HP Planet Partner Recycle Programs Fasilitasi Program Daur Ulang Komputer dan Printer Hotel Shangri-La Jakarta
Jakarta, 10 Agustus 2010 – HP melalui program kepedulian lingkungan globalnya, Planet Partner Recycle Program, mendukung program daur ulang perangkat komputer dan printer Hotel Shangri-La, Jakarta, yang sudah tiba masanya untuk diganti dengan perangkat terbaru. Melalui program ini, masing-masing perusahaan menunjukkan komitmennya yang tinggi dalam mendukung keberhasilan Kampanye Hijau guna menjaga kelestarian lingkungan khususnya dari limbah elektronik.
“HP Planet Partner Recycle Program merupakan program global yang dihadirkan sebagai bentuk partisipasi HP sebagai warga dunia yang memiliki kepedulian tinggi terhadap kelestarian lingkungan melalui penyediaan fasilitas bagi pelanggan untuk mendaur ulang produk-produk elektroniknya yang tidak digunakan lagi dan akan diganti dengan produk baru,” ujar Angeline Yuwono, Marketing and Communications Head, Personal Systems Group, HP Indonesia.
Angeline menambahkan, program ini terintegrasi ke dalam kebijakan besar HP dalam mendukung pelestarian lingkungan melalui penyediaan produk-produk yang kian hari kian ramah lingkungan, semakin berkurangnya material yang dapat membahayakan kesehatan, hingga upaya untuk semakin meniadakan penggunaan material yang tidak dapat didaur ulang untuk kemasannya.
Secara mendasar, kepedulian lingkungan HP melalui Planet Partners Recycle Program menekankan pada tiga prioritas:
- Kepedulian yang tinggi terhadap iklim dan penghematan energi
- Penyediaan produk-produk yang dapat didaur ulang dan digunakan kembali
- Tanggung jawab supply chain
Terhadap produk komputer dan printer Hotel Shangri-La Jakarta, HP menyediakan dukungan penuh dari pengambilan dan pengiriman barang, serta selanjutnya mendaur ulangnya serta melengkapi kegiatan daur ulang yang selama ini telah dilakukan HP dan telah memberikan kontribusi signifikan.
Terhitung dari 2007 hingga akhir 2010, produk-produk elektronik yang didaur ulang melalui Planet Partner Recycle Program akan berjumlah 900.000 ton. Adapun produk-produk daur ulang yang akan dapat digunakan kembali berjumlah 125.000 ton.
















