis ‘PC-sentris’ dan menekankan pada pendekatan ‘manusia-sentries’, di mana orang-orang dapat berkolaborasi di mana pun, kapan pun dan menggunakan perangkat atau aplikasi apa pun. Pengumuman di ajang ini meliputi peningkatan kemampuan Cisco WebEx dan Cisco Jabber. Kemampuan terbarunya ini dapat mengubah bagaimana cara orang melakukan pertemuan menggunakan layanan berbasis cloud, serta memberikan cara mudah bagi karyawan untuk berkolaborasi langsung dari aplikasi Web yang mereka pakai sehari-harinya. Solusi terbaru ini mendorong produktivitas dan daya saing perusahaan ke tingkatan selanjutnya.
Dengan pengumuman ini, Cisco menawarkan generasi berikutnya dari Cisco WebEx. Peningkatan kemampuan ini meliputi kemampuan video HD dan mobilitas yang lebih baik sehingga memungkinkan cara baru untuk mempersiapkan, melakukan pertemuan dan follow-up setelah pertemuan. Selain itu, Cisco memperluas cloud conferencing untuk lebih banyak orang dengan menawarkan WebEx basic edition yang dirancang untuk pertemuan tiga orang atau kurang dari itu, secara cuma-cuma.
Cisco juga mentransformasi workspace secara signifikan dengan mengubah bagaimana orang-orang berkolaborasi dari aplikasi Web yang mereka pakai sehari-hari, seperti SAP Streamwork, Cisco Quad atau Google Apps. Sekarang ini, apakah saat sedang mobile maupun sedang di meja kerja, orang-orang semakin banyak menggunakan aplikasi kolaborasi untuk berkomunikasi dengan cara mereka sendiri – baik melalui instant message (IM), suara atau video. Cisco membuat kolaborasi menjadi lebih mudah dengan Cisco Jabber yang Web browser plug-innya bisa didapat secara cuma-cuma. Solusi ini memperluas kolaborasi ke puluhan juta orang yang menggunakan web browser di Windows atau Mac.
Dengan inovasi dan pengumuman terbaru seputar virtualisasi dan unified communications ini, Cisco terus mentransformasi workspace. Terlebih lagi, dengan WebEx dan solusi Cisco TelePresnce untuk SMB yang baru-baru ini diumumkan, Cisco telah memajukan penawaran berbasis cloud nya melalui Cisco Collaboration cloud.
Announcement Highlights
Cisco WebEx
- Memungkinkan kolaborasi lebih luas antar perusahaan: Pengembangan WebEx Meeting spaces membantu pengguna untuk melengkapi pertemuan mereka, karena pengguna dapat:
1. Dengan mudah berkolaborasi dan mengakses file dan presentasi di cloud secara real-time melalui komputer atau perangkat mobile.
2. Melihat status presence apakah rekan kerjanya dapat dihubungi dan memulai perbincangan melalui Instant Messaging (IM) untuk persiapan, berkolaborasi dan follow up.
3. Menjadwalkan pertemuan dan berbagi agenda, catatan, poin-poin yang perlu dilakukan, rekaman dan dokumen lainnya yang terkait.
4. Selain itu, administrator TI dapat menyediakan identitas tunggal kepada para pengguna Cisco WebEx SaaS sehingga dapat memenuhi kebijakan keamanan perusahaan.
- Meningkatkan pengalaman pertemuan mobile: WebEx memungkinkan pengguna melakukan pertemuan via video berkualitas tinggi melalui perangkat mobile. Kini fitur ini dapat digunakan di tablet Cisco Cius™ dan Apple iPhone, selain sebelumnya telah tersedia melalui Apple iPad. Fitur Voice over IP kini juga tersedia di iPhone dan iPad.
- Integrasi untuk meningkatkan kolaborasi: Menggunakan Cisco Cius dan perangkat mobile Apple, dengan teknologi “satu tombol,” pengguna WebEx dapat tersambung secara mudah ke pertemuan Cisco TelePresence. Pengalaman terintegrasi juga akan tersedia pada Cisco Jabber, Cisco Quad dan teknologi untuk mengoptimalkan medianet. Solusi ini mendukung application programming interface (API) yang dapat dengan mudah terintegrasi dengan aplikasi pihak ketiga seperti CRM.
- Memperluas kolaborasi ke lebih banyak pengguna melalui Cisco Collaboration Cloud: Dengan Cisco WebEx Basic Edition, Cisco menawarkan versi gratis dari WebEx yang mendukung sampai tiga peserta pertemuan dan menyediakan audio VoIP, video standar, IM, presence,desktop sharing dan storage sebesar 250 MB. Basic Edition ini ditargetkan akan tersedia di kwartal pertama 2012.
- Ketersediaan: Versi beta dari Cisco WebEx dijadwalkan akan tersedia mulai bulan Desember 2011, dalam bahasa Inggris dan utamanya akan ditargetkan untuk pasar Amerika dan Eropa. Ketersediaan secara luas direncanakan mulai kwartal pertama 2012 dan akan tersedia dalam berbagai bahasa, termasuk Inggris, Perancis, Jerman, Spanyol (Catilian dan Amerika Latin), dan Portugis untuk Brazil.
