in: Notebook / Laptop | April 24, 2019 | by: Yufianto Gunawan

Preview ROG Zephyrus Terbaru: Core 9th Gen., Ryzen 3000 Series, dan GeForce GTX 1660 Ti

Di acara perkenalan produk laptop baru ASUS ROG, yang digelar kemarin di Lippo Mall Puri, Jakarta, tim Jagat Review dan perwakilan media lain yang hadir di tempat acara mendapatkan kesempatan untuk langsung mencoba laptop-laptop baru yang dibawa perusahaan asal Taiwan itu. Karena beberapa komponen yang digunakan di laptop-laptop itu terbilang baru, atau belum pernah kami jumpai sebelumnya, kesempatan yang diberikan ASUS tentunya tidak kami sia-siakan. Berbekal beberapa benchmark umum yang disediakan tim ASUS di laptop-laptop itu, kami akan coba memberikan gambaran awal terkait performa beberapa komponen, seperti prosesor Core 9th Gen dan Ryzen 3000 Series, serta GPU GeForce GTX 1660 Ti.

Hendra Wijaya, dari ASUS ROG, menjelaskan spesifikasi dari jajaran laptop ROG Zephyrus terbaru.

Platform Pengujian: ROG Zephyrus M GU502 dan ROG Zephyrus G GA502

Pengujian singkat, yang kami lakukan di sela acara yang digelar ASUS, kami lakukan di dua laptop yang ditampilkan, yaitu ROG Zephyrus M (GU502) dan ROG Zephyrus G (GA502). ROG Zephyrus G adalah lini baru dalam keluarga ROG Zephyrus yang diposisikan sebagai yang paling terjangkau. Sementara ROG Zephyrus M diposisikan di atas Zephyrus G, tetapi masih di bawah Zephyrus S. Mari kita lihat spesifikasi dari kedua laptop yang kami gunakan tersebut.

ROG Zephyrus M (GU502)

ASUS ROG Zephyrus M (GU502)
Processor Intel Core i7 9750H (Base 2.6 GHz/Turbo Boost 4.5 GHz)
Memory DDR4-2666 MHz up to 32 GB
Graphics NVIDIA GeForce GTX 1660 Ti
Display 15.6 inch | 1920 x 1080 pixel | IPS | 144 Hz | 100% sRGB, Pantone Validated
Storage M.2 SSD PCIe NVMe up to 1 TB
USB Port 3x USB 3.0, 1x USB 3.1 Type C
Display Output HDMI, Display Port via USB Type C
Ethernet 1
Audio In/Out Headphone Jack
Microphone Jack
Operating System Windows 10 Build 1809
Dimensions (cm) 36 x 25 x 1.89 (Width x Depth x Height)
Weight (kg) 1.9 (Notebook)

Laptop baru ini hadir dengan dua hal baru yang tentu saja menarik, yaitu prosesor Core i7-9750H dan GPU GeForce GTX 1660 Ti. Core i7-9750H mengusung konfigurasi core yang sama dengan Core i7-8750H, pendahulunya, tetapi dengan clock yang lebih tinggi. Intel menyebutkan bahwa prosesor ini memiliki base clock 2.6 GHz, dengan single core max. frequency di 4.5 GHz. Bila dibandingkan dengan pendahulunya, prosesor ini menawarkan base clock 400 MHz lebih tinggi.

Sementara untuk GPU, GeForce GTX 1660 Ti menggunakan arsitektur Turing, arsitektur yang sama dengan yang digunakan di GeForce RTX, tetapi tanpa dibekali dengan RT Core dan Tensor Core. Sebelumnya, NVIDIA telah merilis GeForce GTX 1660 Ti ini untuk desktop, dan kini mereka membawanya ke laptop untuk mengisi posisi di kelas menengah. GPU ini mengusung 1536 CUDA Core, sama seperti versi desktop, dan mengusung base clock 1455 serta boost clock 1590 MHz, di bawah yang ditawarkan versi desktop.

ROG Zephyrus G (GA502)

ASUS ROG Zephyrus G (GA502)
Processor AMD Ryzen 7 3750H (Base 2.3 GHz/Max. Boost 4.0 GHz)
Memory DDR4-2666 MHz up to 32 GB
Graphics NVIDIA GeForce GTX 1660 Ti Max-Q
Display 15.6 inch | 1920 x 1080 pixel | IPS | up to 144 Hz
Storage M.2 SSD PCIe NVMe up to 512 GB
USB Port 3x USB 3.0, 1x USB 3.1 Type C
Display Output HDMI
Ethernet 1
Audio In/Out Headphone Combo
Operating System Windows 10 Build 1809
Dimensions (cm) 36 x 25.2 x 2.04 (Width x Depth x Height)
Weight (kg) 2.1 (Notebook)

Varian yang satu ini hadir dengan prosesor AMD Ryzen 3000 Series, tepatnya Ryzen 7 3750H. Prosesor ini mengusung 4 core dengan 8 thread, dengan base clock di 2.3 GHz dan max. boost 4.0 GHz. Dengan TDP 35 Watt dan pengolah grafis terintegrasi Vega 10, prosesor ini merupakan yang terkencang yang ditawarkan AMD untuk perangkat mobile untuk saat ini.

Sementara untuk GPU, ASUS menggunakan varian Max-Q dari GeForce GTX 1660 Ti untuk laptop ini. GPU yang digunakan secara umum sama dengan yang digunakan di ROG Zephyrus M, tetapi clock-nya dibatasi di angka yang lebih rendah. Hal tersebut membuat performa yang dihasilkan akan relatif lebih rendah, tetapi konsumsi daya dan suhu operasinya pun juga akan lebih rendah.

Pengujian Singkat

Karena terbatasnya waktu untuk mencoba produk-produk tersebut, serta benchmark yang tersedia, kami hanya melakukan pengujian singkat dengan menggunakan benchmark Cinebench R15 dan 3DMark. Untuk Cinebench R15, seperti biasa, kami akan menampilkan skor Single Thread dan All Thread. Sementara untuk 3DMark, kami menggunakan benchmark Fire Strike dan Time Spy.

Daftar Isi
Pages: 1 2
Tags:

Share This: