in: Gadget | April 25, 2016 | by: Dedy Irvan

SmartWatch Android Wear di Indonesia

Smartwatch

Smartwatch tampaknya menjadi gadget yang kian menarik perhatian. Entah karena kemampuannya atau karena tren untuk tampil canggih. Akan tetapi, tidak banyak smartwatch yang sebenarnya dapat menyuguhkan fitur-fitur ekstra. Saat ini, bisa dikatakan hanya ada segelintir smartwatch yang layak menjadi perhatian Anda.

Pada dasarnya, smartwatch yang beredar dan populer adalah smartwatch yang masih harus dihubungkan ke smartphone Anda. Semua notifikasi dan instalasi dilakukan dari smartphone. Jadi, saat ini smartwatch lebih ke arah perpanjangan atau extension dari smartphone Anda

Bedakan: Smartwatch vs Fitness Band/Watch

garmin-vivofit

Banyak yang mengira bahwa sebuah jam yang dapat menampilkan SMS dan mencatat jumlah langkah Anda adalah sebuah smartwatch. Mungkin ada benarnya. Akan tetapi, dengan kian canggihnya smartwatch saat ini, perbedaannya dengan fitness band/watch sudah kian jelas.

Fitness band adalah wearable yang bertujuan untuk menampilkan parameter kebugaran Anda. Mulai dari jumlah langkah pengguna, kalori yang dibakar tiap hari, hingga (yang paling canggih) mengukur detak jantung penggunanya secara langsung.

Smartwatch adalah jam yang memiliki kemampuan komputasi ekstra. Kemampuan seperti yang dimiliki oleh Fitness band bisa saja dimasukkan ke dalam smartwatch. Namun, pembeda utamanya adalah aplikasi-aplikasi yang berlimpah yang dapat diinstalasikan ke dalamnya. Mulai dari aplikasi chatting, socialmedia, pencatatan, bahkan hingga aplikasi untuk browsing, menonton film, memutar musik, menjawab telepon, game, dan aplikasi lainnya yang dapat ditambahkan dengan mudah.

Layak Diperhatikan: Jika Dukungan Aplikasinya Berlimpah

Dukungan aplikasi yang berlimpah tentunya akan menjadikan smartwatch kian “smart”. Oleh sebab itu, hanya smartwatch yang memiliki dukungan aplikasi dalam jumlah besar dan memiliki harapan berkembang pesat akan menjadi smartwatch yang layak dilirik oleh konsumen. Karena dukungan aplikasi tentunya sangat bergantung pada OS, oleh sebab itu OS pun akan menjadi penentu layak tidaknya smartwatch untuk dilirik.

Pebble

pebble-steel-640x364

Smartwatch berbasis Pebble adalah smartwatch paling berhasil di awal perkembangan smartwatch modern. Menggunakan layar jenis e-paper, dan prosesor berkonsumsi daya rendah smartwatch ini hadir dengan daya tahan baterai sangat baik (5-7 hari). Akan tetapi, prosesornya ini yang menghambat jenis aplikasi yang bisa memanfaatkan Pebble. Berkembang hingga ke penggunaan layar e-paper berwarna, Pebble kini kian surut peminatnya.

Apple Watch

apple-watch14

Datang dari produsen smartphone paling laris di dunia, Apple, tentu saja smartwatch ini memperoleh sambutan yang sangat baik di pasaran. Penampilan smartwatch berbentuk kotak ini mempesona banyak pengguna iPhone. Performanya tentu saja senyaman penggunaan iPhone. Jumlah aksesoris yang tersedia pun melimpah. Tampilan layarnya sangat baik, dan fitur-fiturnya pun lengkap, hingga sampai ke sensor detak jantung. Mungkin kelemahan dari smartwatch ini terletak pada 2 hal saja:

  • Apple watch hanya kompatibel dengan iPhone
  • Konsumsi dayanya cenderung boros. Pengguna melaporkan penggunaan rata-rata 24 jam saja.

Android Wear

Memang, tidak ada jam dengan nama Android Wear. Akan tetapi, Android Wear ini adalah OS dibalik banyak smartwatch terkenal di dunia, di antaranya adalah:

wear-collection-1990

  • Moto 360
  • Moto 360 2nd Generation
  • Moto 360 Sport
  • LG G Watch
  • LG G Watch R
  • LG Urbane
  • ASUS ZenWatch
  • ASUS ZenWatch 2
  • Fossil Q Founder
  • Tag Heuer Connect
  • Huawei Watch
  • Samsung Gear Live
  • Sony Smartwatch 3
  • Casio WSD-F10
  • Nixon The Mission

Berumur sekitar 2 tahun, Android Wear hadir dengan jajaran smartwatch yang sangat bervariasi. Mulai dari yang paling polos seperti LG G Watch pertama, yang paling elegan seperti Tag Heuer Connect dan Fossil Q Founder, hingga yang siap untuk kondisi ekstrim seperti Casio WSD-F10 dan Nixon The Mission. Oleh sebab itu, tak heran jika smartwatch berbasis Android Wear saat ini memiliki segudang aplikasi yang bisa diperoleh melalui Play store.

