Review MSI NVIDIA GTX 580 – Reference Card dengan Beragam Feature dan Bonus

Reading time:
November 26, 2010
msi gtx 580 pcie

Konektor PCI Express 2.1 x16. Konektor PCI Express x16 versi 2.1 ini tetap kompatibel dengan slot PCI Express x16 di motherboard terdahulu seperti versi 2.0 atau versi 1.0.

msi gtx 580 sli

Dua buah konektor SLI memungkinkan Anda untuk menjalankan mode multi-GPU misalnya untuk 3-way SLI dengan tiga buah NVIDIA GTX 580. Bahkan, dengan menggunakan motherboard tertentu Anda dapat menjalankan 4-way SLI NVIDIA GTX 580.

msi gtx 580 power

Konektor power 8-pin dan 6-pin untuk memasok daya ke graphics card. Anda membutuhkan power supply dengan output daya sebesar 600 Watt untuk menjalankan sebuah NVIDIA GTX 580.

msi gtx 580 display connector

Konektor display pada MSI N580GTX M2D15D5 terdiri dari dua buah DVI dan sebuah mini-HDMI. Jika Anda menggunakan monitor HDMI, MSI menyediakan kabel mini-HDMI to HDMI yang dapat Anda gunakan pada konektor mini-HDMI di graphics card ini.

msi gtx 580 back pcb

Penampilan bagian belakang PCB NVIDIA GTX 580. Berbeda dengan PCB NVIDIA GTX 480, PCB pada NVIDIA GTX 580 tidak memiliki lubang.

Utility – MSI Afterburner

msi gtx 580 afterburner

Dalam keping DVD Driver di paket penjualan, MSI menyertakan beberapa aplikasi dan utility untuk graphics card ini. Salah satu utility tersebut adalah MSI Afterburner. MSI Afterburner merupakan tool overclocking graphics card yang berbasiskan engine RivaTuner. Dengan MSI Afterburner, Anda dapat mengatur (menaikkan atau menurunkan) setting Core Clock, Shader Clock, Memory Clock, dan Fan Speed. Terdapat juga feature Core Voltage untuk menaikkan dan menurunkan voltase graphics card. Sebaiknya Anda tidak mengutak-atik setting Core Voltage jika Anda tidak familiar dengan setting ini. Selain itu, ada juga feature monitoring graphics card yang dapat memantau suhu, kecepatan kipas, aktifitas GPU, dan lain-lain.

Selain MSI Afterburner, MSI memberikan beberapa bonus aplikasi dan utility lainnya seperti Adobe Reader, AIWI, LoiLoscope, MSI Live Update, Norton Internet Security, NVIDIA Design Garage, NVIDIA Supersonic Sled, dan NVIDIA 3DVision Video Player.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Bodi Form Factor Clamshell atau Laptop Klasik Material Metal untuk…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Bodi Acer Predator Helios 16 AI Nah untuk desain, ini…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Bodi ASUS ROG Strix G16 (G615) Form Factor Clamshell atau…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Bodi Axioo Hype AI 5 Form Factor Clamshell atau Laptop…

Gaming

April 30, 2026 - 0

Film Nintendo Berikutnya Garapan Illumination Dikabarkan Rilis April 2028

Sebuah film Nintendo baru garapan Illumination dilaporkan muncul di jadwal…
April 30, 2026 - 0

Nama WUCHANG: Fallen Feathers Dibeli Digital Bros

Digital Bros resmi membeli IP WUCHANG: Fallen Feathers dari Chengdu…
April 30, 2026 - 0

Windrose Janjikan Daerah Baru Bernama Ashlands via Roadmap

Windrose bagikan roadmap terbarunya dengan janji akan bawakan daerah baru…
April 29, 2026 - 0

EA Sebut 85 Persen Proses QA Mereka Kini Sudah Gunakan AI

EA mengungkap sekitar 85 persen proses quality assurance mereka kini…