Harry Potter and The Deathly Hallows Part 1: Paruh Pertama menuju Final

Reading time:
November 17, 2010
harry potter dhp1 poster20

Pecinta serial Harry Potter pastinya tidak sabar menantikan film final dari seri yang telah berjalan selama hampir 10 tahun ini. Diadaptasi dari novel fantasi karangan J.K. Rowling, versi film serial Harry Potter tidak pernah sepi penonton. Kemunculannya bahkan ditunggu setiap tahun! J.K. Rowling telah membanjiri imajinasi anak-anak di seluruh dunia dengan Hogwarts dan sihir! Dunia anak? Tentu saja! Harry Potter menjadi terkenal di seluruh dunia karena anak-anak jatuh hati pada karakter berkacamata bulat tersebut.

Nah, jika Anda penonton setia film-film Harry Potter, pasti akan menyadari adanya perubahan gaya penceritaan dan penggambaran di film-film tersebut setiap tahunnya. Harry Potter cilik lambat laun berubah menjadi Harry Potter remaja. Hogwart yang dahulunya penuh dengan pertunjukkan sihir menakjubkan dan olahraga menantang Quidditch, berubah menjadi tempat paling tidak aman sepeninggal kepala sekolah mereka, Dumbledore. Ya, seiring dengan bertambahnya umur Harry Potter, peristiwa dan kejadian yang berlangsung pun “naik level”.

Harry Potter and the Deathly Hallows Part I 56965 Medium

Di seri terakhir ini, tidak ada lagi Quidditch, Hogwarts, Hogsmeade, atau jus labu. Di film ini, Harry Potter tidak lagi menjadi the-lucky-kid yang selalu lolos dari kematian. Kali ini, ia dan sahabat-sahabatnya harus keluar dari zona nyaman dan menyelesaikan misi terbesar mereka: menghancurkan horcrux. Dari tujuh horcrux yang ada, baru dua yang telah berhasil dihancurkan, cincin Marvolo Gaunt, dan diari Tom Riddle. Harry, Ron, dan Hermione pun harus menghadapi kehidupan nyata: menyusuri kota London, menyelinap di lebatnya hutan, dan tidur di bawah mantera pelindung untuk menghindari snatcher. Ketiganya pun mengalami masa-masa tersulit dalam sejarah persahabatan mereka. Di sini, mental dan kapabilitas mereka benar-benar diuji.

Harry Potter and the Deathly Hallows merupakan film yang paling berbeda dari seri-seri sebelumnya. Seluruh hal yang biasa kita lihat di seri-seri sebelumnya lenyap! Harry Potter dan teman-temannya seakan berada di dunia lain, dunia yang lebih nyata. Mereka bersembunyi, menyamar, dan merapal mantera untuk bertahan hidup. Apparently, being a witch is not fun at all. Mungkin, setelah menyaksikan seri terakhir ini, anak-anak akan melihat sisi lain dari dunia sihir (yang selama ini terlihat begitu indah dan menyenangkan). Berbicara mengenai anak-anak, seri terakhir ini menjadi seri yang paling tidak dianjurkan untuk anak-anak. Dunia Harry Potter telah berubah menjadi lebih gelap, kelam, dan berbahaya. Lebih banyak kematian dan kekerasan disajikan di film ini. Belum lagi, kisah romantis antara Ron-Hermione dan Harry-Ginny tentu saja bukan konsumsi yang baik untuk anak-anak.

harry potter 2 part 1

Sebagai penggemar berat serial Harry Potter, saya mengacungkan jempol atas kerja keras David Yates dan timnya yang telah berusaha semaksimal mungkin menciptakan sebuah ending yang tak terlupakan. Ini adalah pengalaman pertama selama perjalanan mengikuti serial Harry Potter: tegang sepanjang film berlangsung! Yes, it’s the most thrilling Harry Potter’s movie ever!

Bersiaplah untuk menyaksikan bagian pertama petualangan terbaru Harry Potter dan kawan-kawan pertengahan November ini. Setelah itu, mari bersabar menunggu akhir dari perjuangan hidup-mati antara Harry Potter-Voldemort pertengahan tahun depan.

Tanggal rilis:
19 November 2010
Genre:
Action, fantasi
Durasi:
146 menit
Sutradara:
David Yates
Pemain:
Daniel Radcliffe, Rupert Grint, Emma Watson, Bonnie Wright, Ralph Fiennes, Alan Rickman, Robbie Coltrane, Helena Bonham Carter
Studio:
Warner Bros Pictures

Share

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 29, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5i Gen 10: Laptop Gaming Premium dengan RAM 32 GB Paling Worth It?

Ini adalah laptop High Performance kelas atas yang super worth…
October 28, 2026 - 0

Review HP Omnibook Ultra 14 (2026): Super Tipis, Desain Mewah, Performa Maksimal

Ini adalah laptop kelas premium dari HP yang beneran mewah!…
October 26, 2026 - 0

Review Infinix XBOOK 14 Neo: Laptop 2026 yang Terjangkau, Ringan, dng Warna Bodi Ceria

Laptop dengan nama “NEO” ini ternyata harganya mulai dari 7…
October 23, 2026 - 0

Review Axioo Hype Ai 5 (G3): Kencang & Irit dgn Intel Core Series 3 Wildcat Lake, Harga Terjangkau!

Ini salah satu laptop “Core 5 Series 3” paling terjangkau…

Gaming

November 3, 2026 - 0

AutoFull Luncurkan Lini Gaming Chair C3 Pro Dengan Kenyamanan Ekstra

AutoFull luncurkan lini kursi gaming C3 Pro Series, menawarkan fitur…
November 2, 2026 - 0

ATTACK SHARK Umumkan X60 Gaming Headset dengan Dock Charger RGB

ATTACK SHARK merilis headset gaming X60 yang dilengkapi dengan Dock…
November 2, 2026 - 0

Petit Planet Umumkan Tanggal Rilis & Versi Switch 2

Petit Planet akhirnya mengumumkan tanggal rilis resmi untuk PC dan…
November 2, 2026 - 0

EPOMAKER EM3 Hadirkan Mouse Gaming Carbon Composite nan Ringan

EPOMAKER M3 tawarkan mouse ringan yang menggabungkan material komposit serat…