Salah satu keunikan Android Wear adalah kemampuannya untuk dikoneksikan ke smartphone Android dan juga iPhone.

Android Wear: Notifikasi Smartphone di Pergelangan Tangan

android-wear-features

 

Semua notifikasi yang umumnya Anda baca pada smartphone akan tampil di smartwatch Android Wear yang terkoneksi. Telepon masuk, SMS, pesan WhatsApp, jadwal kalender, dan beragam notifikasi lainnya dapat dihadirkan langsung di pergelangan tangan tanpa membuka smartphone.

Android Wear: Pilihan Tampilan Tak Terbatas

Screenshot_2016-04-25-13-54-27

Tampilan smartwatch berbasis Android Wear tentu saja menggunakan layar display. Anda memiliki kebebasan untuk menentukan tampilan sesuai dengan preferensi Anda. Tampilan ini umum disebut sebagai Watch Face. Umumnya smartwatch Android Wear akan datang dengan setidaknya belasan hingga puluhan watch face berbeda. Akan tetapi, Anda bisa melakukan kostumisasi watch face sendiri. Jika dirasakan masih kurang, ada beberapa aplikasi seperti FaceRepo, WatchMaker, dan sejenisnya yang mengijinkan kustomisasi lebih detail lagi. Anda bahkan dapat menggunakan watch face gratis yang disediakan oleh komunitas pengguna aplikasi-aplikasi tersebut yang jumlahnya ratusan, bahkan mungkin sudah mencapai ribuan.

Android Wear: Mengukur Kebugaran

Dengan semua smartwatch Android Wear Anda setidaknya bisa mengukur jumlah langkah Anda. Aplikasi seperti Google Fit akan lengsung menghitungnya, dan Anda bisa menggunakan account Google Anda untuk memanfaatkan perhitungan ini di semua perangkat lainnya. Tentu saja, beberapa smartwatch dengan Android Wear bahkan sudah dilengkapi dengan sensor detak jantung yang bisa membuat keakuratan pengukuran kebugaran Anda menjadi kian baik.

Android Wear dan Google Maps

WP_20160425_14_00_52_Pro

Dengan semua smartwatch Android Wear Anda bisa memanfaatkan aplikasi Google Maps. Anda bisa melihat langsung posisi Anda saat Maps dihidupkan atau bisa mengikuti arah yang ditentukan dari aplikasi Google Maps di smartphone Anda. Jadi, Anda tidak perlu mengeluarkan smartphone saat sedang mencari arah atau melihat lokasi.

Android Wear: Mengoperasikan dengan Suara

2016-03-03-142957-1457016177-cpfA-column-width-inline

Tersedianya mikrofon pada semua smartwatch berbasis Android Wear membuat Anda bisa memasukkan perintah dengan suara Anda. Mulai dari searching dengan Google, menghidupkan aplikasi, hingga membuat catatan dan bahkan menjawab pesan dari SMS dan WhatsApp. Hal ini membuat pengguna Android Wear tidak perlu sering mengeluarkan smartphone untuk menjawab pesan singkat. Tentu saja, semua fungsi Google search bisa juga digunakan, seperti konversi mata uang misalnya.

Android Wear: Beragam Aplikasi

Screenshot_2016-04-25-14-08-48

Hal yang menarik pada smartwatch Android Wear adalah aplikasinya. Rata-rata aplikasi untuk Android Wear akan bisa digunakan pada semua smartwatch yang menggunakannya. Sebagai contoh, aplikasi seperti WhatsApp akan bisa digunakan pada semua smartwatch AndroidWear. Anda cukup menginstalasikan WhatsApp di smartphone, dan versi WhatsApp untuk Android Wear akan langsung terinstalasi di smartwatch berbasis Android Wear yang terhubung ke smartphone Anda.

Lalu, apa saja smartwatch berbasis Android Wear yang sudah tersedia di Indonesia? Cek di halaman selanjutnya ya.

Daftar Isi
Pages: 1 2
Tags:

COMMENTS

comments!

RANDOM ARTICLES