[PR] DITANGKAP! Geng Cybercrime Terbesar di Dunia

Author
Cerira
Reading time:
November 16, 2011
  • FBI dan Trend Micro berhasil meringkus gerombolan cybercrime yang telah meng-hijacked 4 juta komputer di 100 negara
  • Operasi “Ghost Click” berhasil menghentikan kegiatan geng cybercrime dan mengamankan tersangka dari Estonia
  • Peringatan dini bagi setiap negara yang rentan tingkat keamanannya

Jakarta, 16 November 2011: Trend Micro Incorporated (TYO: 4704; TSE: 4704), pemimpin global dalam keamanan konten dan cloud internet, hari ini bersama FBI, mengumumkan keberhasilannya dalam meringkus gerombolam penjahat cyber terbesar di dunia. 6 orang dari Estonia telah diringkus. Geng yang telah melakukan kejahatan cyber sejak 2007 ini telah menyebarkan malware jenis DNSChanger dan menginfeksi lebih dari 4 juta komputer di 100 negara, dan sekitar 500 ribunya memakan korban di Amerika.

Keberhasilan ini menjadikan Trend Micro, sebagai satu-satunya perusahaan keamanan dunia yang dipercaya FBI dalam meringkus gerombolan penjahat cyber. Setelah melakukan penyelidikan dan penelusuran selama dua tahun, dengan menggunakan sandi operasi “Ghost Click”, ditemukan bahwa kejahatan cyber mereka telah merugikan bukan saja individu, swasta, pemerintahan, tapi juga sampai ke lembaga seperti NASA, dan beberapa perusahaan besar lain yang namanya tidak ingin disebutkan.

BigBotnets Cybercrime

Malware yang disebar diarahkan untuk masuk ke dalam link jebakan mereka, tentunya dengan tujuan mendapatkan uang. Seluruhnya dikontrol oleh 100 komputer pengendali di Rusia yang ada dalam kedok perusahaan bernama “Rove Digital” dan “Esthost”. Gerombolan tersebut telah mendapatkan uang dari kejahatan digital ini sebesar U$ 14 juta, dan menjadikannya sebagai yang terbesar dalam sejarah botnet. Pada grafik ditampilkan, pelaku botnet berdasarkan tingkat kerugiannya adalah Waledac, Rustock, Coreflood, dan Esthost.

Dasar teknik penyerangan yang dilakukan  adalah setiap komputer yang terkena akan dirubah ke nomor DNS sesuai dengan keinginan si pembuat. FBI pun menyelediki apa saja yang dilakukan DNSChanger tersebut, selain memindahkan alamat website, mereka juga menawarkan antivirus palsu, mengelabui dengan iklan pop up vulgar dengan tujuan untuk mendapatkan uang.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

July 4, 2026 - 0

Laptop Windows RAM Cuma 8 GB? Bisa Buat Apa? feat. Infinix XBOOK 15

Harga RAM naik tinggi banget dan sepertinya susah turun dalam…
June 28, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios Neo 16S AI: Prosesor Baru, Lebih Efisien, Bodi Tipis, Tetap Powerful!

Ini adalah laptop gaming dengan prosesor Panther Lake pertama yang…
June 24, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 7i FIFA World Cup Edition: Laptop Gaming Kolaborasi Spesial Piala Dunia!

Ini adalah laptop gaming limited edition dari Lenovo, yang kolaborasi…

Gaming

July 3, 2026 - 0

Inisiatif Stop Killing Games Digagalkan Parlemen Amerika

RUU Protect Our Games Act yang dimulai oleh inisiatif Stop…
July 3, 2026 - 0

GTA 6 Diprediksi Tak Bisa Berjalan 60 FPS di PS5 Pro & Xbox Series X

GTA 6 diprediksi hanya dapat berjalan di 30 FPS pada…
July 3, 2026 - 0

Nintendo Dikabarkan Siapkan Switch 2 dengan Layar LCD Baru

Nintendo dikabarkan tengah menyiapkan Switch 2 dengan panel LCD baru…
July 3, 2026 - 0

Xbox Tegaskan Tak Kurangi Investasi Game Meski Lakukan PHK Massal

Xbox menegaskan investasi untuk pengembangan game tidak berkurang meski perusahaan…