Buffalo LinkStation Duo: Stasiun Data dengan Fasilitas RAID

Reading time:
September 3, 2010

Kesimpulan

“Menarik!” Kata itulah yang pertama kali saya dan berapa rekan saya katakan saat melakukan pengujian enclosure NAS dari Buffalo ini. Pertama karena NAS ini cukup mungil dan mudah dalam pengoperasiannya. Saat kosong, NAS ini memang ringan. Saat terisi, barulah terasa beban yang dimiliki oleh NAS plus hard disk yang ada di dalamnya. Bagi Anda yang ingin memiliki sebuah bank data tanpa harus menggunakan sebuah komputer yang berdiri sendiri, LinkStation Duo menawarkan kemudahan serta kenyamanan tersendiri.

Untuk sebuah tempat pertukaran data yang dapat menangani banyak transaksi data, Anda bisa menggunakan mode RAID-0. Saat Anda menginginkan ekstra pengamanan data pada bank data Anda, gunakan saja RAID-1. Anda pun bisa membuat hard disk yang ada di dalamnya jalan pada mode IDE. Selain itu, bagi Anda yang gemar melakukan download data, NAS ini mampu mendownload dengan menggunakan BitTorrent.

NAS ini tidak hanya mendukung aplikasi bakcup yang ada di Windows saja, seperti Memeo yang ada pada CD Softwarenya. Bagi para pengguna Mac, LinkStation Duo ini juga mendukung feature Time Machine. Ini berarti jika pada satu lingkungan pekerjaan di mana para clientnya menggunakan Windows dan Macintosh, keduanya dapat menggunakan feature backup mereka secara bersamaan.

NAS ini sangat cocok untuk Anda yang ingin memiliki bank data sendiri tanpa harus membangun sebuah server. Selain itu bagi Anda yang suka menukar film pada saat kopdar, enclosure ini juga dapat dibawa untuk bertukar data. Jika Anda memiliki banyak hard disk internal, enclosure ini juga cocok untuk tempat penyimpanan data tambahan Anda. Akan tetapi bagi Anda yang hanya memiliki sedikit data, pembelian sebuah NAS enclosure tidak terlalu menguntungkan. Anda lebih baik membeli sebuah hard disk eksternal saja.

Kelebihan

  • Dimensi kecil
  • Kinerja baik
  • BitTorrent, RAID

Kekurangan

  • IP membingungkan
  • Interface web pertama kali digunakan berbahasa Jepang.
Produsen Buffalo
Info http://www.buffalotech.com
Harga $ 100
Distributor ECS Indo Jaya
Telepon (021) 62312893
Dimensi 204 x 127 x 86 mm
Bobot kosong 2.3 kg
Interface LAN
Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

June 23, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook A14 (UX3407) 2026: Laptop Snapdragon X2 Elite Paling Ringan, Irit, & Kencang

Bodi ASUS Zenbook A14 (UX3407) 2026 Form Factor Clamshell Material…
June 18, 2026 - 0

Review ASUS ROG Zephyrus Duo (2026): Kencang “Pol” Buat Multitasking & Gaming AAA

Bodi Form Factor Clamshell tapi dengan engsel layar yang bisa…
May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Bodi Form Factor Clamshell atau Laptop Klasik. Material Polikarbonat dengan…

Gaming

June 25, 2026 - 0

Valve Dorong SteamOS Untuk Ubah PC Gaming Jadi Console

Valve memperluas SteamOS ke PC gaming dengan rangkul NVIDIA demi…
June 25, 2026 - 0

Valve Ungkap Alasan Tingginya Harga Steam Machine

Valve menjelaskan alasan Steam Machine dibanderol di atas $1000, menyoroti…
June 25, 2026 - 0

Unreal Engine 5.8 Siapkan Optimisasi Performa yang Besar

Epic Games sebutkan Unreal Engine 5.8 akan menjadi versi paling…
June 25, 2026 - 0

Rumor: PS6 Diklaim Akan Gunakan Frame Generation Berbasis AI

Bocoran terbaru menyebut PS6 akan mengandalkan AI, Super Resolution, dan…