Lambaian Perpisahan Untuk Google Wave

Author
Patrick
Reading time:
August 5, 2010
logo wave

Google Wave, sebuah aplikasi kolaborasi antarpengguna milik Google menjadi bahan pembicaraan tahun lalu. Produk  dari Google ini disebut-sebut akan mengubah paradigma orang berkomunikasi dan berkolaborasi di Internet.

Google Wave memungkinkan Anda berkolaborasi secara langsung dengan kolega Anda. Di sini Anda dapat berkomunikasi lewat feature chat, berkolaborasi bersama dalam mengolah dokumen, hingga tukar-menukar file secara real-time. Kesemuanya ini dijalankan lewat browser. Konsep yang sangat mutakhir untuk saat ini.

wave

Tarik garis beberapa bulan kemudian, Google mengumumkan bahwa mereka akan menghentikan pengembangan dari Google Wave. Selanjutnya, mereka akan mulai fokus untuk mengintegrasikan feature-feature yang ada di Wave ke dalam aplikasi Google yang sudah matang, seperti Gmail ataupun Google Docs. Menurut Urls Hozle, Senior Vice President, Operations Google “Kami akan membuat tool khusus untuk para pengguna Wave, untuk mengimpor data-data mereka dari Wave”.

Apa yang salah dari Google Wave ini? Tingkat respon dan adopsi yang rendah dari para pengguna Internet menjadi salah satu alasan ketidakpopuleran Wave. Banyak pengguna yang mengeluhkan sulitnya menggunakan Google Wave. Untuk suatu tool kolaborasi, Wave memiliki feature-feature tingkat tinggi yang sayangnya tidak terlalu sederhana untuk pengguna awam.

Di Indonesia sendiri, Wave kurang digemari karena sifatnya yang real-time. Kolaborasi secara real-time dengan menggunakan Wave membutuhkan resource komputer dan bandwidth yang memadai, mengingat Wave ini berbasis AJAX.

Source: Google

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

June 24, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 7i FIFA World Cup Edition: Laptop Gaming Kolaborasi Spesial Piala Dunia!

Ini adalah laptop gaming limited edition dari Lenovo, yang kolaborasi…
June 23, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook A14 (UX3407) 2026: Laptop Snapdragon X2 Elite Paling Ringan, Irit, & Kencang

Laptop 18-Core ini bodinya tipis dan beratnya enteng banget cuman…
June 18, 2026 - 0

Review ASUS ROG Zephyrus Duo (2026): Kencang “Pol” Buat Multitasking & Gaming AAA

Laptop Gaming kekinian tuh harusnya kayak gini. Ini adalah “ASUS…

Gaming

June 26, 2026 - 0

Xbox Kembali Naikkan Harga Console Hingga $150

Microsoft kembali menaikkan harga Xbox Series X dan Series S…
June 25, 2026 - 0

Valve Dorong SteamOS Untuk Ubah PC Gaming Jadi Console

Valve memperluas SteamOS ke PC gaming dengan rangkul NVIDIA demi…
June 25, 2026 - 0

Valve Ungkap Alasan Tingginya Harga Steam Machine

Valve menjelaskan alasan Steam Machine dibanderol di atas $1000, menyoroti…
June 25, 2026 - 0

Unreal Engine 5.8 Siapkan Optimisasi Performa yang Besar

Epic Games sebutkan Unreal Engine 5.8 akan menjadi versi paling…