AI Bantu Deteksi Kanker Paru Lebih Cepat

Reading time:
June 15, 2026

Kecerdasan buatan atau AI semakin banyak dimanfaatkan di sektor kesehatan. Di Inggris, teknologi ini kini digunakan untuk membantu dokter mendeteksi kanker paru lebih cepat melalui analisis hasil foto rontgen. Pemerintah setempat bahkan mengalokasikan investasi sebesar £20 juta untuk memperluas penggunaan teknologi tersebut di layanan kesehatan nasional atau NHS.

AI Deteksi Kanker Paru-paru

Teknologi AI yang saat ini telah tersedia di sekitar separuh lembaga NHS di Inggris itu diklaim sudah membantu lebih dari 4 juta orang menerima diagnosis yang lebih cepat atau memperoleh kepastian bahwa mereka tidak mengidap kanker paru-paru. Ke depannya, pemerintah Inggris menargetkan teknologi tersebut dapat diterapkan di seluruh lembaga NHS pada 2029.

Mike Jones, manajer AI dan digital di Royal Surrey NHS Foundation Trust, menjelaskan bahwa sistem tersebut memiliki dua fungsi utama, yakni penentuan prioritas dan dukungan pengambilan keputusan klinis. AI dapat membaca hasil pemindaian terlebih dahulu, menandai temuan yang dianggap mencurigakan, sekaligus membantu menentukan pasien kanker mana yang perlu diprioritaskan untuk diperiksa lebih lanjut.

Baca Juga: PC Gaming Jadi Tameng Tak Terduga, Selamatkan Pemilik dari Peluru Nyasar

Penanganan Pasien Kanker

Jones menambahkan bahwa sebelumnya hasil rontgen diproses berdasarkan urutan kedatangan pasien. Kini, AI melakukan pra-analisis terhadap hasil pemindaian sehingga kasus kanker paru-paru yang dianggap lebih mendesak dapat langsung dipindahkan ke antrean teratas. Meski begitu, keputusan akhir tetap berada di tangan dokter yang dapat menerima, mengubah, atau mengabaikan hasil analisis dari AI.

Data awal menunjukkan teknologi ini mampu memangkas waktu analisis kasus kompleks dari rata-rata delapan hari menjadi sekitar empat hari. Pemerintah Inggris menegaskan bahwa AI tidak ditujukan untuk menggantikan tenaga medis, melainkan melengkapi kemampuan dokter dalam menemukan indikasi penyakit lebih cepat dan lebih akurat. Menurut kamu, apakah teknologi seperti ini sudah layak diterapkan lebih luas di layanan kesehatan?

Sumber

 

Share
Tags:

Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Ini dia Laptop pertama Polytron dengan prosesor AMD Ryzen. Harganya?…
May 25, 2026 - 0

Review Acer TravelMate X4 14 AI: Laptop Bisnis AI Cepat, Ringan & Produktif

Kata siapa bisnis UMKM ga butuh Laptop canggih?! Apalagi sekarang…
May 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook DUO 2026 (UX8407AA): Desain Baru, Makin Kokoh, Makin Kenceng!

Kerja serius pakai laptop thin and light biasa? Kurang mantap…

Gaming

June 12, 2026 - 0

Stellar Blade Blood Rain Janjikan Karakter Protagonis Yang Lebih Kuat

Evie, protagonis baru untuk Stellar Blade: Blood Rain, dipastikan Shift…
June 12, 2026 - 0

Gears of War: E-Day Siapkan Campaign Dengan Durasi Terpanjang

The Coalition memastikan campaign di Gears of War: E-Day akan…
June 12, 2026 - 0

Roblox Diklaim Ingin “Jalan Damai” Untuk Ratusan Gugatan Keamanan Anak

Roblox diklaim ingin selesaikan lebih dari 150 gugatan terkait dugaan…
June 12, 2026 - 0

Xbox Kaji Ulang Strategi Console Next-Gen Mereka

Xbox sedang mengevaluasi kembali pendekatan untuk Project Helix, dengan faktor…