Cisco Jabber
- Kolaborasi menjadi semakin mudah: Jabber® Web plug-in akan memungkinkan perusahaan dan developer menggunakan web browser yang terkoneksi ke Internet untuk mendapatkan kemampuan Cisco Unified Communication. Sebagai hasilnya, pengguna yang memakai aplikasi berbasis cloud atau aplikasi berbasis lini bisnis, dapat secara mudah menjangkau rekan kerjanya dengan melihat status presence, berkomunikasi menggunakan IM dan melakukan click-to-call atau click-to-video untuk mendapatkan pengalaman kolaborasi secara real-time dan kaya.
- Memungkinkan developer untuk aplikasi Web yang “memungkinkan kolaborasi” : Software developer kit (SDK) untuk Cisco Jabber memungkinkan developer untuk berkolaborasi menggunakan aplikasi Web. Developer aplikasi akan didukung Jabber Developer Program. Pada portal dan program baru, Cisco Developer Network (CDN), para developer akan disediakan kode sample, video instruksional dan bertemu komunitas online tempat bertanya mengenai kesulitan teknis dan berbagi pengalaman terbaik. Untuk mulai menggunakan Jabber SDK, pengguna dapat mendaftar di CDN.
- Ketesediaan: Jabber SDK kini mendukung browser Internet Explorer, Firefox, Chrome dan Safari baik untuk sistem operasi Windows maupun Mac. Untuk informasi lebih lanjut mengenai peluncuran Jabber sebelumnya di bulan Maret, klik di sini.
Kutipan Pendukung
Zeus Kerravala, analis industri, ZK Research: “Dengan Cisco Jabber dan Jabber SDK, Cisco memperluas kolaborasi dengan menyediakanworkspace kolaboratif yang lebih luas, tidak hanya bagi pengguna Windows, serta fleksibilitas. Dengan peluncuran WebEx generasi berikutnya, Cisco mendorong transisi pasar dengan membantu pengguna mengelola siklus pertemuan dalam satu alur, sekalipun sedang mobile. Cisco adalah satu-satunya vendor yang menawarkan kemampuan kolaborasi yang luas, dapat memberikan pengalaman pertemuan yang kaya fitur, mobile, virtual dan kini berbasis Web.”
Davide Petramala, vice president, Sales and Business Development, Esnatech: “Pasar untuk aplikasi bisnis berbasis cloud berkembang dengan cepat. Di Esnatech, kami melihat banyak permintaan akan peningkatan kemampuan aplikasi Web, seperti Google Apps dan Gmail, dengan mengintegrasikan komunikasi langsung ke pengguna. Cisco Jabber SDK dapat menghilangkan halangan dan memberikan kemampuan bagi kami untuk mentransformasi apllikasi Google dan Google framework ke komunikasi langsung dan kolaborasi bagi pelanggan Cisco segmen enterprise.”
Riann Kruger, vice president, Infrastructure and Operations, Corinthian Colleges: “Saya dapat melihat semua alur kolaborasi berujung di WebEx meeting spaces, integrasi dengan chat dan fitur lainnya di Cisco Jabber. Semakin mulus alurnya maka semakin baik, khususnya untuk eksekutif yang sibuk.”
Greg Smith, vice president of sales, enterprise solutions at Datavox, a Houston-based Cisco Gold Certified Partner: “Sebagai bagian dari arsitektur kolaborasi Cisco, Jabber dan WebEx merupakan elemen penting yang dapat memperluas cara orang untuk berkolaborasi sehingga keputusan bisnis bisa dibuat lebih cepat. Kami melihat integrasi Jabber dengan aplikasi bisnis sebagai faktor pembeda utama, dan WebEx terus menjadi bagian penting dari kolaborasi untuk penjualan. Dengan semakin diperlukannya kolaborasi yang efektif, semakin banyak pelanggan melihat manfaatnya di area bisnis lainnya. Dengan mereka semakin mengetahui nilai yang bisa diberikan, maka peluang muncul bagi Datavox sebagai channel partner untuk mengeksplorasi lebih banyak kemungkinan penggunaan aplikasi kolaborasi.”
Warren Johnson, network systems administrator, Telvent DTN: “Kami ingin pengguna dapat mengakses konten di meeting space, dan tidak dikelola secara terpusat. Saya juga mengharapkan adanya file sharing sehingga dapat menangkal terjadinya kelebihan limit di inbox karena 17 kopi file PPT berukuran besar yang sama terlampir di email.”
Barry O’Sullivan, senior vice president and general manager, Collaboration and Communications Group, Cisco: “Kami mendengarkan pelanggan kami dan secara signifikan memperluas kemampuan Jabber dan WebEx untuk dapat memungkinkan pengalaman kolaborasi yang mulus untuk serangkaian perangkat dan platform, entah untuk yang berada di lokasi atau di cloud. Pendekatan ini mendorong lebih jauh tujuan strategis kami untuk memungkinkan kolaborasi ‘any-to-any’ selagi mempermudah kolaborasi dengan orang-orang di dalam mau pun di luar organisasi. Di era pasca PC, bisnis memerlukan cara untuk memperluas kolaborasi mobile, sosial, video dan virtual ke perangkat telepon mobile, tablet, dan atau perangkat apa pun yabng terkoneksi internet. Kami menghadirkan hal tersebut sekarang ini.”
![[PR] Cisco Tawarkan Cara Baru Berkolaborasi di Era Pasca PC, Mentransformasi Workspace Antar Platform, Perangkat dan Kini Web Browser 1 Cisco Logo](https://www.jagatreview.com/wp-content/uploads/2011/11/Cisco_Logo.gif)












